Apa Arti PKL: Pengertian, Tujuan, dan Manfaat Praktik Kerja Lapangan
apa arti pkl
Kapanlagi.com - PKL merupakan istilah yang sering didengar dalam dunia pendidikan, khususnya bagi siswa SMK dan mahasiswa. PKL adalah singkatan dari Praktik Kerja Lapangan yang menjadi bagian penting dalam kurikulum pendidikan vokasi di Indonesia.
Program ini dirancang sebagai jembatan antara teori yang dipelajari di bangku sekolah dengan praktik nyata di dunia kerja. Melalui PKL, peserta didik dapat mengaplikasikan ilmu pengetahuan yang telah diperoleh dalam situasi kerja yang sesungguhnya.
Menurut Panduan Praktik Kerja Lapangan Sebagai Mata Pelajaran oleh Direktorat SMK, program ini dirancang sebagai sarana transfer hard skills (kompetensi teknis) dan soft skills (karakter dan budaya kerja) peserta didik melalui interaksi langsung di lingkungan industri atau lembaga terkait.
Advertisement
1. Pengertian PKL (Praktik Kerja Lapangan)
PKL atau Praktik Kerja Lapangan adalah bentuk penyelenggaraan kegiatan pendidikan dan pelatihan dengan bekerja secara langsung, sistematik, dan terarah dengan supervisi yang kompeten. Program ini merupakan kegiatan pembelajaran bagi siswa atau mahasiswa di mana mereka ditempatkan secara langsung di dunia kerja untuk mendapatkan pengalaman praktis.
Dalam konteks pendidikan vokasi, PKL dilaksanakan untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja yang profesional dan diharapkan dapat menerapkan ilmu yang diperoleh sekaligus mempraktikkannya di dunia kerja. Kegiatan ini biasanya dilakukan oleh siswa SMK, mahasiswa, atau tenaga kerja baru sebagai bagian dari proses pembelajaran mereka.
PKL diimplementasikan secara sistematis dengan cara mensinkronisasikan program pendidikan di sekolah atau universitas dengan program penguasaan keahlian yang diperoleh melalui kegiatan kerja langsung di dunia industri. Program ini juga sering disebut dengan istilah Prakerin (Praktik Kerja Industri) untuk kegiatan yang dilakukan khusus di bidang industri.
Dasar hukum utama PKL adalah Permendikbud Nomor 50 Tahun 2020 tentang Praktik Kerja Lapangan bagi Peserta Didik, yang ditetapkan pada 30 Desember 2020. Regulasi ini mengatur secara komprehensif tentang penyelenggaraan PKL di Indonesia.
2. Tujuan Utama PKL
Tujuan utama dari PKL adalah melatih siswa dan mahasiswa untuk menghadapi dunia kerja yang sesungguhnya. Program ini memiliki beberapa tujuan spesifik yang ingin dicapai:
- Melahirkan Lulusan Berkualitas - Menghasilkan insan akademis yang mampu menjembatani relevansi keilmuan teoritis dan terapan dalam bidang keilmuannya masing-masing.
- Membina Mentalitas Profesional - Membentuk sikap profesional mahasiswa yang sejalan dengan disiplin keilmuan program studi sesuai bidangnya.
- Melatih Kemampuan Manajerial - Mengasah keterampilan manajerial dan memupuk kemampuan beradaptasi serta daya tangkap dalam menjalankan tugas dan kewajiban.
- Membentuk Pola Pikir Konstruktif - Mengembangkan cara berpikir yang membangun sehingga dapat melihat peluang karier di masa depan.
- Melatih Komunikasi Profesional - Membiasakan siswa berkomunikasi dan berinteraksi secara profesional di dunia kerja sehingga tidak merasa takut atau canggung.
Menurut Badan Kepegawaian Negara (BKN), program PKL juga menumbuhkembangkan karakter, disiplin, tanggung jawab, dan etos kerja yang dibutuhkan di dunia profesional. Tujuan ini sejalan dengan visi pendidikan nasional untuk menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas.
3. Manfaat PKL bagi Peserta Didik
PKL memberikan berbagai manfaat signifikan bagi peserta didik dalam mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja. Manfaat utama PKL adalah mendapatkan pengalaman kerja dan menumbuhkan rasa percaya diri siswa, mahasiswa, dan tenaga kerja baru.
Program ini dapat melatih dan menunjang kemampuan yang telah dipelajari di sekolah, universitas, dan pusat pelatihan untuk diterapkan pada dunia kerja nyata. Peserta PKL dapat menghayati dan mengenal lingkungan kerja sehingga siap bekerja di dunia usaha maupun dunia industri setelah lulus.
Manfaat lain yang dapat diperoleh meliputi pengembangan keterampilan praktis yang dibutuhkan di tempat kerja, seperti keterampilan komunikasi, kerja sama tim, dan manajemen waktu. Melalui pengalaman langsung, peserta dapat memperbaiki kemampuan teknis dan non-teknis mereka secara bersamaan.
