Kapanlagi.com - Dari seluruh bagian tubuhnya,
Acha Septriasa memberikan perhatian yang khusus pada rambutnya. Hal itu terbilang wajar mengingat rambut adalah ibarat mahkota bagi sebagian besar kaum hawa. Maka tak heran jika
Acha betah berlama-lama berada di salon untuk melakukan perawatan rambut.
"Gak hanya merawat rambut, tapi kalau lagi spend time more paling aku 3,5 jam sekalian meni (manicure) pedi (pedicure), creambath, masker, facial, srubbing, seharian dieksplor," ujar Acha saat ditemui di acara Pure Alert Matrix di Graha Surya Internusa, Kuningan, Selasa (8/2).
Dan tak hanya di salon, perawatan rambut pun dilanjutkan oleh Acha di rumah. Dan selama mengeksplor gaya rambutnya, Acha mengaku pernah melakukan perubahan warna rambut yang tergolong ekstrim.
"Dulu aku pernah mewarnai rambut blonde banget. Malu ke kampusnya, soalnya banyak bule. Aku jadi kaya bule kampung. Tapi itu pengalaman sih ya, karena aku udah coba at least jadi nggak penasaran. Tapi setelah melakukan blonde rambut, jadinya kering. Karena di highlight kuning dan putih. Harus ekstra perawatan," tandasnya.
Walau berganti-ganti warna rambut, namun Acha tak berani untuk memangkas pendek rambutnya. Hal itu dikarenakan dirinya punya pengalaman tak menyenangkan saat berambut pendek.
"Dulu pernah potong rambut pendek banget. Ternyata rambut kalau abis dipotong pendek itu panjangnya lama. Panjangnya itu bisa dua tahun lebih, itu pas jaman aku duet, akhirnya pakai hair clip. Akhirnya panjangin dua tahun, sabar sabar. Pas panjang gak berani potong pendek lagi. Kalau dapet karakter film kan bisa pake wig pendek," tutupnya. (kpl/dis/bun)
KIRIM KOMENTAR