Ratna Sarumpaet Khawatir Kasus Polri - KPK Pengaruhi Citra RI
Ratna Sarumpaet
Kapanlagi.com - Seniman sekaligus aktivis perempuan, Ratna Sarumpaet mengaku ikut prihatin atas perseteruan yang terjadi antara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Polri yang berlarut-larut hingga saat ini."Saya sangat prihatin atas kasus buaya dan cicak ini," kata Ratna Sarumpaet di Jakarta, Senin (16/11).Ratna menjelaskan, dirinya baru saja kembali dari Roma, Italia setelah lebih dari satu pekan berada di sana untuk memperoleh penghargaan atas film garapannya, JAMILA DAN SANG PRESIDEN pada Asiatica Filmmediale Festival (AFF)."Saat saya pergi ke Roma, beberapa waktu lalu kasus perseteruan ini telah ada, ketika saya kembali ke tanah air saya pikir sudah tuntas, ternyata makin panjang," katanya.Ratna menambahkan, saat berada di Roma, dan berada di antara orang-orang dari berbagai negara, dirinya mengaku khawatir kasus yang terjadi pada KPK-Polri bisa mencoreng citra bangsa di dunia internasional. Selain itu, sebagai seniman yang aktif di bidang sosial, mengaku tidak ingin masyarakat menjadi resah dan kehilangan kepercayaan terhadap dua institusi tersebut. Pasalnya perseteruan tersebut melibatkan dua institusi yang diharapkan masyarakat bisa menjadi penegak hukum."Masyarakat berharap dua institusi tersebut bisa menegakkan hukum dan memberantas korupsi sehingga sangat memprihatinkan jika keduanya malah berseteru," katanya.Untuk itu, dirinya berharap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bisa memanggil kedua institusi tersebut dan menyelesaikan permasalahan yang ada. Dirinya tidak ingin kasus tersebut dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang diuntungkan oleh kondisi tersebut."Tentunya masyarakat berharap kasus tersebut bisa cepat tuntas, tidak ada ketegangan lagi antar kedua lembaga pilar hukum tersebut," katanya.
(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)
(ant/dar)
Advertisement
