Sinopsis Sinetron 'INSYA ALLAH SURGA TINGKAT 2', Tayang Rabu 10 Juni 2020

Rabu, 10 Juni 2020 16:00 Penulis: Canda Dian Permana
Sinopsis Sinetron 'INSYA ALLAH SURGA TINGKAT 2', Tayang Rabu 10 Juni 2020 Sinetron Insya Allah Surga Tingkat 2 (credit: sctv)

Kapanlagi.com - Kelanjutan cerita dari Sinetron INSYA ALLAH SURGA TINGKAT 2 tayang hari ini. 

“Samiri kembali eksis dan mengambil alih anak buahnya dari Ucok. Bahkan Samiri tiap hari minta jatah kopi gratis dari kedai mereka. Samiri balas dendam sama Ucok, tapi Karyo dan Tatang selalu sigap belain Ucok. Sampai satu hari Samiri tau kalau Ucok itu klepto”

Hari itu Sarah minta Tatang, Karyo dan Ucok mengelola salah satu usaha peninggalan H.Ridwan, yaitu kantor ekspedisi Gatot Kaca. Hah, Gatot Kaca ternyata punya bapak?.. Karyo dan Ucok girang banget, akhirnya mereka bisa mendepak Nurdin dari situ. Selain itu Sarah menyarankan agar Tatang, Karyo dan Ucok membuka usaha lain agar bisa jadi sumber penghasilan mereka. Tatang saranin buka kedai kopi aja, kan lagi hits sekarang.. Karyo dan Ucok setuju. Mereka membuka beberapa cabang sekaligus, salah satunya di kampus mereka. Kedai kopi mini itu diberi nama ‘’Janji Kita’’(plesetan dari kopi Janji Jiwa.

Usaha kedai kopi di kampus membuat Tatang, Karyo dan Ucok makin terkenal seantero kampus. Banyak mahasiswi yang dadakan jadi fans mereka. Asma dan Melur jadi sering cemburu sama Tatang, Lisa dan Salwa juga bete melihat Karyo dan Ucok dikerubutin pembeli mahasiswi yang pada minta selfie. Samiri makin ngiri sama mereka bertiga. Niatnya sih Samiri mau bikin usaha mereka bangkrut, tapi gimana mungkin, sekarang Samiri nggak punya power karna anak buahnya masih nurutin Ucok.

Meski hari pernikahannya dengan Karyo masih jauh, tapi Salwa sudah mau pesan undangan yang pakai foto mereka berdua, bahkan nama Karyo sudah ada gelarnya juga, padahal naik semester juga belum.. Tapi pas tukang undangan datang, HP Salwa lagi hang, jadi nanti fotonya dikirim menyusul. Di jalan Nurdin cegat tukang undangannya dan ngaku sebagai Karyo calon suaminya Salwa. Nurdin lalu kasih foto dirinya berdua dengan Salwa untuk dicetak di undangan.

Pas undangan sudah jadi, Salwa dan Karyo kaget, kok namanya bener tapi fotonya pake foto Nurdin, mana sudah nyetak banyak banget. Karyo akhirnya tau ini ulahnya Nurdin. Karyo emosi banget, dia samperin Nurdin di kantor Gatotkaca, Nurdin lari kabur, akibatnya pas nyebrang Nurdin ketabrak Ucok yang lagi nyetir sambil nyanyi-nyanyi K-Pop sama Lisa.

Nurdin pura-pura parah kakinya biar dapat biaya berobat yang banyak dari Ucok. Samiri komporin Nurdin untuk menuntut Ucok ke jalur hukum, kecuali Ucok mau diajak barter sama videonya nyolong kotak amal. Dari pada urusan panjang, Ucok nyerah dan menghapus video Samiri itu.

Samiri kembali eksis dan mengambil alih anak buahnya dari Ucok. Bahkan Samiri tiap hari minta jatah kopi gratis dari kedai mereka. Samiri balas dendam sama Ucok, tapi Karyo dan Tatang selalu sigap belain Ucok. Sampai satu hari Samiri tau kalau Ucok itu klepto.

Samiri lalu menjebak Ucok dengan menaruh inhaler-nya Melur di kantong jaketnya Ucok yang ketinggalan di kelas. Pas banget hari itu Melur kambuh lagi asma-nya gara-gara dicuekin Tatang yang lagi sama Asma. Asma dan Tatang jadi merasa bersalah sama Melur. Mereka berdua panik nyariin inhaler Melur di tasnya tapi nggak nemu. Ucok, Karyo dan Lisa juga bantu nyariin. Tak sengaja inhaler jatuh dari kantong jaketnya Ucok. Tatang dan Karyo kaget, Ucok kumat lagi klepto-nya?!.. Samiri datang dan rekam pakai HPnya, dia akan viralin kalau Ucok klepto. Kena karma sama gue lo Cok! kata Samiri sambil tersenyum menang. Ucok emosi dan refleks meninju Samiri.

Gara-gara menyerang Samiri sampai pingsan, Ucok kena skors. Tatang jadi kasihan sama Ucok. Melur lalu ngajak Tatang menemui Papanya(Pak Molen) supaya Ucok jangan di-skors. Demi saudaranya, Tatang mau meski taruhannya Asma pasti cemburu. Dan benar aja, Asma jadi merasa tersisih dari Tatang, soalnya setiap Tatang ada masalah, pasti Melur yang bantuin.

(kpl/sctv/nda)


REKOMENDASI
TRENDING