Widyawati, Obati Kerinduan Lewat Tangisan
Kapanlagi.com - Sosok Sophan Sophiaan memang telah menjadi masa lalu artis Widyawati. Namun tidak semudah yang dibayangkan, perempuan yang ditinggal untuk selamanya oleh sang suami pada 17 Mei lalu itu, belum sanggup melupakan begitu saja. Setiap Sholat diakuinya sering terbawa menangis, terkenang masa lalu. Namun dari tangisnya itu, Widyawati justru mengaku menjadi obat kerinduan. Tetesan air mata yang mengalir membuatnya terbawa tenang dan nyaman. "Itu juga yang masih bisa mengobati saya, hati saya belum sembuh, saya mengobati dengan menangis," ungkapnya."Biasanya saya kan syuting berdua, sekarang sendirian, harus bisa menyesuaikan, ketika sendiri aku sering menangis, karena itu membuat aku nyaman, bahkan kadang sampai teriak karena bisa bikin lebih enak," ungkapnya sambil mengenang.Widyawati yang ditemui di sela syuting video klip lagu milik Melanie Subono di Kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, Kamis (16/10), juga berusaha menghilangkan kesedihan masa lalu dengan kembali aktif bermain film. Kesibukan diakuinya juga efektive untuk menjadi 'alat' melupakan kesedihan."Saya sudah mulai dengan film PEREMPUAN BERKALUNG SORBAN, yang disutradarai Hanung Bramantyo, berperan sebagai seorang ibu di sebuah pesantren yang masih kolot," ungkapnya."Itu juga dorongan dari keluarga, selain cerita yang bagus dan banyak orang menyuruh saya jangan terbawa larut dalam kesedihan. Kemungkinan kalau tidak saya ambil, sulit melupakan masalah saya sedikit demi sedikit," pungkasnya.     Â
(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)
(kpl/ang/dar)
Advertisement
-
Teen - Fashion Kasual Celana Jeans Ala Anak Skena: Pilihan Straight sampai Baggy yang Wajib Dicoba
