in partnership with Indosiar
 
DANGDUT

Tanggapan Ageng Kiwi Soal Penyanyi Dangdut Pria

Jum'at, 30 November 2018 10:58 Penulis: Editor KapanLagi.com

Ageng Kiwi (credit: kapanlagi.com/Bayu Herdianto)

Kapanlagi.com - Ageng Kiwi seorang pencipta lagu asal Cilacap yang telah menciptakan lagu-lagu dangdut ini namanya memang sudah dikenal kalangan artis. Dengan profesinya sebagai seorang musisi yang sering berjumpa dengan penyanyi-penyanyi dangdut. Pria kelahiran tahun 1970 ini punya pengalaman tentang sulitnya mengenalkan penyanyi pria. Gimana ya kira-kira ceritanya?

Ageng Kiwi (credit: kapanlagi.com)Ageng Kiwi (credit: kapanlagi.com)

1. Penyanyi Pria Sulit Bertahan

"Kalau penyanyi wanita memang lebih dipermudah dari segi apapun. Kalau penyanyi cowok untuk mengenalkan satu lagu saja harus dengan perjuangan yang luar biasa. Itu pun belum tentu lagu itu akan booming," tutur Ageng Kiwi.

"Saya sebagai seorang produser, punya pengalaman untuk mengenalkan penyanyi cowok itu sangat sulit, beda kalau mengenalkan penyanyi cewek. Para penyelenggara acara juga lebih banyak meminta penyanyi wanita ketimbang cowok. Makanya kalau penyanyi cowok yang nggak kuat, cepat mundur dari industri musik dangdut," jawab Ageng Kiwi saat ditanya kebenaran tentang penyanyi dangdut pria yang katanya sulit bertahan dibanding penyanyi dangdut wanita.

 

2. Tips Ageng Kiwi Sebagai Penyanyi Dangdut Pria

Menanggapi adanya pernyataan tersebut, Ageng Kiwi yang juga termasuk penyanyi dangdut pria dalam mempertahankan profesinya ia selalu berusaha untuk profesional di setiap pekerjaannya. Setiap kali Ageng Kiwi tampil, dirinya selalu menanyakan bagaimana pekerjaannya, penontonnya siapa dan seperti apa kostumnya. Pria ini juga menjelaskan bahwa pada setiap penampilannya selalu menggunakan pakaian yang mahal agar terlihat elegan.

"Saya juga meski penyanyi dangdut, tapi nyanyinya tak hanya dangdut, harus bisa segala macam jenis lagu, jazz, keroncong, campur sari, barat, saya bisa. Nanti kalau ada permintaan dari penonton, saya sebagai penyanyi sudah siap. Lagu juga saya selalu mengikuti perkembangan, up to date," tuturnya.

"Lalu saya selalu menjaga sopan santun dengan audience. Itu insyallah sebagai salah satu faktor kenapa orang mau menggunakan jasa kita. Biasanya sih orang yang sudah menggunakan Ageng Kiwi, besoknya lagi, dan lagi," tambahnya.

3. Pendapat Ageng Kiwi Soal Penyanyi Dangdut Saat Ini

Ketika Ageng Kiwi ditanya soal pedangdut sekarang dirinya mengatakan bahwa anak-anak pada saat ini instan, maksudnya mudah terkenal lewat media sosial. Hal tersebut membuat Ageng Kiwi berpandangan bahwa sopan santun pedangdut saat ini kurang dijaga, tidak sopan santun kepada yang lebih senior, maunya yang instan dengan tiba-tiba terkenal.

"Kalau saya selalu menyampaikan kepada yang muda, zaman sekarang itu lebih mudah, beda yang zaman dahulu, lebih susah untuk jadi artis. Jadi harus bisa menghargai orang lain kalau mau berhasil. Karena saya mengalami perjuangan yang berdarah-darah," ungkapnya.

4. Perjuangan Ageng Kiwi

Tak seperti saat ini dimana untuk menjadi penyanyi dangdut yang terkenal merupakan suatu hal yang mudah. Ageng Kiwi menceritakan bahwa perjuangannya dulu tidak yang tiba-tiba menjadi besar seperti saat ini. Perjuangan Ageng Kiwi sangat panjang dan harus mengalami pahitnya saat mulai menjadi seorang penyanyi.

Saya saat datang ke Jakarta itu, harus jadi tukang cuci dahulu, sampai jadi tukang gosok baju, tinggal juga sampai numpang. Hanya saja, saya punya modal suara bagus, saya pernah menang festival, akhirnya saya sempat ditampung di rumah Bartje Van Houten D’LIoyd. Apapun saya lakukan di situ, semua saya lakukan, sampai saya mengurus anaknya. Selama di situ saya banyak belajar cara menjadi penyanyi, bisa berkembang," ungkapnya.

Ageng Kiwi berada di rumah Bartje saat dirinya menang dalam suatu festival bersama Mayangsari dan Anggun C Sasmi. "Mayang sudah jadi, Anggun sudah jadi, tinggal saya yang belum jadi" jelas Ageng Kiwi.

Bartje Van Houten, seorang musisi veteran Indonesia dan juga bagian dari grup musik D'Lloyd yang terkenal pada era 1970an dan 1980an.

5. Tips Eksis Ageng Kiwi

Melihat keeksisannya sampai detik ini, Ageng Kiwi tidak akan pensiun selama masih diberi kepercayaan, kesempatan dan kesehatan. Pencipta lagu dangdut ini juga menjelaskan bahwa dirinya akan terus berkarya sebab dia adalah pekerja seni.

"Kalau kita bekerja karena Allah, bukan dengki dan syirik, InsyaAllah rejeki akan mengalir terus. Tapi kalau pekerjaannya ada misi, jahat, goncangan pasti ada. Jadi untuk karir kita bagus, sebaiknya hindari syirik dan dengki. Apalagi sampai makan hak orang lain" tutur Ageng Kiwi menceritakan apa yang ia terapkan dalam kehidupannya.

"Kita mengayomi , berpartner, jangan sirik, jangan dengki, selalu berdoa, dan sedekah. Itu intinya," singkatnya.

6. Program Ageng Kiwi

Ageng Kiwi juga menjelaskan sebuah program yang ia miliki yang bernama Kasih (Komunitas Amal Sedekah Ikhlas Hati). Dimana anggota programnya tersebut terdiri dari teman-teman artis dan umum. Kegiatan program tersebut dilakukan setiap hari Jumat yang selalu mengadakan Jumat berkah mengelilingi se antero Jakarta membagikan nasi kotak.

"Saya melakukan ini semua karena berpikir hidup ini kan hanya sementara, klisenya kan begitu. Setelah meninggal ada pertanggungjawaban, seenggaknya jejak rekam saya, insyallah mudah-mudahan pengin semakin saya ada umur punya jas lebih baik. Apapun ending yang dinilai. Makanya saya berusaha untuk lebih baik," ungkapnya.

Penulis: Nanda Sukma

(kpl/dan/mag/nan)


REKOMENDASI
TRENDING