Kronologi Kondisi Didi Petet, Dari Milan Hingga Meninggal Dunia

Sabtu, 16 Mei 2015 08:38 Penulis: Wulan Noviarina
Kronologi Kondisi Didi Petet, Dari Milan Hingga Meninggal Dunia Didi Petet @KapanLagi.com®
Kapanlagi.com - Saat mendengar kabar meninggalnya Didi Petet, Jumat (15/5) banyak orang terkejut bukan main. Karena selama ini ia dikenal jarang sakit dan tidak memiliki riwayat penyakit tertentu. Lalu apa sebenarnya sakit yang dialami oleh Didi, hingga akhirnya nyawanya tidak bisa diselamatkan?

Ditemui usai pemakaman, Gentar Jagat Raya, putra pertama Didi Petet pun mengisahkan kronologis kejadian sebelum ayahandanya tercinta meninggal dunia.

"Sebenernya tuh beliau nggak punya riwayat penyakit. Terus ngurusin expo di Milan. Masuk Rumah Sakit setengah hari di sana. Terakhir sempet Whatsapp-an sama bapak. Saya nanya 'Gimana pengobatannya?', beliau jawab sudah nggak papa, mendingan satu terapi lagi," kisahnya, Jumat (15/5).

Dengan berlinang air mata, Gentar mengisahkan bahwa Didi ke Milan karena ia adalah ketua expo di sana. Di salah satu kota Italia itu ia sempat drop, tapi setelah itu kondisinya kembali normal.

"Pas pulang dari Milan, bapak sempat lemes. Pas kemarin nelpon saya, sudah agak normal, sudah nggak sakit. Kayak sudah nggak apa-apa. Trus tiba-tiba hari ini subuh meninggal, kaget aja," lanjutnya.

Didi Petet meninggal dunia, Jumat (15/5). @KapanLagi.com®/Bayu HerdiantoDidi Petet meninggal dunia, Jumat (15/5). @KapanLagi.com®/Bayu Herdianto


Ada banyak kenangan yang tertancap di benak Gentar soal ayahnya. Di matanya, Didi adalah sosok ayah yang sempurna, tidak ada yang bisa menggantikannya.

Tidak ada pesan khusus yang ingin dijalankan oleh Gentar, karena menurutnya semua pesan yang diberikan Didi penting baginya dan juga lima saudaranya yang lain. Semuanya sama spesial, jadi tidak ada yang diistimewakan.

"Bapak tuh kepala keluarga yang ngasih pesan nggak ke satu anaknya saja. Saya kan 6 bersaudara, jadi semuanya dikumpulin. Ayo semuanya kumpul, bapak mau kasih sesuatu. Dan pesan itu ngumpulnya banyak banget," jelasnya.

Kenangan lucu soal Didi pun terus melekat di benak Gentar. Apalagi saat di rumah, Didi adalah sosok yang berbeda dari karakternya di film atau televisi.

"Lucunya, kalau di rumah, bapak adalah orang yang santai. Kalau orang kadang lihat serius, padahal kalau di rumah santai banget. Nggak pernah ngatur. Kita diberi kebebasan buat ngapain aja. Jadi saya dan adek-adek saya nggak ada yang punya tuntutan, begitupun sebaliknya," kisahnya.

Sepeninggal ayahnya, Gentar pun belum ingin melanjutkan jejak karir ayahnya di dunia hiburan. Menurutnya, ada banyak hal yang bisa terjadi di masa depan tanpa ada orang yang tahu. Termasuk soal bergabungnya ia di dunia akting seperti Didi Petet.

(kpl/aal/phi)

Reporter:

Sahal Fadhli


REKOMENDASI
TRENDING