Kisah Bjah Eks The Fly Tak Punya Kerjaan, Kelaparan Hingga Ditolong Allah

Sabtu, 25 November 2017 09:15 Penulis: Guntur Merdekawan
Kisah Bjah Eks The Fly Tak Punya Kerjaan, Kelaparan Hingga Ditolong Allah Bjah © KapanLagi.com®/Fikri Alfi Rosyadi

Kapanlagi.com - Mantan vokalis The Fly, Bjah kini sudah tak lagi terlihat aktif di dunia hiburan. Bukan tanpa alasan, pria berdarah Minangkabau itu ternyata telah memutuskan untuk menghentikan segala aktivitasnya di dunia entertainment dan memilih hijrah. Keputusan besar itu dibuat Bjah sejak akhir tahun 2016 silam.

Kepada KapanLagi.com®, Bjah mengaku betapa nakalnya dia di masa lalu. Mulai dari mabuk-mabukan, narkoba, semua telah pernah Ia lakukan ketika masih populer dulu. Namun karena beberapa hal, pria berusia 42 tahun itu akhirnya mendapatkan hidayah.

42 tahun nunggu hidayah nggak dateng-dateng. Sampe goblok nggak akan Allah kasih. Hidayah itu dijemput. Gimana caranya? Paksakan kita beribadah, baca AlQuran, puasa, nanti Allah kasih hidayah.
Bjah
 

"42 tahun nunggu hidayah nggak dateng-dateng. Sampe goblok nggak akan Allah kasih. Hidayah itu dijemput. Gimana caranya? Paksakan kita beribadah, baca AlQuran, puasa, nanti Allah kasih hidayah," ujar Bjah ketika ditemui di PT. Tri Megah Selaras Indonesia, Jakarta Timur, Kamis (9/11).

"Banyak teguran. Entah itu masuk penjara entah itu apa. Penjara itu udah cukup. Itu menyesal ampun-ampunan. Dulu gua mau mencoba hijrah tapi yang ada, gua kejar dunia. Bukan, bukan. Akhirnya sekarang gua sadar," sambungnya.

Bjah menyesal dengan perbuatannya di masa lalu © KapanLagi.com®/Fikri Alfi RosyadiBjah menyesal dengan perbuatannya di masa lalu © KapanLagi.com®/Fikri Alfi Rosyadi

Kehidupan Bjah sempat terpuruk. Ia pernah dijebloskan ke dalam penjara karena kasus narkoba. Selain itu, Bjah juga sempat sempat menjadi pengangguran, hingga kesulitan untuk sekedar cari makan. Bjah pun bercerita mengenai salah satu bukti kebesaran Allah yang sempat 'menolong'-nya pada saat dirinya kesusahan.

"Allah bantu, semua Allah mempermudah semua. Apapun itu yang dijabbah. Awal-awal saya hijrah, waktu itu saya belum dapet kerja. Saya belum makan dari kemaren. Terakhir makan sore. Besoknya hari Minggu, sampe masuk Ashar saya udah gemeteran (karena laper), anak sama istri saya lagi nggak di rumah, di luar kota. Abis solat saya lipat sajadah, saya mau nangis, 'Ya Allah hambamu kelaperan'. Terus, rumah gua ada yang ketok, ada yang kasih nasi besek. Nangis gua. Masya Allah langsung dijabbah," kenang pria bernama asli Muhammad Hamzah itu.

(kpl/far/gtr)

Reporter:

Fikri Alfi Rosyadi


REKOMENDASI
TRENDING