Nafa Urbach Geram Dengan Netizen Yang Mengaitkan Teroris & Agama

Senin, 14 Mei 2018 11:39 Penulis: Soraya
Nafa Urbach Geram Dengan Netizen Yang Mengaitkan Teroris & Agama Nafa Urbach © KapanLagi.com®/Muhammad Akrom Sukarya

Kapanlagi.com - Baru saja publik dibuat heboh dengan aksi terorisme di 3 gereja yang terletak di Surabaya, pagi tadi markas Polrestabes Surabaya juga terkena serangan bom. Ada begitu banyak artis yang merasa prihatin atas kejadian ini, tak terkecuali Nafa Urbach.

Artis cantik ini tak hanya merasa sedih akan aksi terorisme yang semakin menjadi-jadi, namun juga geram akan komentar netizen yang menanggapi hal ini. Menurut Nafa Urbach, ada begitu banyak orang yang berusaha mengaitkan tragedi bom ini dengan agama.

"Di kesempatan ini kembali saya akan mem-post ulang postingan saya mengenai kenaikan Tuhan Yesus. Di mana saya dengan terpaksa harus menonaktifkan comment-nya dikarenakan terlalu masih banyak kaum-kaum radikalisme yang dengan tidak sopan dan tidak menghormati pemeluk agama lain. Dengan seenaknya tanpa permisi dan sesuka hati telah menimbulkan keresahan dan ketidaknyamanan kami dalam merayakan kenaikan Isa Almasih. Saya anggap hal itu juga radikalisme dan rasis," tulis Nafa mengawali caption panjangnya.

Nafa ingin agar umat beragama saling menghormati satu sama lain © instagram.com/nafaurbachNafa ingin agar umat beragama saling menghormati satu sama lain © instagram.com/nafaurbach

Nafa pun menghimbau agar para follower-nya mau meminta maaf di kolom komentar. Bintang KEMBANG KANTIL ini berharap agar ke depannya sesama umat beragama harus saling menghormati agar kehidupan manusia senantiasa damai dan sejahtera.

"Sekali lagi saya buka dan tunggu permintaan maaf, dan kemauan kalian untuk saling menghormati satu sama lain saat ini juga. Saya tidak menyebutkan agama, karena saya percaya semua agama mengajarkan hal yang baik. Tapi banyak manusia yang menggunakan agama untuk memecah belah! So, saya akan menganggap kaum-kaum radikalisme ini harus keluar dari negara kita dan masuk ke penjara semua," imbuh Nafa.

Di akhir tulisannya, Nafa pun mengaku menangis karena hatinya hancur membaca berita-berita aksi terorisme yang semakin merajalela ini. "Saya nasrasi, adek saya nasrani, kakak saya muslim, dan keluarga besar ibu saya muslim. Dan kami saling mengasihi dan menyayangi, tidak ada yang berubah dari kami. Kami masih sama, kami masih keluarga," pungkasnya.

(kpl/sry)

Editor:

Soraya


REKOMENDASI
TRENDING