Cara Membuat Saluran di WA dengan Mudah, Panduan Lengkap untuk Semua Perangkat

Cara Membuat Saluran di WA dengan Mudah, Panduan Lengkap untuk Semua Perangkat
cara membuat saluran di wa (h)

Kapanlagi.com - Cara membuat saluran di WA ternyata sangat mudah dilakukan, bahkan bagi pemula yang baru mengenal fitur channel WhatsApp sekalipun. Fitur ini memungkinkan admin menyiarkan teks, media, tautan, polling, dan berbagai pembaruan lainnya langsung ke seluruh pengikut dalam satu langkah.

Anda hanya perlu beberapa langkah sederhana untuk memiliki saluran sendiri, baik melalui perangkat Android, iPhone, maupun desktop. Memahami cara membuat saluran di WA menjadi langkah awal yang tepat untuk membangun audiens dan memperluas jangkauan komunikasi, terutama jika Anda menjalankan bisnis melalui WhatsApp.

Mark Zuckerberg, CEO Meta, dikutip dari TechCrunch menyatakan, "Dengan antusias saya memperkenalkan kepada kalian semua WhatsApp Channels, sebuah cara privat baru bagi kalian untuk mendapatkan pembaruan dari orang dan organisasi yang kalian ikuti." Fitur saluran ini telah tersedia secara global di lebih dari 150 negara dan terus berkembang dengan penambahan berbagai kemampuan baru.

Baca juga: Ide Nama Saluran WhatsApp yang Menarik untuk Channel Anda

1. 1. Cara Membuat Saluran di WA melalui Perangkat Android

1. Cara Membuat Saluran di WA melalui Perangkat Android (c) Ilustrasi AI

(c)Ilustrasi AIBagi pengguna Android, cara membuat saluran di WA bisa dilakukan langsung dari aplikasi WhatsApp atau WhatsApp Business yang sudah ter-update ke versi terbaru. Proses pembuatan saluran ini gratis dan hanya membutuhkan waktu kurang dari dua menit.

Berdasarkan Business Standard, Mark Zuckerberg mengumumkan bahwa WhatsApp Channels telah melampaui 500 juta pengguna aktif bulanan, dan menyatakan, "500 juta pengguna aktif bulanan di WhatsApp Channels dalam 7 minggu pertama! Senang melihat komunitas WA begitu antusias."

  1. Buka aplikasi WhatsApp: Pastikan aplikasi WhatsApp di perangkat Android Anda sudah diperbarui ke versi terbaru melalui Google Play Store. Versi lama mungkin belum mendukung fitur saluran.

  2. Masuk ke tab Pembaruan: Ketuk tab Pembaruan yang terletak di antara tab Obrolan dan Panggilan. Di bagian bawah opsi Status, Anda akan menemukan bagian Saluran.

  3. Ketuk ikon plus (+): Tekan ikon + yang ada di bagian Saluran, lalu pilih opsi Buat Saluran atau Create Channel dari menu yang muncul.

  4. Baca pedoman saluran: WhatsApp akan menampilkan beberapa aturan dan pedoman yang perlu Anda pahami sebelum membuat saluran. Tekan tombol Lanjutkan setelah membacanya.

  5. Tambahkan ikon saluran: Pilih gambar profil untuk saluran Anda. Anda bisa mengambil foto dari kamera, mengunggah dari galeri, memilih dari web, atau menggunakan emoji dan stiker.

  6. Masukkan nama saluran: Ketik nama yang menarik dan relevan dengan topik saluran Anda. Nama ini bisa diubah kapan saja di kemudian hari, jadi tidak perlu terlalu khawatir saat pertama kali memilihnya.

  7. Tulis deskripsi saluran: Tambahkan beberapa kalimat singkat yang menjelaskan isi dan tujuan saluran Anda agar calon pengikut memahami konten yang akan Anda bagikan.

  8. Klik Buat Saluran: Setelah semua detail terisi, ketuk tombol Buat Saluran dan saluran WhatsApp Anda siap digunakan. Anda juga bisa langsung menambahkan admin tambahan hingga 16 orang untuk membantu mengelola konten.

