Sita: Pemerintah Harus Lindungi TKI
Kapanlagi.com - Diam-diam mantan anggota RSD, Sita turut prihatin atas nasib para pencari kerja khususnya perempuan di luar negeri. Posisi mereka seakan lemah jika majikan memperlakukan sewenang-wenang. Untuk itu ia minta pemerintah agar buka mata lebar-lebar dan memperhatikan serta menyelamatkan jiwa mereka. Sebab bagaimana pun para pekerja tersebut adalah aset negara.
"Ya, saya berharap pemerintah memberikan perlindungan pada mereka di mana negara. Karena selama ini saya dengar nasib mereka jelek sekali. Bahkan jika ada yang terjadi menimpa mereka, mereka tak tahu harus ngadu kemana," ujarnya pada Kapanlagi.Com di sela demo peringatan hari Kartini belum lama ini.
Diakui selain masalah perlindungan hukum, kompleksitas mengenai soal tenaga kerja ini tidak sedikit. Pasalnya instansi yang turut bermain di bidang tersebut cukup banyak. "Instansi yang ikut di tenaga kerja luar negeri ini tak hanya satu sehingga pengawasan pun terasa lemah. Kita bicara soal manusia. Memang nggak malu ya jika negara kita dikatakan negara sebagai mengekspor tenaga manusia murah ?" tanya Sita.
Untuk itu, sambungnya, yang mesti diperhatikan supaya tidak ada lagi pengiriman tenaga kerja adalah soal kesejahteraan. "Memang agak sulit dalam kondisi seperti ini mewujudkan hal itu. Tapi saya yakin jika faktor ekonomi negara meningkat maka kita tak perlu kirim tenaga kerja ke luar negeri," tegas Sita.
Advertisement
(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)
(kl/opa)
Advertisement
-
Teen - Fashion Kasual Celana Jeans Ala Anak Skena: Pilihan Straight sampai Baggy yang Wajib Dicoba
