Tasya Kamila Buka Suara Soal Bergelar S2 Tapi Jadi Ibu Rumah Tangga

Tasya Kamila © KapanLagi.com/Daniel Kampua
Kapanlagi.com - Tasya Kamila dikenal sebagai salah satu artis Indonesia yang mengutamakan pendidikan. Setelah lulus S1 jurusan Ekonomi di Universitas Indonesia tahun 2010, ia terbang ke Amerika untuk melanjutkan pendidikannya di tahun 2016 di Columbia University. 2 tahun kemudian ia lulus dan kembali ke tanah air.
2 tahun telah berlalu sejak Tasya lulus S2, ia pun menikah dengan Randi Bachtiar sang kekasih, lalu memutuskan untuk menjadi ibu rumah tangga. Ya, ibu rumah tangga. Pro dan kontra muncul karena keputusannya ini.
'Susah-susah lulus S2 kok jadi ibu rumah tangga?' Hal ini pun sampai di telinga Tasya. Tak mau ambil pusing soal pro dan kontra yang muncul atas keputusannya itu, Tasya pun membongkar alasan dibalik keputusannya ini.
Advertisement
"Enggak (sayang) juga sih ya (gelar S2ku). Orang banyak juga yang nyinyir gitu. 'Jauh-jauh S2 ujung-ujungnya jadi ibu rumah tangga'. Emang ada yang salah jadi ibu yang berpendidikan? Aku rasa perempuan dan laki-laki juga punya hak yang sama buat menempuh pendidikan S2 dan menjadi keluarga. Karena jaman sekarang tuh gak kayak jaman dulu lagi gitu ya," ungkap Tasya Kamila saat dijumpai di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (18/12).
1. Tanggung Jawab & Kodrat Wanita

Tak bisa dipungkiri lagi kalau keputusan Tasya ini menuai pro dan kontra. Sebagian besar netizen berpendapat, 'Sayang sekali gelar S2nya kalau endingnya di rumah juga.' Tapi Tasya punya alasannya sendiri.
Tanggung jawab dan kodrat sebagai wanita menjadi fokusnya. Menurutnya wanita yang berpendidikan tetap saja tidak bisa lepas dari tanggung jawab dan kodratnya untuk mengurus rumah tangga. Terutama mengurus anaknya nanti.
"Pastinya kita memiliki tanggung jawab dan kodrat kita sebagai ibu, mengurus anak. Tapi jaman sekarang udah bisa co-parenting sama suami juga, banyak lah kemudahan dan fasilitas. Ada juga keluarga yang mungkin bisa bantuin kita. Memang pastinya dilematis (saat memilih untuk jadi ibu rumah tangga), karena masyarakat expect pada ibu yang bekerja, seperti seolah-olah gak punya anak dan ibu yang mengurus anak seolah-olah gak punya pekerjaan. Itu dilema ibu di seluruh dunia. Jadi gak ada sia-sianya aku S2 kemarin. Pastinya ilmunya berguna untuk pengembangan ilmu aku. Mungkin sekarang fokusnya lagi ke anak, tapi kan setelah itu hidup kan terus berjalan. Karena seorang ibu yang pintar pasti akan mendidik dan mengajarkan anaknya," tegas Tasya.
(Menyusuri jejak Indonesiadi Balik Produksi Drama Korea.)
2. Rencana S3
Bisa dikatakan punya gelar S2 dan jadi ibu rumah tangga tidak membuat Tasya kapok. Malah ia turut mengungkapkan keinginannya untuk melanjutkan studinya meraih gelar ketiganya. Meskipun hingga saat ini masih sekedar rencana karena waktu yang belum pasti dan ia pun baru mengandung.
"Pingin sih, cuma waktunya kapan kita lihat nanti," pungkas Tasya.
(BCL Bantah Isu Hamil, minta netizen stop berasumsi.)
(kpl/apt/ren)
Advertisement















