Baca juga: Cara Membuat WhatsApp Baru dan WhatsApp Business

2. 2. Cara Membuat Saluran di WA melalui iPhone (iOS)

2. Cara Membuat Saluran di WA melalui iPhone (iOS) (c) Ilustrasi AI

Pengguna iPhone juga bisa menerapkan cara membuat saluran di WA dengan langkah yang serupa. Pastikan perangkat iOS Anda menjalankan versi WhatsApp paling mutakhir dengan memeriksanya melalui App Store. Jika Anda tidak menemukan opsi pembuatan saluran, periksa App Store untuk pembaruan yang tersedia.

  1. Buka WhatsApp di iPhone: Jalankan aplikasi WhatsApp yang sudah di-update ke versi terbaru dari App Store.

  2. Pilih tab Pembaruan: Ketuk tab Pembaruan (Updates) di bagian bawah layar untuk mengakses area saluran dan status.

  3. Ketuk ikon (+) di pojok kanan atas: Pilih opsi Buat Saluran atau Create Channel dari daftar pilihan yang ditampilkan.

  4. Setujui ketentuan penggunaan: Baca pedoman yang muncul di layar dan ketuk Lanjutkan (Continue) untuk melanjutkan proses.

  5. Kustomisasi saluran: Tambahkan ikon, nama, dan deskripsi singkat yang menggambarkan identitas saluran Anda. Gunakan foto profil yang jelas dan profesional agar mudah dikenali oleh calon pengikut.

  6. Selesaikan pembuatan: Ketuk tombol Buat Saluran (Create Channel) untuk menyelesaikan prosesnya.

  7. Bagikan tautan saluran: Setelah saluran aktif, salin dan bagikan tautan undangan melalui media sosial, website, atau langsung ke daftar kontak Anda agar lebih banyak orang yang bergabung.

Mark Zuckerberg, dikutip dari TechCrunch juga menekankan aspek privasi dengan menyatakan, "Kami sedang membangun Channels untuk menjadi cara paling privat dalam berkomunikasi. Sebagai admin channel, nomor telepon Anda tidak akan ditampilkan kepada pengikut." Fitur ini menjadikan saluran WhatsApp lebih aman dibandingkan grup atau daftar siaran biasa, karena identitas pengikut maupun admin sama-sama terlindungi.

Baca juga: Kebijakan Privasi WhatsApp yang Perlu Anda Ketahui

3. 3. Cara Membuat Saluran di WA melalui Desktop atau WhatsApp Web

3. Cara Membuat Saluran di WA melalui Desktop atau WhatsApp Web (c) Ilustrasi AI

Selain melalui ponsel, Anda juga bisa menerapkan cara membuat saluran di WA melalui komputer menggunakan aplikasi WhatsApp Desktop atau WhatsApp Web. Keunggulan membuat saluran melalui desktop adalah Anda bisa mengetik teks yang lebih panjang dan mengunggah gambar langsung dari komputer dengan lebih nyaman.

Sebagaimana disampaikan WhatsApp Help Center, admin saluran dapat menghapus pembaruan hingga 30 hari setelah pengiriman, dan ketika sebuah pembaruan dihapus, konten tersebut akan dihapus untuk semua orang sehingga pengikut tidak akan melihatnya lagi. Fitur ini memberikan kontrol penuh bagi pengelola saluran untuk menjaga kualitas konten.

  1. Buka WhatsApp Web atau Desktop: Akses web.whatsapp.com melalui browser atau buka aplikasi WhatsApp Desktop di komputer Anda, lalu hubungkan dengan akun WhatsApp di ponsel.

  2. Klik ikon Saluran: Di bagian panel kiri, cari dan klik ikon Channels (berbentuk megafon) atau masuk melalui tab Pembaruan.

  3. Klik ikon (+) lalu pilih Buat Saluran: Tekan tombol plus dan pilih opsi Create Channel dari menu yang tersedia.

  4. Ikuti petunjuk di layar: Klik Continue untuk menyetujui pedoman penggunaan saluran WhatsApp.

  5. Isi detail saluran: Masukkan nama, deskripsi, dan unggah gambar profil saluran langsung dari file di komputer Anda. Manfaatkan layar yang lebih besar untuk menulis deskripsi yang lebih detail dan menarik.

  6. Klik Buat Saluran: Setelah semua informasi terisi, klik tombol Create Channel untuk menyelesaikan proses pembuatan.

  7. Mulai posting konten pertama: Buka saluran yang baru dibuat, ketik pesan di kolom input bagian bawah, lalu tambahkan gambar, video, atau tautan sesuai kebutuhan dan tekan tombol kirim.

