SELEBRITI

Selain Ungkap Alasan Tidak Melakukan Penahanan, Pihak Kepolisian Akan Adakan Olah TKP Terkait Video Syur 19 Detik Milik Gisel

Jum'at, 08 Januari 2021 23:45

Kapanlagi/Bayu Herdianto

Kapanlagi.com - Pihak kepolisian rupanya tidak melakukan tindak penahanan kepada tersangka video syur 19 detik, Gisella Anastasia dan Michael Yukinobu de Fretes. Hal itu dikarenakan setelah melalui berbagai pertimbangan, polisi merasa hal tersebut tidak diperlukan.

Meski demikian Gisel dan MYD tetap harus memenuhi syarat tertentu yang ditetapkan petugas. Sesuai penuturan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus keputusan tersebut mengacu pada Pasal di 21 ayat 1 dan ayat 4 di Undang-undang KUHP.

"Kita tidak melakukan penahanan kepada yang bersangkutan. Pertimbangannya, Pasal di 21 ayat 1 (KUHP), memang di situ bisa dilakukan penahanan apabila dia menghilangkan barang bukti, melarikan diri, tidak kooperatif," ungkap Yusri Yunus.

 

1. Pertimbangkan Status Gisel

Selain itu, polisi juga mempertimbangkan status Gisel yang merupakan seorang ibu. Anak tentu menjadi pertimbangan lain pihak kepolisian, oleh sebab itu Gisel hanya dikenakan wajib lapor selama seminggu 2 kali sama dengan MYD.

"Yang kedua untuk saudari GA, berdasarkan kemanusiaan. Anak yang bersangkutan masih umur empat tahun lebih, perlu bimbingan daripada orangtua, khususnya ibunya, sehingga tidak dilakukan penahanan," ujar Yusri.

"Tetapi baik saudara MYD dan juga saudari GA, kita lakukan wajib lapor setiap hari Senin dan Kamis," lanjutnya.

2. Lakukan TKP

Tak hanya itu, nantinya pihak penyidik juga akan melakukan olah TKP terkait kasus video syur tersebut. Dimana olah TKP akan dilakukan di salah satu hotel di Medan, sesuai dengan pengakuan Gisella Anastasia.

"Bahkan rencana tindak lanjut ke depan kita juga akan lakukan olah TKP nanti di Medan sana dan juga beberapa alat bukti yang harus kita lengkapi semuanya nanti kalau sudah lengkap akan kita kirim tahap satu ke JPU mudah-mudahan tidak ada halangan sampai penyelesaian nanti," pungkasnya.


REKOMENDASI
TRENDING