SELEBRITI

Terungkap! Nindy Ayunda Alami KDRT Karena Ingin Bersepeda ke Bali - Tegaskan Tak Ada Pria Lain

Jum'at, 20 Agustus 2021 12:40

Nindy Ayunda diduga alami KDRT sebelum ke Bali (credit: instagram/nindyayunda)

Kapanlagi.com - Sidang dugaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang dialami oleh Nindy Ayunda kembali digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Sidang tersebut mendatangkan dua orang saksi dari pihak penyanyi tersebut.

Dalam kesaksiannya, dua orang bernama Dania dan Citra itu mendapati kondisi muka temannya yang lebam. Karena dugaan tindak kekerasan tersebut dilakukan oleh Askara Parasady Harsono dua hari sebelum Nindy berangkat ke Bali.

"Sidang hari ini saksinya teman aku yang memang habis kejadian ketemu mereka. Mereka yang melihat fisik aku. Jadi aku bawa ke sini sebagai saksi. Saat ketemu itu mereka kaget karena saya kan lebam dan nangis. Saya tutup pakai topi, masker concealer, saya merasa tidak nyaman," terang Nindy ditemui usai sidang, Kamis petang (19/8/2021).

Nindy menjelaskan bila ia dan temen-temannya memang ingin pergi ke Bali untuk bersepeda. Namun dua hari sebelum berangkat tiba-tiba Askara marah dan memukulinya. Dimungkinkan ada perkataan dari Nindy yang tak berkenan, sehingga kemarahan semakin menjadi-jadi.

"Pulang, ketemu, dan langsung memukul saya. Tidak ada pembahasan apa-apa. Cuma ada kalimat yang saya gelontorkan, mungkin itu yang membuat dia tambah mukul saya. Udahlah ini jadi rahasia saya. Bagaimana pun kami pernah punya rasa gitu aja," tegas Nindy.

1. Punya Perjanjian dengan Askara

Nindy Ayunda alami dugaan tindak Kekerasan Dalam Rumah Tangga pada 18 Oktober 2020 sebelum berangkat ke Bali untuk bersepeda. Pada tanggal 19 Oktober ia ke Polres Metro Jakarta Selatan dan menjalani visum.

"Saya garis bawahi, saya tanggal 18 dipukul, tanggal 19 masih di rumah tapi (tidur) pisah kamar intinya gitu. Malamnya saya ketemu ibu saya dan saya berangkat ke Polres Metro Jakarta Selatan. Saya langsung dibawa ke RS Pertamina dulu, tapi ternyata di situ banyak case covid, akhirnya pindah ke rumah sakit di belakang Semanggi (untuk visum)," imbuhnya.

Nindy mengaku bila ia dan Askara memiliki perjanjian untuk mengizinkan berpergian asal ke mana dan dengan siapa jelas. Sebelum ke Bali, Nindy sudah meminta izin bahkan mengajak ikut serta.

"Saya punya perjanjian dari awal kalau mau pergi ke mana pun, asal itu jelas dan bersama siapa, akan diizinkan, tidak ada larangan. Ini (perjanjian) sebelum ada masalah ya. Kemarin saya tuh mau bersepeda dan itu ramai, jadi tidak ada indikasi Nindy begini begitu yang dilontarkan pihak sana. Intinya saya mengajak Aska tapi Aska tidak mau," urainya.

 

 


REKOMENDASI
TRENDING