Sinopsis Sinetron 'INSYA ALLAH SURGA TINGKAT 2' Episode 47, Tayang Selasa 16 Juni 2020

Selasa, 16 Juni 2020 15:30 Penulis: Canda Dian Permana
Sinopsis Sinetron 'INSYA ALLAH SURGA TINGKAT 2' Episode 47, Tayang Selasa 16 Juni 2020 Sinetron Insya Allah Surga Tingkat 2 (credit: SCTV)

Kapanlagi.com - Kelanjutan cerita dari Sinetron INSYA ALLAH SURGA tayang hari ini. 

“Tatang malah menghindari Asma. Tatang mengira Asma sudah jadian sama Abie, soalnya Abie masih ngajar ngaji bareng Asma. Sebenarnya Asma mau jelaskan soal ini pada Tatang, tapi tiap ada kesempatan selalu gagal karna ada Melur.”

Setelah Tatang pergi, Asma menjawab pertanyaan Abie. Asma ternyata menolak Abie karna hatinya masih cinta sama Tatang. Abie tidak marah sama Asma dan ikhlas menerima jawaban itu. Bagi Abie, yang penting mereka masih bisa bersahabat.

Tapi Tatang malah menghindari Asma. Tatang mengira Asma sudah jadian sama Abie, soalnya Abie masih ngajar ngaji bareng Asma. Sebenarnya Asma mau jelaskan soal ini pada Tatang, tapi tiap ada kesempatan selalu gagal karna ada Melur.

Sementara itu Rose dan Lisa masih aja ngejar Ucok. Tapi Ucok masih sok jual mahal. Karyo dan Tatang jadi ngiri, secara mereka berdua udah ditinggalin wanita yang dicinta semenjak jadi kere begini.. Disini fakta membuktikan kalau faktor hepeng dan fisik bukan nomer satu, yang penting adalah kenyamanan, kata Ucok bangga.

Sebenarnya Ucok mau minta petunjuk sama Mamaknya, siapa yang harus dipilih, Rose atau Lisa?.. Tapi Karyo dan Tatang ngelarang Ucok nelepon Mamaknya, takut para emak tau kalau warisan anak-anaknya sudah ludes gegara ditipu. Bisa masuk IGD Ibuku Cok! kata Karyo..

Hari itu Karyo, Tatang dan Ucok melihat Samiri di seberang jalan. Mereka bertiga langsung teriakin Samiri, Samiri pun lari. Tatang, Karyo dan Ucok mengejar Samiri, tapi Samiri larinya kenceng banget. Sampai akhirnya pas Samiri mau nyebrang, dia hampir diserempet mobil. Samiri jatuh, Karyo dan Tatang langsung meringkus Samiri. Mobil yang mau nyerempet Samiri sempat berhenti, penumpangnya membuka kaca sedikit. Ucok melihat orang itu, dan ternyata itu H.Ridwan. Ucok heboh kasih tau Tatang dan Karyo kalau di mobil itu ada Bapak. Tapi mobil keburu pergi, lagipula Karyo dan Tatang nggak percaya, mereka lebih fokus mau bawa Samiri ke kantor Polisi.

(kpl/sctv/nda)


REKOMENDASI
TRENDING