Baca juga: Cara Menggunakan WA Blast untuk Promosi Bisnis yang Efektif

4. Tips Mengelola dan Mengembangkan Saluran WhatsApp secara Efektif

Tips Mengelola dan Mengembangkan Saluran WhatsApp secara Efektif (c) Ilustrasi AI

Setelah berhasil membuat saluran, langkah selanjutnya adalah mengelola dan mengembangkannya agar menarik lebih banyak pengikut. Cara membuat saluran di WA memang mudah, tetapi membangun audiens yang loyal memerlukan strategi konten yang tepat dan konsistensi dalam mengelola komunikasi.

Sebagaimana dikutip dari Infobip, penemuan saluran dari dalam aplikasi WhatsApp memang kuat, tetapi promosi dari luar aplikasi justru mendorong pertumbuhan pengikut yang paling besar, sehingga perlu menggabungkan kemudahan pencarian di dalam aplikasi dengan promosi di luar aplikasi serta ritme konten yang konsisten.

  • Promosikan saluran di berbagai platform: Bagikan tautan undangan dan kode QR saluran Anda di media sosial, website, tanda tangan email, bahkan pada materi cetak seperti brosur atau kemasan produk fisik. Semakin luas promosi, semakin besar peluang pertumbuhan pengikut secara organik.

  • Terapkan aturan 80/20 untuk konten: Prinsip 80/20 berlaku dalam pengelolaan saluran, yaitu 80% konten bersifat edukatif atau informatif, dan hanya 20% yang bersifat promosi komersial. Pengikut akan bertahan lebih lama jika merasa mendapatkan nilai nyata dari setiap pembaruan yang Anda kirimkan.

  • Posting dengan frekuensi optimal: Kirimkan konten 2 hingga 4 kali per minggu. Frekuensi yang terlalu tinggi akan membuat pengikut membisukan saluran, sementara posting kurang dari sekali seminggu bisa membuat algoritma WhatsApp menurunkan prioritas saluran Anda di direktori.

  • Manfaatkan fitur polling secara rutin: Polling memiliki tingkat interaksi tertinggi dibandingkan fitur saluran lainnya. Gunakan untuk riset sederhana seperti preferensi produk, topik yang diminati pengikut, atau umpan balik layanan sebelum mengambil keputusan penting.

  • Variasikan format konten: Jangan hanya mengirim teks saja. Kombinasikan dengan foto berkualitas, video pendek, dokumen, dan tautan. Admin saluran juga bisa merekam video note berdurasi hingga 60 detik untuk menyampaikan pesan yang lebih personal kepada pengikut.

  • Edit pembaruan jika diperlukan: Admin saluran memiliki jendela waktu 30 hari untuk mengedit pesan yang sudah terkirim, meskipun fitur edit ini hanya berlaku untuk pesan berbasis teks, bukan foto, video, atau jenis media lainnya. Pesan yang sudah diedit akan menampilkan label edited di samping waktu pengiriman.

  • Pantau performa melalui analitik bawaan: WhatsApp Channels dilengkapi analitik bawaan yang memudahkan Anda melihat jumlah penayangan dan reaksi untuk memahami pembaruan mana yang benar-benar relevan bagi audiens. Data ini sangat berguna untuk menyusun strategi konten ke depan.

  • Tambahkan multi-admin untuk efisiensi: Setiap saluran kini bisa dikelola oleh hingga 16 admin sekaligus. Fitur ini sangat membantu tim yang bekerja secara kolaboratif sehingga tidak bergantung pada satu orang saja. Anda bisa mengatur pembagian tugas pengelolaan konten dengan memanfaatkan berbagai alat pendukung termasuk Meta AI.

  • Patuhi pedoman WhatsApp: Hindari konten ilegal, ujaran kebencian, konten seksual, dan aktivitas penipuan. WhatsApp akan mengambil tindakan tegas terhadap pelanggaran, mulai dari menghapus konten hingga menangguhkan saluran secara permanen. Konten yang melanggar hak kekayaan intelektual juga bisa berujung pada penghapusan saluran.

  • Arahkan pengikut ke percakapan: Ingat bahwa saluran merupakan alat penyiar informasi satu arah, bukan instrumen penjualan langsung. Sertakan selalu jalur menuju percakapan, misalnya tautan ke akun WhatsApp Business Anda atau halaman website, agar pengikut yang tertarik bisa langsung berinteraksi lebih lanjut.

