CLOSE

Donna Agnesia 'Anti' Pria Tak Gentle

Donna Agnesia dan Darius Sinathrya

Kapanlagi.com - Kekerasan dalam rumah tangga yang sering terjadi diakibatkan permasalahan yang tak bisa diselesaikan kedua belah pihak. Banyak hal yang membuat kondisi demikian, semisal soal ekonomi, wanita idaman lain atau pria idaman lain. Pria pun dianggap pihak yang mudah emosi, begitu pandangan Donna Agnesia di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Jumat (31/7).Menurut istri Darius Sinathrya ini, faktor–faktor tersebut merupakan unsur yang mudah menyulut sebuah kekerasan terjadi. Namun begitu jika dirinya tengah menghadapi persoalan rumah tangga, ibu satu anak tersebut lebih senang mengunci diri untuk menenangkan diri. "Kompleksitas ya penyebabnya. Kayaknya kalau mau ketemu marah terus kalau sudah begini, jadi nggak bisa kontrol. Sedangkan saya kalau begitu pasti bete dan saya masuk kamar, nangis, tidur atau pergi dulu ke mana hingga tenang, lalu bicara baik-baik," katanya.Ia pun menyayangkan pihak laki-laki jika melakukan kekerasan pada istrinya. Sebab seharusnya posisi laki-laki selain suami pula sebagai imam, pemimpin bagi keluarga. Namun tetap saja kekerasan bisa terjadi dengan sebab akibat. "Mestinya sudah berpikir dewasa. Tapi menurut saya laki-laki memukul tidak dibenarkan. Sebab dengan emosi akan keluar kata-kata kasar yang justru menambah emosi sampai terjadi kekerasan. Lebih baik salah satu pergi untuk menenangkan diri dulu," lanjutnya.Lantas bagaimana bila hal tersebut terjadi juga? Dengan tegas Donna menjawab bahwa laki-laki itu bukan gentleman. "Saling mengerti dan cari solusi agar keluar dari soal itu. Tapi kalau nggak bisa ya lapor ke polisi, biar kapok laki-laki. Apalagi sekarang sudah ada UU KDRT. UU ini patut dikenakan," katanya.   

(Menyusuri jejak Indonesiadi Balik Produksi Drama Korea.)

(kpl/dis/bun)

Rekomendasi

Trending