Merasa Ditipu Label Musiknya, Kangen Band Akhirnya Lapor Polisi

Selasa, 03 Oktober 2017 21:15 Penulis: Guntur Merdekawan
Merasa Ditipu Label Musiknya, Kangen Band Akhirnya Lapor Polisi Kangeb Band © KapanLagi.com®/Bayu Herdianto

Kapanlagi.com - Grup Kangen Band mendatangi Polresta Depok, Jawa Barat, Selasa (3/10) untuk melaporkan label musiknya, TA Pro Music & Publishing. Pasalnya Andika CS merasa ditipu oleh pihak labelnya karena tidak membayarkan sejumlah royalti selama setahun tiga bulan. Kangen Band datang didampingi oleh kuasa hukumnya, Razman Arief Nasution.

Usai menerima laporan dari Kangen Band, pada hari itu juga pihak kepolisian langsung membuat berita acara pemeriksaan (BAP) terhadap Kangen Band. Kesigapan dari pihak kepolisian itupun mendapatkan apresiasi tersendiri dari pihak Kangen Band.

"Polresta Depok begitu memahami konsumsi hukum kami. Kami sangat mengapresiasi, menurut mereka unsur pidananya terpenuhi," ujar pengacara Kangen Band, Razman Arief Nasution.

Danang dukung single terbaru Yogie © KapanLagi.com®/Bayu HerdiantoDanang dukung single terbaru Yogie © KapanLagi.com®/Bayu Herdianto


Pelantun Cinta Yang Sempurna itu merasa dirugikan oleh pihak label sejumlah 2 Miliar rupiah. Selama satu tahun tiga bulan itu, Kangen Band pun hanya mendapat royalti sebesar 75 juta rupiah. Tama, leader Kangen Band pun menjelaskan rincian uang yang diterimanya.

"Jadi di awal kita perjanjian kontrak itu dengan advance satu lagu itu 15 (juta) nggak langsung 75. Jadi 15 di awal itupun 8 bulan berjalan nggak ada progress. Dari video klip semuanya nggak sesuai dengan yang kita harapkan, nggak sesuai perjanjian," papar Tama.

"Rencana album, jadi mini album, jadi lima lagu. Sisanya itu 60 dibayar secara tiga kali. Pertama 40, itupun langsung produksi kita yang kita kelola sendiri dari angka segitu. Pertama 40, kedua 5, ketiga 15 sisanya. Saya rasa itu angka 75 yang dipaparkan tadi itu pun nggak langsung cash. Pertama 15, lagu Kembalilah Padaku. Setelah 8 bulan progress sebatas itu saja. Video klip pun nggak puas. Kita komplain, nggak pantas lah," pungkasnya.

(kpl/rhm/gtr)

Reporter:

Nuzulur Rakhmah


REKOMENDASI
TRENDING