Korban Fitnah, Ahmad Dhani Laporkan Media Yang Beritakan Hoax ke Polisi

Kamis, 31 Agustus 2017 17:15 Penulis: Ahmat Effendi
Korban Fitnah, Ahmad Dhani Laporkan Media Yang Beritakan Hoax ke Polisi Dhani ŠKapanLagi.com/Muhammad Akrom Sukarya

Kapanlagi.com - Merasa dirugikan karena berita yang tidak valid atau hoax, Ahmad Dhani memilih untuk lapor ke polisi. Hal ini berkaitan tentang adanya pemberitaan yang menyebut Dhani dipecat dari karaoke Masterpiece. Sebagai pemilik brand, Dhani memilih menyikapi hal ini dengan serius.

"Pada hari ini kami dengan Mas Ahmad Dhani sudah melaporkan terkait berita hoax terkait masalah karaoke Masterpiece yang dikatakan dalam berita hoax itu bahwa itu bukan milik Ahmad Dhani, dikatakan dalam berita-berita tersebut ada kalimat Mas Ahmad Dhani dipecat. Pasalnya sementara pasal 310 dan pasal 311 tentang fitnah dan pencemaran nama baik. Ada 10 media. Jawapos, Tribunnews, Bintang.com, radarcirebon, ada dua dari daerah," ujar Hendarsam Marantoko pengacara Ahmad Dhani di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (31/8).

Ahmad Dhani melapor dengan surat tanda bukti lapor nomor LP/883/VIII/2017/Bareskrim. Perkara yang ia laporkan adalah dugaan pencemaran nama baik dan fitnah sesuai Pasal 310 KUHP dan Pasal 311 KUHP. Tidak membawa kasus ini ke Dewan Pers, Dhani menyebut melapor adalah bukti keseriusannya. "Karena itu kami laporkan ke Bareskrim," tuturnya.

Merasa jadi korban hoax, Ahmad Dhani melapor ke Polisi. ŠKapanLagi.com/Muhammad Akrom SukaryaMerasa jadi korban hoax, Ahmad Dhani melapor ke Polisi. ŠKapanLagi.com/Muhammad Akrom Sukarya

Dalam laporan tersebut, Dhani membawa lapiran berupa capture dari pemberitaan yang salah dari media. Ia juga memberikan klarifikasi terkait posisinya dalam usaha Karaoke Masterpiece.

"Saya pemilik brand. Brand itu kami daftarkan ke HAKI dan milik saya," tuturnya.

Sementara itu terkait adanya perubahan nama menjadi Masterpiece Signature, hal itu bukan masalah untuk Dhani. Menurutnya perubahan nama bukan berarti ia melepaskan kepemilikan atas brand tersebut. "Nggak masalah. Materpiece tetep punya saya. Holding company," tandasnya.

(kpl/aal/sjw)

Editor:

Ahmat Effendi


REKOMENDASI
TRENDING