Tetap Tampil Cemerlang di Penjara Seperti Jennifer Dunn, Aneh Nggak Sih?

Rabu, 04 April 2018 20:15 Penulis: Natanael Sepaya
Tetap Tampil Cemerlang di Penjara Seperti Jennifer Dunn, Aneh Nggak Sih? Jennifer Dunn © Bintang.com/Adrian Utama Putra

Kapanlagi.com - Perlu kamu tahu kalau Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan memang memiliki salon untuk memfasilitasi talenta orang-orang di dalamnya. Tidak heran kenapa Jennifer Dunn masih tetap terlihat cantik cemerlang meski berada di dalam penjara. Well, Ade Sumanto selaku Kepala Bagian Humas Direktorat Jenderal Pemasyarakatan pun memberikan komentarnya pada para wartawan.

"(Kalau soal biaya untuk menggunakan jasa salon) Dia kan potong rambut gitu misalnya sama kawannya. Kadang ada yang ngasih kadang nggak. Intinya sih mereka ada kegiatan. Sifatnya tidak komersil. Kalau mau lihat Lapas di Tangerang lebih komplit lagi, kemarin baru dikunjungi Puteri Kerajaan Thailand. Mereka kan diajari nari, dance, baris berbaris, mereka pintar-pintar nari, pokoknya jago-jago, sering tampil di Kedubes Italia," ujar Ade Sumanto, saat ditemui awak media, Rabu (4/4).

Lebih jauh, Ade Sumanto juga menjelaskan kalau penampilan cemerlang Jennifer Dunn selama berada di dalam penjara bukan sesuatu yang aneh. Selain karena memang ada fasilitas yang disediakan, ada beberapa tahanan yang memang masih memperhatikan penampilan mereka, Jennifer Dunn misalnya.

Jennifer Dunn tetap cantik cemerlang di dalam penjara? Jangan heran © Bintang.com/Adrian Utama PutraJennifer Dunn tetap cantik cemerlang di dalam penjara? Jangan heran © Bintang.com/Adrian Utama Putra

"Iya tergantung orang kan. Ada kan yang mau rawat, ada yang nggak, semua tergantung manusianya. Di luar (penjara) juga gitu kan. Ada yang senang perawatan muka, ada yang biasa aja jerawatan tergantung," lanjutnya.

Walau begitu, Ade Sumanto mengungkapkan kalau semua fasilitas yang ada diberikan bukan untuk membuat para tahanan di Lapas Perempuan bisa merasa nyaman. Yap, tentunya semua itu diberikan agar mereka mendapat pembinaan secara lebih dan juga bekal ketika mereka nanti kembali ke sosial.

"Mereka bagaimana caranya diberikan pembinaan. Supaya bagaimana menjalani pembinaannya itu tidak sekedar membatasi ruang gerak mereka, tetapi diberikan mereka modal-modal keterampilan supaya mereka setelah bebas, punya modal untuk hidup, punya kepercayaan diri untuk hidup bebas. Setelah dari lapas mereka terjun ke dunia sebenarnya, memperjuangkan hidupnya lah," pungkasnya.

(kpl/abs/ntn)

Reporter:

Adi Abbas Nugroho


REKOMENDASI
TRENDING