PKL juga memberikan kesempatan untuk membangun networking profesional. Selama program berlangsung, peserta dapat bertemu dengan profesional di bidang mereka, yang bisa membantu membangun jaringan untuk keperluan karier di masa depan. Jaringan ini sangat bermanfaat dalam mencari pekerjaan atau mendapatkan rekomendasi setelah lulus.
4. Tahapan Pelaksanaan PKL
Pelaksanaan PKL mengikuti tahapan sistematis yang dirancang untuk memaksimalkan pembelajaran peserta. Tahapan ini dimulai dari persiapan hingga evaluasi akhir program.
Tahap pertama adalah persiapan, di mana peserta mendapat pembekalan tentang budaya industri, peningkatan kompetensi keahlian, dan administrasi PKL. Pembekalan ini dilaksanakan di sekolah sebelum peserta diterjunkan ke dunia usaha dan dunia industri (DUDIKA).
Tahap kedua adalah peragaan, di mana peserta mengamati kinerja profesional di tempat kerja, termasuk pengetahuan, keterampilan, sikap kerja, dan nilai-nilai karakter budaya industri. Tahap ketiga adalah peniruan, peserta mulai meniru tindakan berupa keterampilan, sikap kerja, dan nilai-nilai karakter budaya industri.
Tahap keempat adalah praktik PKL dengan bantuan dan pengawasan, di mana peserta mulai bekerja secara lebih rinci di bawah pengawasan pembimbing industri. Tahap terakhir adalah evaluasi, yang mencakup penilaian hasil belajar dan penguasaan keahlian peserta selama program berlangsung.
5. Perbedaan PKL dengan Magang
Meskipun sering dianggap sama, PKL dan magang memiliki perbedaan mendasar dalam beberapa aspek. Perbedaan utama terletak pada tujuan, peserta, bentuk pelaksanaan, dan dasar hukumnya.
PKL merupakan bagian integral dari kurikulum SMK atau perguruan tinggi dan wajib diikuti sebagai syarat kelulusan. Sementara magang bersifat opsional dan lebih umum ditemui sebagai upaya meningkatkan keterampilan kerja. PKL memiliki struktur pembelajaran yang ketat dan dinilai secara akademik.
Berdasarkan Panduan PKL dalam Kurikulum Merdeka oleh Direktorat SMK, magang diatur oleh Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Pemagangan di Dalam Negeri. Peserta magang dapat berasal dari kalangan umum, lulusan sekolah, maupun mahasiswa.
Durasi PKL ditetapkan berdasarkan standar minimal yang berlaku, seperti 792 hingga 1.368 jam dalam Kurikulum Merdeka. Sedangkan durasi magang bervariasi tergantung program dan kebutuhan industri, tidak diatur secara spesifik dalam kurikulum formal. PKL lebih mengutamakan aspek pembelajaran akademik, sementara magang fokus pada transfer keterampilan teknis spesifik.
6. FAQ (Frequently Asked Questions)
1. Apa kepanjangan dari PKL?
PKL adalah kepanjangan dari Praktik Kerja Lapangan, yaitu program pendidikan yang memberikan pengalaman kerja langsung kepada siswa atau mahasiswa di dunia industri atau lembaga terkait.
2. Siapa saja yang bisa mengikuti PKL?
PKL dapat diikuti oleh siswa SMK, mahasiswa perguruan tinggi, dan tenaga kerja baru. Program ini biasanya menjadi bagian wajib dari kurikulum pendidikan vokasi.
3. Berapa lama durasi PKL?
Durasi PKL bervariasi tergantung jenjang pendidikan dan kebijakan institusi. Untuk SMK, durasi minimal adalah 792 jam (6 bulan) atau 1.368 jam (10 bulan) sesuai Kurikulum Merdeka.
4. Apakah peserta PKL mendapat gaji?
Pemberian gaji untuk peserta PKL tergantung kebijakan perusahaan atau lembaga tempat PKL. Beberapa memberikan uang saku atau fasilitas, namun tidak semua tempat PKL memberikan imbalan finansial.
5. Apa perbedaan PKL dengan magang?
PKL adalah bagian wajib kurikulum pendidikan dengan struktur pembelajaran ketat, sedangkan magang bersifat opsional dan fokus pada transfer keterampilan teknis spesifik di tempat kerja.
6. Bagaimana cara membuat laporan PKL?
Laporan PKL umumnya terdiri dari sampul, pengesahan, kata pengantar, daftar isi, pendahuluan, gambaran tempat PKL, pelaksanaan PKL, hasil PKL, penutup, daftar pustaka, dan lampiran.
7. Apa manfaat utama mengikuti PKL?
Manfaat utama PKL adalah mendapat pengalaman kerja nyata, mengembangkan keterampilan profesional, membangun networking, dan meningkatkan kesiapan untuk terjun ke dunia kerja setelah lulus.
(kpl/fds)
Advertisement