Sinopsis Sinetron 'ORANG KETIGA' Episode 604 Tayang, Rabu 13 Maret 2019

Rabu, 13 Maret 2019 12:47 Penulis: Editor KapanLagi.com
Sinopsis Sinetron 'ORANG KETIGA' Episode 604 Tayang, Rabu 13 Maret 2019 Sinetron 'ORANG KETIGA' © SCTV

Kapanlagi.com - Ketika Afifah dan Rangga ke rumah sakit. Dokter mengatakan kondisi Nek Wiwik jika ia stroke yang dideritanya sudah stabil dan bisa dirawat di rumah. Afifah dan Rangga pun lega. Mereka memilih untuk merawat Nek Wiwik di rumah saja. Rangga dan Afifah membawa nek wiwik pulang. Aji menyambut mereka dengan senang.

Sinetron 'ORANG KETIGA' © SCTVSinetron 'ORANG KETIGA' © SCTV

Indi yang membuatkan Aji nasi goreng untuk sarapan pun kaget melihat Nek Wiwik sudah dibawa pulang. Piring yang Indi bawa pun jatuh dan pecah karena terkejut. Semua kaget dan bingung melihat Indi dan Aji bertanya ada apa dengan Indi, tetapi Indi mengelak. Indi berpura-pura menyambut Nek Wiwik dan ikut mengantarkan kamar. Nek Wiwik melototi Indi dan Afifah kembali menyadari hal itu.

Putra di rumah tampak terus menatap foto Yuni dan Yura yang diambil pada saat terakhir. Putra sangat sedih hingga air matanya menetes. Putra berpikir jika Aris yang terakhir bersama dengan Yuni. Putra ingin mencari tahu ke Aris tentang saat-saat terakhir Yuni.

Sinetron 'ORANG KETIGA' © SCTVSinetron 'ORANG KETIGA' © SCTV

Aris yang balik ke kantor. Bertemu dengan Rossy yang menanyakan bagimana hasil kunjungan psikiaternya. Rossy juga mengingatkan Aris minum obat. Aris serba salah. Aris tidak enak hati karena merasa kondisinya justru semakin tidak enak. Namun Aris hanya mengatakan pada Rossy jika ia tidak perlu khawatir. Putra yang datang ke sana, memanggil Aris. Ia ingin berbicara di ruangan Yuni. Aris tercekat dan mengangguk.

Putra dan Aris sedang berada di ruangan Yuni. Putra terkejut menatap ruangan Yuni. Putra mengisap foto Yuni dan Yura satu persatu dengan penuh perasaan hingga akhirnya Putra menangis. Aris juga tampak gemetar dan berkaca-kaca. Begitu banyak kenangan dengan Yuni di kantor ini tetapi Aris berusaha menahan diri.

Kemudian Putra bertanya pada Aris tentang bagaimana saat-saat terakhir Yuni. Apakah dia bahagia dan bagaimana kejadian jelasnya. Aris tercekat teringat saat Aris dan Yuni sedang bertengkar membicarakan perasaan mereka, tetapi Aris ngelak dan menenangkan Putra hingga Putra terharu. Namun dalam hati Aris merasa sangat bersalah dan pamit dari sana.

Saat Aris keluar. Aris langsung menendang ember pel OB hingga air jatuh dan tumpah. Aris kembali trauma dan histeris cukup heboh. Hingga Putra keluar dan terkejut melihat Aris. Rossy yang kaget menghampiri Aris, menolong dan menenangkannya.

Putra sangat terkejut dan bertanya ada apa dengan Aris, namun Rossy mengatakan jika ia baru akan menjelaskan tentang hal itu nanti. Rossy segara membawa Aris ke ruangannya. Staf pun tampak kasak kusuk melihat aris. Putra kembali bertanya dan staf juga mengatakan jika ia tidak tahu ada apa dengan Aris. Namun staf itu cerita kemarin di meeting Aris juga tiba-tiba histeris begitu. Putra pun bingung.

Penulis: Annesa K. Ramadhany

 

(kpl/mag)


REKOMENDASI
TRENDING