Sinopsis 'ORANG KETIGA' Episode 189 & 190 Tayang Selasa, 22 Mei 2018

Selasa, 22 Mei 2018 15:29 Penulis: Editor KapanLagi.com
Sinopsis 'ORANG KETIGA' Episode 189 & 190 Tayang Selasa, 22 Mei 2018 Rionaldo Stockhorst (Credit: SCTV)

Kapanlagi.com - Saat Putra, Yuni, dan Aris sedang di lokasi proyek, Yuni bercerita pada Aris bahwa Putra ingin membangun sebuah keluarga kecil bersama Yuni. Tentu pembicaraan itu terjadi saat Putra tengah memeriksa kerjaan mandor.

Mendengar cerita Yuni itu sebetulnya hati Aris miris, namun ia malah bilang bukankah itu baik untuk Yuni dan anak dalam kandungannya? Yuni lantas mencurahkan traumanya berada di sebuah pernikahan tanpa cinta, ia tak ingin mengulangi itu kembali.

Yuni bercerita pada Aris bahwa Putra ingin membangun sebuah keluarga kecil bersama Yuni.Yuni bercerita pada Aris bahwa Putra ingin membangun sebuah keluarga kecil bersama Yuni.

Setelah itu Yuni melangkah pergi dengan perasaan yang bimbang. Tetiba sebuah batu jatuh hendak menimpa Yuni. Beruntung Putra sigap mendorong Yuni yang lalu terjatuh di pelukan Aris. Nasib malang bagi Putra, batu itu malah menimpanya. Kepala Putra juga terbentur.

Dokter bilang bahwa kondisi Putra kritis sebab terjadi luka di kepala. Luka itu bahkan belum sembuh benar akibat kecelakaan sebelumnya. Terlebih kaki Putra yang lukanya hingga ke syaraf, kemungkinan Putra akan lumpuh.

mendengar itu, Desi terkejut. Apalagi saat Dokter bilang bahwa dalam kondisi tak sadar begini Putra mengingau dan menyebut nama Yuni. Hati Desi makin teriris. Sementara Yuni hanya pasrah dengan segenap rasa bersalah.

Putra sigap mendorong Yuni yang lalu terjatuh di pelukan Aris. Nasib malang bagi Putra, batu itu malah menimpanya.Putra sigap mendorong Yuni yang lalu terjatuh di pelukan Aris. Nasib malang bagi Putra, batu itu malah menimpanya.

Saat semua orang panik dengan kondisi Putra, Afifah malah panik sebab ia hampir lupa bahwa hari itu ada ujian masuk Universitas. Ia berangkat menuju lokasi tes dengan tergesa. Akibatnya jelas, ia kehilangan dompet yang entah ketinggalan atau dicuri.

Ketika ia mencari-cari dompetnya, Aris menelepon. Aris bilang bahwa ia menemukan dompet Afifah yang jatuh dari tangan pencopet. Aris lalu mengantarkan dompet itu ke Universitas. Ia juga tampak terharu melihat tekad belajar Afifah yang tinggi demi hidup yang lebih mandiri.

(kpl/mag)


REKOMENDASI
TRENDING