Cara Membuat Tempat Makeup dari Barang Bekas yang Mudah dan Estetik

Cara Membuat Tempat Makeup dari Barang Bekas yang Mudah dan Estetik
Cara membuat tempat makeup dari barang bekas (h)

Kapanlagi.com - Cara membuat tempat makeup dari barang bekas sebenarnya mudah dan bisa dikerjakan di rumah. Kardus, botol plastik, kaleng, atau toples kaca yang tak terpakai tinggal diubah menjadi wadah penyimpanan.

Modalnya hanya alat sederhana seperti gunting, lem, dan cat untuk mempercantik hasilnya. Dengan sedikit kreativitas, sampah rumah tangga bisa disulap menjadi organizer rapi lewat cara membuat tempat makeup dari barang bekas yang nyaris tanpa biaya.

Tren upcycling atau mengolah kembali barang tak terpakai makin digemari karena ramah lingkungan sekaligus hemat. Banyak ide kerajinan dari barang bekas yang kini populer, mulai dari organizer meja rias hingga dekorasi kamar.

1. Menyiapkan Alat, Bahan, dan Memilah Koleksi Makeup

Langkah awal dalam cara membuat tempat makeup dari barang bekas adalah menyiapkan bahan dan alat, lalu memilah dulu koleksi riasan yang dimiliki. Dengan begitu, ukuran dan jumlah sekat pada wadah bisa disesuaikan dengan kebutuhan.

Memilah barang sebelum menata adalah prinsip penting dalam dunia organizing. Jennifer Q. Williams, pendiri Saint Louis Closet Co., dikutip dari Homes and Gardens, menyatakan, "Pengorganisasian bukan sekadar soal kerapian, melainkan soal niat."

  1. Kumpulkan barang bekas: Sisihkan kardus tebal, botol plastik, kaleng susu, toples kaca, serta tutup botol yang masih layak pakai dari sudut rumah.

  2. Siapkan alat dasar: Sediakan gunting atau cutter, penggaris, lem tembak atau lem putih, cat akrilik, dan kuas untuk merapikan sekaligus menghias.

  3. Pilah koleksi makeup: Keluarkan semua riasan, buang yang kedaluwarsa, dan sisihkan produk yang jarang dipakai agar wadah tidak penuh barang tak terpakai.

  4. Kelompokkan berdasarkan jenis: Pisahkan lipstik, kuas, pensil alis, skincare, dan palet supaya mudah menentukan jumlah kompartemen.

  5. Ukur ruang meja rias: Sesuaikan dimensi wadah dengan luas meja agar tempat makeup tidak memakan terlalu banyak tempat.

Baca juga: Panduan Lengkap DIY dari Barang Bekas untuk Pemula

2. Cara Membuat Tempat Makeup dari Kardus Bekas

Kardus bekas kemasan adalah bahan paling mudah untuk memulai cara membuat tempat makeup dari barang bekas. Materialnya ringan, gampang dipotong, dan bisa dibentuk menjadi laci bersekat maupun organizer berdiri.

Agar hasilnya kokoh, pilih kardus bergelombang (corrugated) berketebalan minimal 3 mm. Menempelkan dua hingga tiga lapis kardus menjadi satu akan membuat struktur lebih kuat menahan beban botol kosmetik, teknik yang juga dipakai saat membuat rak buku dari kardus.

  1. Potong pola kardus: Gunakan penggaris dan cutter untuk memotong kardus menjadi alas, dinding, dan sekat sesuai ukuran yang sudah ditentukan.

  2. Rekatkan berlapis: Tempelkan dua sampai tiga lapis kardus pada dinding dan alas agar wadah kuat serta tidak mudah melengkung.

  3. Rakit kerangka: Satukan sisi-sisi kardus dengan lem tembak hingga membentuk kotak atau laci untuk memisahkan lipstik, kuas, dan skincare.

  4. Tambahkan sekat: Selipkan potongan kardus sebagai pembatas antar-kompartemen supaya setiap produk punya tempatnya sendiri.

  5. Lapisi permukaan: Bungkus bagian luar dan dalam dengan kertas kado, wallpaper sticker, atau kain sisa agar tak lagi menyerupai kemasan bekas.

  6. Finishing: Biarkan lem benar-benar kering sebelum menata makeup ke dalamnya.

Teknik serupa bisa dikembangkan untuk mengubah kardus bekas menjadi tempat penyimpanan lain, bahkan menjadi hiasan dinding dari kardus bekas yang mempercantik kamar.

3. Cara Membuat Tempat Makeup dari Botol dan Kaleng Bekas

Botol plastik dan kaleng bekas bisa menjadi pilihan praktis saat mempraktikkan cara membuat tempat makeup dari barang bekas. Keduanya cocok dijadikan wadah berdiri untuk kuas, pensil alis, maupun maskara.

Untuk bahan plastik, jenis PET dan HDPE paling ideal karena mudah dibentuk dan permukaannya menerima cat dengan baik. Haluskan setiap tepi potongan dengan amplas, dan hindari melelehkan plastik dengan api karena menghasilkan asap beracun.

