Lia Waroka Lengkapi Berkas Yang Hilang

Kamis, 19 Maret 2009 21:09 Penulis: Darmadi Sasongko
Kapanlagi.com - Artis senior Lia Waroka mengaku harus segera melengkapi laporan BAP (Bukti Acara Pemeriksaan, red) di Polda Metro Jaya, karena beberapa berkas bukti dikatakan ketlisutatau hilang.

"Legalisir akta cerai, dan meminta surat-surat putusan cerai untuk melengkapi BAP yang ada di Polda. Kebetulan ada yang hilang," ungkapnya tanpa menjelaskan yang hilang.

Lia yang ditemui di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Kamis (19/03) itu kembali mempertegas perihal nafkah dirinya, yang tidak pernah diberikan oleh Henry Restoe Poetra. Yakni semenjak musisi itu mengajak dirinya bercerai, padahal statusnya Henry masih wajib menafkahi.

"Aku juga mau mempertegas lagi, jadi Hendri semenjak cerai tahun 2004 sudah tidak menafkahi saya, itu juga akan menjadi bahan laporan saya di Polda Metro. Dan saya juga minta agar anak saya, Arsyil agar dieksekusi, karena keputusan Mahkamah Agung hak asuh anak jatuh ke tangan saya," terangnya.

Lia juga menolak pemberitaan, yang mengatakan kalau anaknya, Mohammad Arsyil Azhiim tidak bersedia bertemu dirinya. Justru menurut Lia, kakak kandung musisi Dian Pramana Poetra itu, mengintervensi anak yang baru usia 9 tahun itu.

"Arsyil itu anak yang baru berumur 9 tahun dan saya yakin itu bukan omongan dia karena dia itu masih labil. Dan masih riskan, dan sepertinya dia sudah dicuci otaknya untuk membenci saya. Padahal ketika dia bersama saya, dia juga nggak pernah mau kalau sama papahnya. Nerima telepon pun nggak mau kalau dari papahnya," tegasnya.

Sementara ditanya perihal pertemuannya dengan Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (KOMNAS PA), Seto Mulyadi, mengungkapkan kalau pria yang akrab dipanggil Kak Seto itu meminta dirinya melengkapi berkas BAP.

"Dari kak Seto meminta agar saya mengurusi surat-surat akte cerai dulu agar tuntutan hak asuh anak itu bisa diselesaikan," tegasnya.  

(kpl/hen/dar)


REKOMENDASI
TRENDING