in partnership with Indosiar
 
DANGDUT

Cerita Ageng Kiwi Hibur WNI di Taiwan, Seluruh Penonton Berjoget Bersama

Kamis, 17 Januari 2019 20:05 Penulis: Editor KapanLagi.com

Ageng Kiwi (Credit:Kapanlagi)

Kapanlagi.com - Pedangdut Ageng Kiwi usai menghibur Warga Negara Indonesia (WNI) yang mengadu nasib di Taiwan. Menurut Ageng Kiwi, acara berlangsung di kawasan Pelabuhan Donggang, Pingtung, Taiwan, Minggu (13/1).

Kedatangannya dan tim, papar Ageng disambut antusias para TKI yang umumnya bekerja di sektor manufaktur, pembantu rumah tangga, dan anak buah kapal (ABK) di kapal perikanan dan konstruksi. Kala itu, pria yang bernama asli Ageng Wahono Kiwi, itu membawakan beberapa lagu populer dengan irama dangdut sebagai pelepas rindu para pejuang devisa.

1. Nyanyikan Lagu Terbaru

Pencipta lagu dan penyanyi dangdut asal Cilacap yang kerap memproduseri penyanyi dangdut ini juga menyanyikan lagu ciptaannya yang terbaru yang berjudul Goyang Satu Jari.

“Seluruh hadirin berjoget. Namanya orang merantau. Jauh dari kampung halaman. Umumnya mereka rindu kampung. Makanya ketika mereka dengar lagu-lagu dari Tanah Air, mereka sangat menyambut gembira dan penuh antusias,” papar Ageng melalui aplikasi pesan whatsapp.

2. Mencalonkan Diri di Pemilu

Usai dari Taiwan, rencananya Ageng Kiwi akan menghibur penduduk Indonesia yang berada di Jepang. “Saya akan ke Jepang tanggal 24 sampai 28 Januari. Saya juga di bulan Februari dapat tawaran manggung di Amerika di Philadelphia, tapi karena kegiatan di Dapil, maka saya tidak ambil terlebih dahulu. Karena di Dapil full kegiatan sampai bulan April,” kata Ageng.

Sebagaimana diketahui, Ageng Kiwi mencalonkan diri di Pemilu Legislatif 2019. Ia menjadi caleg DPR RI dari Partai Nasional Demokrat dengan nomor urut 8 dengan Dapil Jateng VIII yang meliputi Cilacap dan Banyumas.

3. Akan Memajukan Industri Kreatif

Menurut Ageng, apabila terpilih menjadi anggota DPR RI, ia akan memajukan Industri kreatif di dapilnya, salah satunya dengan memberikan pelatihan gratis para pemuda yang berminat dalam dunia kesenian seperti akting, bernyanyi, dan lain-lain.

“Agar anak-anak jaman now tidak perlu berbondong-bondong ke Ibu Kota, kalau ke ibu kota kan biayanya mahal. Insya allah setelah diberi pelatihan, bakat-bakat mereka disalurkan secara professional,” tuturnya.

Penulis:Baiq Nana Marlina


REKOMENDASI
TRENDING