  • Perhatikan batas penyimpanan konten: Saluran WhatsApp tidak menyediakan fitur monetisasi seperti iklan atau langganan berbayar. Selain itu, semua konten yang dibagikan hanya tersimpan selama 30 hari sebelum otomatis terhapus. Pengikut bisa menyimpan media ke galeri ponsel mereka jika diperlukan.

Baca juga: Cara Menghasilkan Uang dari HP dengan WhatsApp

Mengacu pada PhoneArena, ketika admin mengedit pesan di saluran, pengikut tidak akan menerima notifikasi bahwa pesan tersebut telah diubah, namun label edited akan muncul di samping timestamp dan terlihat oleh semua orang yang mengunjungi saluran. Fitur ini memberikan fleksibilitas bagi admin untuk memperbaiki kesalahan tanpa mengganggu pengikut dengan pemberitahuan berulang.

Baca juga: Cara Menghilangkan Saluran di WhatsApp jika Tidak Diperlukan

5. Pertanyaan dan Jawaban Seputar Saluran WhatsApp

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Saluran WhatsApp (c) Ilustrasi AI

Apakah semua pengguna WhatsApp bisa membuat saluran?

Ya, untuk membuat saluran, pengguna harus memiliki akun WhatsApp dan memastikan aplikasinya sudah diperbarui ke versi terbaru. Fitur ini tersedia untuk pengguna WhatsApp biasa maupun WhatsApp Business. Saluran bisa dibuat melalui perangkat Android, iPhone, maupun desktop tanpa biaya apa pun.

Apa perbedaan utama antara saluran, grup, dan siaran di WhatsApp?

Saluran WhatsApp bersifat komunikasi satu arah di mana hanya admin yang bisa mengirim konten, sedangkan grup memungkinkan semua anggota berdiskusi dan siaran (broadcast) mengirim pesan personal ke banyak kontak. Saluran bisa menampung pengikut tanpa batas dan menjaga privasi nomor telepon semua pihak, sementara grup maksimal sekitar seribu anggota dan daftar siaran dibatasi 256 kontak per daftar.

Bagaimana cara meningkatkan jumlah pengikut saluran WhatsApp?

Kunci utama menambah pengikut adalah membagikan tautan dan kode QR saluran di berbagai platform secara konsisten, termasuk media sosial, email, dan status WhatsApp. Selain itu, sediakan konten yang bermanfaat secara rutin agar pengikut merasa mendapatkan nilai dan terdorong membagikan saluran Anda ke kontak mereka. Saluran yang aktif dan relevan juga akan muncul di direktori pencarian WhatsApp sehingga bisa ditemukan pengguna baru secara organik.

Baca juga: Cara Menyembunyikan Kontak di WA untuk Menjaga Privasi

Saluran WhatsApp terus berkembang menjadi alat komunikasi yang semakin relevan di era digital. Dengan langkah-langkah pembuatan yang sederhana dan fitur pengelolaan yang terus bertambah, siapa pun kini bisa menjangkau audiens dalam skala besar langsung dari aplikasi pesan yang sudah digunakan sehari-hari. Kunci keberhasilan terletak pada konsistensi konten, pemahaman terhadap kebutuhan pengikut, serta pemanfaatan fitur bawaan seperti polling, video note, dan analitik untuk mengoptimalkan setiap pembaruan yang dikirimkan melalui saluran WhatsApp Anda.

Daftar Referensi

  1. TechCrunch. WhatsApp is Expanding Its Channels Feature Globally. Diakses pada 15 Juni 2026, dari https://techcrunch.com/?p=2598958
  2. Business Standard. WhatsApp Channels Cross 500 Million Monthly Active Users Mark: Zuckerberg. Diakses pada 15 Juni 2026, dari https://www.business-standard.com/companies/news/whatsapp-channels-cross-500-million-monthly-active-users-mark-zuckerberg-123111501345_1.html
  3. Infobip. WhatsApp Channels for Business: How to Use Them. Diakses pada 15 Juni 2026, dari https://www.infobip.com/blog/how-to-use-whatsapp-channels-for-your-business
  4. PhoneArena. WhatsApp Lets You Edit Text-Only Messages in Channels. Diakses pada 15 Juni 2026, dari https://www.phonearena.com/news/whatsapp-edit-text-only-messages-in-channels_id152093
  5. WhatsApp Help Center. How to Delete Channel Updates. Diakses pada 15 Juni 2026, dari https://faq.whatsapp.com/251090924134584/

(kpl/fed)

Rekomendasi

Trending