Sinopsis Sinetron 'DARI JENDELA SMP' Episode 133 & 134, Tayang Senin 5 Oktober 2020

Senin, 05 Oktober 2020 15:15 Penulis: Canda Dian Permana
Sinopsis Sinetron 'DARI JENDELA SMP' Episode 133 & 134, Tayang Senin 5 Oktober 2020 Sinetron Dari Jendela SMP (credit: SCTV)

Kapanlagi.com - Kelanjutan cerita dari Sinetron DARI JENDELA SMP hari ini bisa kamu intip di sini! 

“Gina terbangun dari tidurnya. Dan lihat Alya juga sudah tidur. Gina mau ke kamar mandi. Gina terusik dengan buku yang ada muncul di dekat tubuh Alya. Di bawah bantalnya. Gina jadi penasaran.”

Indro tampak terpuruk jalan disini. Lemas sekali. Ia benar benar merasa orang yang paling tak beruntung di dunia. Ibunya telah tiada karena ayahnya yang jahat. Indro benar-benar sesak.

Lukman sudah membawa amplop. Kematian Nilam jadi impact besar buat Lukman. Ia akan dikejar rasa bersalah ini seumur hidup. Ini satu satunya cara yang bisa Lukman lakukan untuk meringankan semuanya.

Prapto masih di teras. Tertegun pegang uang. Dan mau apa orang itu taruh uang di depan pintu Inah? Prapto lagi mikir.. Saat itulah Inah, Indro dan Joko melihat kalau Prapto memegang uang dari Lukman.

Inah tak peduli. Joko juga kesal tak henti-hentinya Prapto bikin masalah. Prapto minta Joko panggil dia “ayah” tapi Joko menjawab sedih.

Indro langsung masuk kamar dan sedih, merasa malu sama Joko dan Inah. Papinya seperti itu. Sama sekali tak ada rasa bersalah atas apapun. Indro tetap merasa jadi orang paling nelangsa di dunia ini.

Gina terbangun dari tidurnya. Dan lihat Alya juga sudah tidur. Gina mau ke kamar mandi. Gina terusik dengan buku yang ada muncul di dekat tubuh Alya. Di bawah bantalnya. Gina jadi penasaran.

Linda berusaha bangunkan Lukman. Wulan dan Satria juga ada di sana. Lukman akhirnya terbangun setelah meronta-ronta. Minta maaf terus. Lukman mimpi buruk. Lukman kaget semua ada disana.

Semua sholat. Wulan juga. Linda dan Satria juga. Sholat subuh berjamaah. Lukman sendiri coba tenangin diri. Istighfar. Minta ampun sama Allah. Lukman tetap tak tenang. Stress.

Inah lagi jalan. dan kaget ada mobil Irfan berhenti di depannya. Dan Irfan pun menghampiri Inah. Lili baru ngeh Irfan mau ketemu Irfan. Langsung cemberut. Dan Inah melihat ekspresi ketidak sukaan Lili.

Roni, Indro dan Joko baru tiba di sekolah. Indro tampak masih lesu. Roni menceriakan suasana. Tapi gagal, Indro masih melow.. dan muram. Indro sama sekali tak tertawa sama lelucon Roni.

(kpl/sctv/nda)


REKOMENDASI
TRENDING