Video Prank di YouTube Dihujat, Ini Pembelaan Diri Kemal Palevi

Selasa, 19 April 2016 10:15 Penulis: Ahmat Effendi
Video Prank di YouTube Dihujat, Ini Pembelaan Diri Kemal Palevi Kemal Palevi ©KapanLagi.com/Budy Santoso
Kapanlagi.com - Saat ini fenomena vlog semakin banyak bermunculan, dan sejumlah artis pun juga ikut-ikutan menjajaki untuk jadi artis YouTube. Salah satunya stand up komedian Kemal Palevi yang membuat serangkaian video iseng. Namun video Kemal tersebut mulai mendapat reaksi negatif, terutama karena candaan Kemal yang dianggap melecehkan wanita.

"Lumayan kaget karena saat awal upload di youtube komentarnya pada senang-senang. Muncul permasalahan itu justru dari twitter, bukan instagram atau YouTube," tutur Kemal Palevi saat dihubungi melelui telepon, Senin malam (18/04).

Satu video yang jadi kontroversi adalah ketika Kemal bertanya tentang ukuran BH para cewek dan direkam. Pasca diupload, sejumlah wanita yang menonton merasa tindakan Kemal tersebut merupakan bentuk pelecehan kepada wanita. Ternyata Kemal mengaku mengacu kepada prank dari luar negeri dalam membuat videonya, dan membela diri dengan mengatakan itu hanya bentuk candaan.

"Patokan saya (saat bikin) yaitu acara prank di luar negeri. Cuma kan yang di sana lebih parah, karena nggak mungkin kulturnya, saya pribadi mikir gimana cara agar lebih nyantai. Akhirnya kesimpulan yang ada di video itu. Saya pikir itu masih dalam lingkup wajar asal nggak lihat dalamannya (bra) warna apa dan bikin dia marah," katanya.

Kemal Palevi sempat meminta maaf pasca video prank yang dibuatnya di YouTube dihujat. ©KapanLagi.com/Nuzurul RakhmahKemal Palevi sempat meminta maaf pasca video prank yang dibuatnya di YouTube dihujat. ©KapanLagi.com/Nuzurul Rakhmah

Sebelum video part 6 tentang survey ukuran BH tersebut, Kemal juga sudah mengupload beberapa video lain. Di antaranya ada keisengan untuk nembak cewek secara random, kissing prank untuk mendapat ciuman dari cewek secara random, jualan bokep, hingga mencari nomor HP cewek secara random. Meski narasumbernya dalam video banyak yang terlihat tidak nyaman, pertimbangan Kemal hanya jika ada yang marah maka videonya itu tak akan diupload.

"Pas bikin video sudah dibahas untung ruginya. Kalau ini cewek marah-marah kita nggak usah upload di YouTube. Begitu dieksekusi, cewek-cewek ini malah ketawa-tawa kerena lingkupnya memang komedi," katanya.

Menurut Kemal, narasumber dari videonya sudah setuju jika prank yang dibuatnya diupload. Namun kini ketika kontroversi muncul, ia memilih menghapus video yang dipermasalahkan. "Mereka setuju video ini dinaikin tapi nggak ada perjanjian di atas putih, hanya berdasarkan omongan karena ini untuk video pribadi, bukan TV nasional. Kalau didebat ini jelas nggak kuat karena nggak ada perjanjian resmi orang mereka mau dan ketawa-ketawa. Makanya saya hapus," tandasnya.

(kpl/abs/sjw)

Reporter:

Adi Abbas Nugroho


REKOMENDASI
TRENDING