SELEBRITI

Kronologi Kasus Penganiayaan yang Bikin Kriss Hatta Masuk Penjara Lagi

Rabu, 24 Juli 2019 16:44 Penulis: Wulan Noviarina Anggraini

Kriss Hatta © KapanLagi.com/Sahal Fadhli

Kapanlagi.com - Baru 20 hari Kriss Hatta menghirup udara bebas setelah mendekam dari penjara. Kini aktor dan presenter itu sudah harus kembali merasakan dinginnya penjara karena kasus penganiayaan.

Berawal dari pertengkaran Kris Hatta dengan seorang korban berinisial A. Kemudian korban melapor ke polisi dan Kriss Hatta dinyatakan sebagai tersangka. Polisi pun mengungkap bahwa alasan Kriss memukul korban adalah karena pacarnya diganggu oleh pelapor.

"Ini adalah laporan polisi sejak bulan April. Korban inisial A yang pada malam itu di salah satu kafe di daerah Jakarta, cekcok dengan pelaku. Temennya korban cekcok dengan pelaku, kemudian datanglah korban ini untuk melerai. Karena datang melerai, dia malah dapet pukulan," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono di Direktorat Reserse Kriminal Umum, Polda Metro Jaya, Rabu (24/7).

1. Polisi Sudah Lakukan Pemeriksaan

Setelah mendapatkan laporan, polisi melakukan pemeriksaan. Ada 5 saksi yang diminta keterangan, serta ada rekaman CCTV dari lokasi kejadian tempat Kriss Hatta bertikai dengan korban A.

"Baik itu saksi korban, saksi yang ada di TKP, ada saksi satpam dan saksi temannya yang melihat di sana. Ada 5 saksi udah kita periksa dan kita sudah lakukan visum. Kemudian kita juga sudah mendapatkan CCTV di lokasi. Itu kita lakukan cek seperti apa kejadiannya. Jadi memang benar pelaku ini adalah tersangka. Tersangka KH kita tangkap tadi pagi di kos-kosan temennya di jalan Setia Budi. Kita tangkap dan kita lakukan penyidikan," lanjut Argo.

2. Alasan Polisi Baru Ditangkap Sekarang

Karena masalah ini, polisi mengenakan pasal 351 KUHP dengan ancaman 2 tahun 8 bulan penjara. Argo pun menjelaskan mengapa pihak berwajib baru menangkap Kriss sekarang, padahal laporannya sudah cukup lama.

"Dia kan sedang menghadapi kasus yang lain. Kita beri kesempatan kasus lain diselesaikan dulu, baru sekarang kita lakukan kasus yang lain lagi," tukasnya.

(kpl/aal/phi)

Reporter: Sahal Fadhli


REKOMENDASI
TRENDING