Sarah Azhari Minta Perlindungan Hukum Mabes Polri

Selasa, 13 Januari 2009 09:01 Penulis: Noviana Indah TW
Kapanlagi.com - Kasus foto bugil Sarah dan Rahma Azhari yang merebak ke permukaan banyak mendapat tanggapan dari masyarakat terutama dari para aktivis anti pornografi yang akan melaporkan kakak beradik itu ke pihak berwajib. Pasalnya, Rahma dan Sarah dinilai telah berpose bugil di depan kamera secara sengaja. Melihat gelagat tersebut Sarah Azhari dan kuasa hukumnya, Farhat Abbas, SH, mendatangi Mabes Polri untuk meminta perlindungan hukum.

"Sarah Azhari membuat permohonan perlindungan hukum karena simpang siurnya berita yang mana Roy Suryo membuat opini, menjadi pahlawan kesiangan, dan membawa ibu-ibu ke sini. Mungkin kita anggap tidak mengerti, saya tanya kepada ibu-ibu itu siapa yang mengedarkan tapi mereka tidak tahu," jelas Farhat saat ditemui di Mabes Polri di Jl. Trunojoyo III, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (12/01).

Roy Suryo, pakar telematika yang memberikan keterangan saat di mintai pendapatnya tentang foto tersebut untuk pertama kalinya dituding oleh Farhat sebagai provokator yang memanggil para LSM untuk turut ikut meramaikan kasus tersebut. Menurut Farhat, Roy Suryo bukanlah seorang ahli IT tapi hanya fotografer otodidak yang mencari popularitas lewat media.

Lihat Koleksi Lainnya

"Kita tahu dalam KUHP saksi ahli itu adalah saksi di persidangan atau diminta penyidik, tapi dia berargumentasi sebagai saksi sebenarnya. Itu tidak pantas dikemukakan. Dia mengaku saksi ahli kepolisian, menurut kami dia salah alamat. Roy mengatakan saksi ahli ditunjuk oleh Mabes padahal ini belum disidik. Dalam KUHP, keterangan tingkat penyidikan atau pengadilan tidak boleh menyebut secara umum seperti 'Saya siap membantu Sarah,' dan tidak perlu memanggil ibu-ibu segala macam," terang Farhat.         

(kpl/buj/npy)


REKOMENDASI
TRENDING