SELEBRITI

Pernahkah Jokowi Curhat? Asisten Ajudan: Rahasia!

Rabu, 12 September 2018 12:04 Penulis: Wulan Noviarina Anggraini

Teddy Indra Wijaya dan Syarif Muhammad Fitriansyah ©youtube/Presiden Joko Widodo

Kapanlagi.com - Pasti penasaran seperti apa keseharian Presiden RI Joko Widodo selain yang tampak di media. Keseharian Presiden yang akrab disapa dengan nama Jokowi ini diungkapkan oleh dua orang asisten ajudan, Teddy Indra Wijaya dan Syarif Muhammad Fitriansyah.

Teddy Indra Wijaya adalah Letnan Satu TNI yang merupakan lulusan Akmil tahun 2011. Ia diseleksi dari seluruh jajaran TNI, mulai dari Angkatan Udara, Angkatan Laut dan Angkatan Darat. Sementara Syarif Muhammad Fitriansyah adalah Inspektur Polisi tingkat 1, ia alumni Akpol tahun 2012.

Mereka berdua mewakili TNI dan Polri untuk mengawal keseharian Presiden Jokowi ke manapun beliau pergi. Tugas sebagai asisten ajudan adalah untuk memastikan semua kegiatan Jokowi berjalan dengan lancar.

Lalu bagaimana kegiatan sehari-hari sang Presiden yang selama ini tak tampak di depan umum? Beberapa fakta Jokowi pun diungkap oleh Teddy dan Syarif.

1. Teddy dan Syarif Tak Pernah Mimpi Jadi Asisten Ajudan

Menjadi seorang asisten ajudan Presiden bukanlah sebuah hal yang mudah. Teddy dan Syarif pun tak pernah bercita-cita untuk menjadi asisten ajudan, sampai akhirnya ia bisa berada di sisi sang Presiden RI selama ini.

"Nggak ada sama sekali. Tidak terpikirkan," ujar Teddy.

"Mimpi aja tidak pernah," ujar Syarif.

Namun mereka berdua adalah sosok yang terpilih di antara anggota TNI dan Polisi yang ikut seleksi asisten ajudan Presiden. Yang artinya, mereka memiliki kemampuan lebih dibandingkan dengan calon asisten ajudan yang lain.

 

2. Mengikuti Jadwal Ketat Jokowi

Tugas Teddy dan Syarif adalah memastikan semua kegiatan Jokowi berlangsung dengan lancar. Mereka harus siap sedia kapanpun diperlukan oleh sang Presiden RI.

Dan pengalaman yang tak terlupakan bagi Syarif adalah ketika ia mengawal Jokowi keliling Indonesia dalam waktu kurang dari seminggu. Ia harus sama siapnya dengan Jokowi yang tak kenal kata lelah.

"Jadi bapak itu pernah. Paginya terbang ke Aceh. Setelah ke Aceh itu ke Banjarmasin. Setelah itu lanjut bapak terbang ke Halmahera, Maluku Utara. Setelah itu lanjut lagi ke Papua, meninjau jalan trans Papua. Jadi selama lima hari, lima provinsi. Satu hari, satu provinsi," terang Syarif.

Selama berada di kota tujuan, banyak kegiatan yang dilakukan oleh Jokowi. Mulai dari peresmian sebuah proyek, meninjau langsung keadaan masyarakat, memberikan Kartu Indonesia Pintar dan lain sebagainya.

3. Jokowi Istirahat Ketika Bertemu Masyarakat

Teddy mengisahkan bahwa dalam kegiatannya sehari-hari yang padat, Jokowi biasanya mengambil istirahat sejenak ketika makan siang. "Kalau jadwal makan siangnya setelah dzuhur, bapak biasanya salat dulu di masjid terdekat," ujar Teddy.

Kemudian Jokowi melanjutkan acara sampai sekitar pukul 21.00 - 21.30 malam. Dengan kegiatan sepadat itu, kapan sang Presiden istirahat?

"Kalau ketemu warga itu, menurut saya, bapak istirahat," ungkap Teddy.

