Rudy Wowor: Jangan Sepelekan Menari
Kapanlagi.com - Banyak orang salah mengerti dan menganggap menari merupakan hal sepele. Padahal menurut penari dan aktor film Rudy Wowor, menari membutuhkan latihan yang keras."Menari bukanlah pekerjaan mudah, dibutuhkan latihan keras agar seseorang dapat disebut sebagai penari," katanya sebelum rekaman "Seleb Dance edisi khusus Lebaran" di sebuah studio di kawasan By Pass-Cawang, Jakarta Timur, Senin.Menurut Rudy untuk dapat menjadi penari yang baik seseorang perlu berlatih keras agar bisa menguasai tekniknya dengan baik. "Dasarnya balet. Kalau yang di Seleb Dance ini kebanyakan peserta tidak mempunyai dasar. Mereka amatir, meskipun ada beberapa yang punya bakat," kata aktor yang dipercaya sebagai juri tetap "Seleb Dance" yang disiarkan Antv setiap Minggu malam.Ia mengatakan peserta yang menguasai teknik dasar menari akan dengan jelas terlihat dari penampilannya. Ketika ditanyakan tentang peserta yang memiliki peluang besar menjuarai kompetisi itu, Rudy menyebut nama Wawan dan Imaniarty, dua peserta non selebriti yang lolos dari audisi dan seleksi untuk menjadi pasangan Mario Lawalata dan Kinaryosih."Terutama sekali Wawan, dia memang sekolah menari. Kalau Imaniarty, dia juga bagus karena sudah terbiasa sebagai model profesional," katanya.Sedangkan untuk peserta dari kalangan selebriti, Rudy menyatakan yang sangat berbakat adalah Mario Lawalata, Lucky Wija, dan Ardina Rasty. "Tapi ini program entertainment ya. Jadi kemenangan juga sangat tergantung dukungan masyarakat yang menonton," katanya.Lebih dari itu, ini memuji "Seleb Dance" sebagai program yang sudah mulai membuka mata masyarakat tentang dunia menari. "Ada dua kategori menari, social dancing dan profesional dancing. Orang awam tidak tahu ini dan kita miskin koreografer," kata Rudy Wowor yang sering sekali memberikan nilai di bawah lima.Tidak Berubah JauhKendati dipersiapkan untuk tayangan khusus, "Seleb Dance" edisi Lebaran yang bakal ditayangkan pada Minggu (14/10) pukul 21.00-23.00 WIB, tidak mengalami perubahan mendasar dalam hal "setting" panggung. "Soalnya dari sejak awal panggungnya sudah kita siapkan untuk menari berdua," kata co-producer program Chief Luiguinni.Hal yang berubah adalah konsep cerita (dramatikal pertunjukan) yang dibuat dengan pendekatan unsur silaturahmi peserta dengan keluarga dan teman, dan kostum peserta yang disesuaikan dengan suasana Idul Fitri.Untuk menambah semarak suasana, peserta yang sudah tereliminasi juga diundang hadir untuk memenuhi konsep silaturahmi. Bicara tentang juri-juri tamu yang diutamakan dari kalangan pakar atau penari profesional, Chief mengatakan bahwa pihaknya saat ini sudah cukup puas dengan keberadaan Denny Malik dan Vena Melinda.Sementara target menghadirkan Eko Supriyadi, yang pernah menjadi penari latar bintang Pop AS, Madonna, ia menyatakan "Kami masih terus berupaya."Sampai episode ketiga pekan lalu, persentase dukungan tertinggi diraih oleh Pong Harjatmo, Angel Karamoy dan Lucky Wija.
(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)
(*/erl)
Advertisement
