6 Jenis Tanaman yang Cocok untuk Pekarangan yang Sering Tergenang, Berkembang Baik saat Musim Hujan

Jenis Tanaman yang Cocok untuk Pekarangan yang Sering Tergenang - AI generated
Kapanlagi.com - Air hujan yang menggenang di pekarangan bisa mengganggu pertumbuhan tanaman, terutama jika akar terendam dalam waktu lama. Kondisi ini kerap terjadi di halaman rumah yang memiliki saluran pembuangan terbatas atau tanah yang sulit menyerap air. Meski begitu, ada sejumlah tanaman yang bisa tumbuh di lingkungan dengan tingkat kelembapan tanah tinggi.
Beberapa jenis tanaman mampu bertahan ketika tanah di sekitarnya basah atau tergenang dalam kondisi tertentu. Tanaman tersebut bisa menjadi pilihan untuk mengisi pekarangan selama musim hujan, termasuk area yang kerap menampung air setelah hujan turun.
Ada enam jenis tanaman yang bisa dipertimbangkan untuk kondisi tersebut, mulai dari tanaman hias hingga tanaman yang tumbuh di sekitar perairan. Simak selengkapnya, dihadirkan KapanLagi, Selasa (27/10).
Advertisement
1. Kangkung Air untuk Pekarangan yang Tergenang

Kangkung air (Ipomoea aquatica) bisa menjadi pilihan untuk pekarangan yang memiliki sumber air melimpah. Tanaman ini tumbuh di lahan basah, termasuk area yang tergenang. Berbeda dengan kangkung darat, jenis ini lebih sesuai untuk lingkungan dengan ketersediaan air yang tinggi.
Kangkung air bisa ditanam melalui stek batang. Batang yang ditanam akan membentuk akar dan menghasilkan tunas baru jika kondisi lingkungan mendukung. Tempatkan tanaman pada area yang mendapat sinar matahari agar pertumbuhannya berjalan dengan baik.
Selain mengisi lahan, kangkung air juga bisa dimanfaatkan sebagai sayuran. Pastikan air yang digunakan tidak tercemar limbah atau bahan berbahaya, terutama jika tanaman akan dikonsumsi.
2. Talas yang Tumbuh di Tanah Lembap

Talas (Colocasia esculenta) bisa dipertimbangkan untuk pekarangan yang memiliki tanah lembap dan sesekali tergenang. Tanaman ini tumbuh di wilayah tropis dan bisa ditempatkan pada area yang mendapat sinar matahari atau naungan.
Daun talas tumbuh melebar dengan tangkai yang memanjang dari pangkal tanaman. Bentuk tersebut membuatnya bisa digunakan untuk mengisi bagian pekarangan yang belum dimanfaatkan. Namun, sesuaikan jarak tanam dengan ruang yang tersedia agar daun tidak menghalangi akses jalan.
Talas membutuhkan air untuk mendukung pertumbuhannya, tetapi genangan yang terlalu dalam dan berlangsung lama tetap perlu diperhatikan. Jika air sering menutupi seluruh bagian pangkal tanaman, pertimbangkan membuat gundukan tanah agar akar tidak terus terendam.
3. Kana Air untuk Area yang Sering Basah

Kana air (Canna spp.) bisa ditanam di pekarangan yang memiliki tanah lembap atau berada di tepi genangan dangkal. Tanaman ini tumbuh dengan daun lebar dan batang yang muncul dari bagian bawah tanaman. Kana juga bisa digunakan untuk mengisi area dekat saluran air.
Penanaman dapat dilakukan menggunakan rimpang atau bagian batang bawah tanah yang menghasilkan tunas. Letakkan tanaman di lokasi yang mendapat sinar matahari cukup, kemudian pastikan tanah tetap lembap selama masa pertumbuhan.
Meski bisa tumbuh di lingkungan basah, kana air tetap memiliki batas toleransi terhadap genangan. Hindari menanamnya pada cekungan yang terus terendam air dalam waktu lama tanpa memperhatikan kondisi tanah. Pilih lokasi yang memungkinkan air berkurang setelah hujan reda.
4. Papirus untuk Pekarangan dengan Air Menggenang