"Karena bapak pasti gembira, ketawa, kemudian salam-salaman, itu menurut saya yang membuat bapak istirahat. Karena bahagia di situ, bersapa, canda tawa, salaman dengan masyarakat di jalan," lanjutnya.

4. Jokowi Baca DM Kamu, Lho!

"Ketika tiba di hotel, bapak itu tidak serta merta istirahat. Justru waktu itu bapak memikirkan yang lain," ujar Teddy.

Banyak yang dipikirkan Jokowi ketika istirahat di sela kunjungan kerjanya. Bukan hanya apa yang akan ia lakukan selama kunker, tetapi juga memikirkan kegiatan nasional dan internasional.

Ketiga kegiatan selesai, Jokowi pun tak langsung tidur. Teddy mengungkap bahwa Jokowi kadang nonton Youtube, baca berita, ataupun menggunakan medsos.

"Bacain pesan-pesan direct message yang dikirim masyarakat. Itu bapak baca loh. Jadi kadang-kadang, 'Oh, ini apa nih. Coba dicek, bener nggak keluhannya', ya itu yang ngirim (DM) tadi itu," ungkap Teddy.

5. Jokowi Itu....

Sebagai sosok yang setiap hari ada di samping Presiden, Teddy dan Syarif memiliki kesan tersendiri pada sosok Jokowi. Bagaimana seorang Joko Widodo di mata mereka?

"Bapak itu orangnya pendengar. Apalagi kalau dengan masyarakat. Bapak kalau dengan masyarakat itu bener-bener dengarkan, kata per kata. Kira-kira butuh apa masyarakat tersebut," ungkap Syarif.

6. Asisten Ajudan Merangkap Tukang Foto

Ketika Jokowi berada di satu daerah, tidak hanya satu dua orang yang ingin meminta foto bareng. Jika begini, maka Teddy dan Syarif pun merangkap tugas. Tak hanya jadi asisten ajudan Presiden, tetapi juga tukang foto.

"Kita fotokan. Nanti bapak ngecek. Fotonya jelek, fotonya ngeblur, dibalikin HP ke saya. Saya fotoin lagi, sampai fotonya bagus. Lalu bapak mengucapkan, 'Nih, terima nih fotonya, sudah bagus,' kata bapak,. Itu rakyat senangnya sudah luar biasa. Menurut saya itu hal yang kecil, tapi luar biasa," ujar Syarif.

7. Teddy dan Syarif Tak Akan Lupakan Ini

Selama menjadi asisten ajudan Presiden, banyak hal menarik yang dialami oleh Teddy dan Syarif. Namun mereka berdua memiliki kesan mendalam dari hal kecil yang sudah dilakukan oleh Jokowi.

"Kalau saya, dipanggil nama. Pangkat belum tinggi juga. Tapi sudah dipanggil nama oleh Presiden itu merupakan hal yang luar biasa bagi saya," ungkap Syarif.

"Saya diucapin terima kasih. Bayangin, 'Terima kasih ya, terima kasih ya'. Bagi saya itu, seneng banget gitu pasti," ungkap Teddy.

8. Jokowi Pernah Curhat?

Selama menjadi seorang Presiden, tentu banyak suka duka yang dialami oleh Jokowi. Dan sebagai sosok yang paling dekat dengan Presiden, bisa jadi Teddy dan Syarif pernah dicurhati oleh Jokowi. Tetapi, apakah sang Presiden RI pernah curhat?

Sebelum menjawab, Teddy dan Syarif saling memandang dengan wajah bingung. Namun kemudian mereka menjawab dengan tawa.

"Rahasia. Ya, namanya curhat masa saya kasih tahu," ungkap Teddy yang disambut tawa oleh Syarif.

Mereka berdua menutup sesi tanya jawab yang tayang di Youtube ini dengan sifat-sifat Jokowi yang patut diteladani. Teddy mengungkap bahwa Jokowi adalah sosok pekerja keras dan punya banyak ide. Sementara Syarif menilai Jokowi adalah sosok yang upredictable.

(kpl/phi)


REKOMENDASI
TRENDING