Sujiwo Tejo Mendongeng Tentang Cinta Untuk Masyarakat
Sujiwo Tejo
Kapanlagi.com - Sukses menyelenggarakan pementasan DONGENG CINTA KONTEMPORER I, Sujiwo Tejo kembali dengan berkolaborasi bersama 40 pemain yang terbagi dalam kelompok teater, paduan suara, pemain musik, penari, dan lain-lain. Selama 90 menit, mereka semua akan berbagi optimisme tentang kemurnian cinta kepada masyarakat Indonesia melalui pementasan DONGENG CINTA KONTEMPORER II bertajuk Kasmaran Tak Bertanda.Pementasan ini sendiri akan digelar pada 13-14 November mendatang di Gedung Kesenian Jakarta. Pementasan wayang kontemporer yang merupakan gabungan dari seni wayang, seni tari, dan seni teater ini sendiri juga sebagai wujud dukungan terhadap keputusan UNESCO yang menetapkan wayang sebagai salah satu warisan budaya Indonesia."Saya menghadirkan DONGENG CINTA ini dengan memberikan muatan kontekstual dan menyuguhkan pertunjukan wayang dalam sensibilitas kontemporer. Ini sebagai salah satu strategi untuk membuat seni pertunjukan wayang menjadi lebih menarik dinikmati terutama generasi muda," ungkap Sujiwo Tejo dalam preskon DONGENG CINTA KONTEMPORER II di Omah Sendok, Blok S, Jaksel, Jumat (06/11) kemarin.Melalui pementasan ini sendiri, Sujiwo ingin berbagi tentang optimisme kemurnian cinta dan hal-hal lain yang ada di dalamnya."Kasmaran atau cinta bukan saja tak bertanda, tapi bisa mengisyaratkan tanda sebaliknya, yaitu dendam. Saya akan mendongeng tentang cinta yang inklusif. Di sini akan tetap pakai wayang purwa, tapi belakangnya akan ada layar multimedia raksasa, ada bandnya dan paduan suara," tambah dalang terkenal ini.   Â
(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)
Berita Foto
(kpl/ato/npy)
Advertisement
-
Teen - Fashion Kasual Celana Jeans Ala Anak Skena: Pilihan Straight sampai Baggy yang Wajib Dicoba
