Rudi Soedjarwo Menganggap Penularan AIDS Makin Berbahaya

Kamis, 03 Desember 2015 01:32 Penulis: Rahmi Safitri
Rudi Soedjarwo Menganggap Penularan AIDS Makin Berbahaya Rudi Soedjarwo © KapanLagi.com®/Muhammad Akrom Sukarya
Kapanlagi.com - HIV/AIDS adalah salah satu virus mematikan yang sampai saat ini belum ada obatnya. Oleh karena itu, banyak informasi pencegahan diberikan bahkan salah satunya adalah penetapan hari AIDS sedunia yang jatuh setiap 1 Desember.

Sutradara Rudi Soedjarwo punya pandangan tersendiri tentang AIDS. Pria yang bergelut dengan rocker di era 90-an itu pun tak memungkiri kalau pada saat itu gaya hidup sudah sangat bebas.

"Waktu itu aktivitas musik, ngeband sampai manggung itu kan jumlahnya banyak banget. Surabaya saat itu barometer pop. Artinya apa aktivitas kita yang terlalu banyak membuat kita nggak terfokus pada hal-hal yang kayak gitu (narkoba dll). Menurut aku HIV itu baru-baru saja mungkin tahun 2000-an aja yang banyak kena," kata Rudi saat media visit ke kantor KapanLagi.com® di Tebet, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

Rudi bilang musik sekarang susah  © KapanLagi.com®/Muhammad Akrom SukaryaRudi bilang musik sekarang susah © KapanLagi.com®/Muhammad Akrom Sukarya

"Artinya gini, waktu itu kita tau gaya hidup seks, drugs and rock n roll ada di musik tapi dengan aktivitas musik yang sebegitu banyaknya jadi bisa balance. Tapi yang di luar itu kan yang berbahaya, kayak olahragawan kena, kalau di musik sih tetap asyik-asyik aja sama teman-teman," lanjut sutradara film STAY WITH ME ini.

Ketakutan akan terkena HIV/AIDS saat itu tak setinggi sekarang. Menurut Rudi, gaya hidup masa kini sangat bahaya. Bahkan Rudi mendengar ada yang memang sengaja berniat menyebarkan virus ganas itu kepada orang lain. Jadi tak mengherankan bagi Rudi kalau dunia musik identik dengan narkoba yang bisa menjadi salah satu media penularan HIV.

"Musik aja sekarang susah, omset manggung nggak kayak dulu. Harus diakui manggung-manggung itu yang buat kita jadi positif. Makanya dulu mereka meski pakai (narkoba) tapi masih bisa aktivitas karena balance itu. Ya ada juga sih yang overdosis tapi kan nggak kayak sekarang," pungkasnya.

(kpl/rhm/pit)

Reporter:

Nuzulur Rakhmah


REKOMENDASI
TRENDING