Papirus (Cyperus spp.) dapat menjadi pilihan untuk pekarangan yang sering basah, terutama di sekitar kolam atau saluran air. Tanaman ini memiliki batang tegak dengan kumpulan daun menyerupai payung pada bagian atas. Bentuknya bisa membantu mengisi area yang sulit ditanami jenis lain.
Papirus tumbuh di lingkungan yang memiliki pasokan air cukup. Tanaman ini bisa ditempatkan pada wadah atau langsung di tanah, asalkan kebutuhan airnya terpenuhi. Jika ditanam di wadah, periksa kondisi air dan media tanam secara berkala.
Perhatikan jenis papirus yang dipilih karena ukuran pertumbuhannya berbeda-beda. Untuk pekarangan sempit, jenis yang berukuran kecil bisa menjadi pertimbangan. Penempatan di dalam wadah juga membantu membatasi penyebaran akar dan memudahkan pengaturan tanaman.
5. Iris Air untuk Area Lembap

Iris air (Iris spp.) bisa ditanam pada bagian pekarangan yang tanahnya terus lembap atau berada di tepi kolam. Beberapa jenis iris mampu tumbuh pada tanah basah dan genangan dangkal. Tanaman ini memiliki daun memanjang yang tumbuh dari pangkalnya.
Pilih jenis iris yang sesuai dengan kondisi pekarangan. Iris Jepang dan beberapa jenis iris air lainnya dapat tumbuh pada tanah lembap. Tanaman bisa ditempatkan di area yang memperoleh sinar matahari atau naungan sebagian, bergantung pada jenisnya.
Meskipun cocok untuk area basah, iris tidak selalu mampu bertahan dalam genangan berkepanjangan. Perhatikan berapa lama air bertahan setelah hujan dan pastikan tanaman tidak terus terendam melebihi kebutuhan jenisnya. Langkah ini membantu mengurangi risiko kerusakan akar.
6. Genjer untuk Pekarangan dengan Lahan Berair

Genjer (Limnocharis flava) merupakan tanaman yang tumbuh di lahan berair, seperti rawa dan sawah. Tanaman ini bisa dipertimbangkan jika pekarangan memiliki bagian yang selalu basah atau dapat digunakan sebagai area budidaya tanaman air.
Genjer dapat tumbuh dengan akar yang berada di tanah berlumpur dan bagian daun yang muncul di atas permukaan air. Karena itu, tanaman ini lebih sesuai ditempatkan pada bagian pekarangan yang memang mendukung pertumbuhan tanaman perairan, bukan di jalur yang digunakan untuk berjalan.
Genjer juga dimanfaatkan sebagai sayuran. Jika ingin menanamnya untuk konsumsi, gunakan air yang tidak tercemar dan jaga kebersihan area tanam. Perlu diingat, tanaman yang mampu hidup di lahan berair tetap membutuhkan kondisi lingkungan yang sesuai agar bisa tumbuh dan dipanen.
7. Pertanyaan dan Jawaban Seputar Tanaman untuk Pekarangan yang Tergenang
1. Tanaman apa yang cocok untuk tanah yang sering tergenang air?
Kangkung air, talas, kana air, papirus, iris air, dan genjer bisa dipertimbangkan sesuai kedalaman serta lamanya genangan.
2. Apakah tanaman hias bisa tumbuh di tanah yang selalu basah?
Bisa. Beberapa jenis kana, papirus, dan iris mampu tumbuh di tanah lembap. Namun, tidak semua tanaman hias tahan terhadap genangan berkepanjangan.
3. Mengapa tanaman bisa mati saat musim hujan?
Tanah yang terus terendam dapat mengurangi pasokan udara ke akar. Kondisi ini bisa mengganggu pertumbuhan dan meningkatkan risiko kerusakan akar.
4. Bagaimana cara merawat tanaman di pekarangan yang tergenang?
Pilih tanaman yang sesuai dengan kondisi air, amati lama genangan, dan buat jalur pembuangan air jika diperlukan. Tanaman yang tidak tahan terendam bisa ditanam di bedengan atau gundukan tanah.
5. Apakah semua tanaman tahan genangan bisa hidup di air sepanjang waktu?
Tidak. Setiap tanaman memiliki kebutuhan air berbeda. Sebagian hanya tahan terhadap tanah lembap, sedangkan tanaman air tertentu bisa tumbuh pada genangan dangkal.
(kpl/rul)
Advertisement












