  1. Bersihkan wadah: Cuci botol atau kaleng, lepaskan label dan sisa lem, lalu keringkan sepenuhnya.

  2. Potong botol: Potong botol plastik pada ketinggian yang diinginkan untuk wadah kuas, sisakan bagian bawah yang lebih tinggi.

  3. Amplas tepinya: Haluskan bibir potongan botol maupun tepi atas kaleng agar aman dan tidak melukai tangan.

  4. Cat dan hias: Lapisi permukaan dengan cat akrilik tipis-tipis, beri jeda pengeringan antar lapisan, lalu tambahkan tali rami atau pita.

  5. Gabungkan beberapa wadah: Satukan tiga sampai lima kaleng seukuran dengan lem menjadi satu set organizer kuas yang kompak.

  6. Manfaatkan tutup botol: Tempelkan tutup botol berderet sebagai tempat mungil untuk cincin, anting, atau produk berukuran kecil.

Kaleng susu bekas memang sering diubah menjadi tempat penyimpanan alat tulis atau kuas makeup. Untuk variasi lain, simak ide kerajinan tangan dari botol bekas, kumpulan DIY botol bekas, hingga pot bunga dari botol bekas.

4. Cara Membuat Tempat Makeup dari Toples dan Gelas Kaca Bekas

Toples selai, gelas, atau jar lilin bekas bisa tampil elegan sebagai tempat kuas. Memakai wadah kaca termasuk salah satu cara membuat tempat makeup dari barang bekas yang hasilnya terlihat minimalis dan modern.

Mengisi toples dengan manik-manik bening, kerikil hias, atau pasir akan membantu kuas berdiri tegak dan tertata. Jar bekas lilin aromaterapi pun bisa dipakai ulang setelah sisa lilinnya dibersihkan sampai habis.

  1. Bersihkan toples: Rendam toples dengan air hangat, lepaskan label, dan bersihkan sisa lem hingga permukaan kaca bening kembali.

  2. Keringkan menyeluruh: Pastikan bagian dalam benar-benar kering agar manik atau pasir tidak lembap.

  3. Isi bahan penyangga: Tuang manik kaca, marmer kecil, atau kerikil dekoratif hingga sekitar sepertiga tinggi toples.

  4. Tata kuas dan produk: Tancapkan kuas makeup atau pensil agar berdiri rapi dan mudah diambil.

  5. Beri sentuhan akhir: Tambahkan pita, label, atau cat pada bagian luar kaca jika ingin tampilan lebih personal.

Toples bening juga serbaguna untuk dekorasi lain, misalnya menjadi lampu hias dalam proyek hiasan kamar estetik bermodal kecil.

5. Tips Menghias dan Merawat Tempat Makeup agar Awet

Agar hasil cara membuat tempat makeup dari barang bekas tahan lama dan enak dipandang, perhatikan tahap menghias serta perawatannya. Sentuhan dekorasi yang rapi membuat wadah murah terlihat seperti produk mahal.

Soal menata, penyimpanan yang baik pada dasarnya menciptakan "rumah" bagi setiap benda. Geralin Thomas dalam buku Decluttering Your Home menuliskan, "Penyimpanan yang tepat adalah soal menciptakan rumah bagi sebuah benda sehingga hanya perlu usaha minimal untuk menemukan dan menyimpannya kembali."

  1. Pilih warna senada: Gunakan satu palet warna, misalnya putih, krem, atau sage green, agar seluruh wadah tampak seragam dan estetik.

  2. Terapkan teknik decoupage: Tempelkan potongan kertas motif atau serbet dekoratif memakai lem, lalu lapisi tipis agar menempel rapi.

  3. Beri label: Tandai tiap kompartemen agar setiap produk gampang ditemukan dan dikembalikan ke tempatnya.

  4. Gunakan perekat kuat: Untuk sambungan yang menahan beban, andalkan lem tembak supaya wadah tidak mudah lepas.

  5. Jauhkan dari lembap: Simpan wadah kardus di tempat kering supaya tidak berjamur, terutama di iklim tropis.

  6. Bersihkan berkala: Lap debu dan sisa bedak secara rutin agar organizer tetap higienis.

Merawat tempat makeup juga berarti rutin menyortir isinya. Marie Kondo dalam bukunya, The Life-Changing Magic of Tidying Up, menuliskan, "Saya belum pernah menemui rumah yang kekurangan ruang penyimpanan; masalah sebenarnya adalah kita punya jauh lebih banyak barang daripada yang kita butuhkan atau inginkan."

Penempatan yang pas juga memengaruhi kerapian ruangan. Pelajari trik menata furniture agar kamar terlihat luas, serta ragam ide DIY barang bekas untuk kamar dan inspirasi DIY barang bekas aesthetic.

6. Manfaat Membuat Tempat Makeup dari Barang Bekas

Selain merapikan meja rias, membuat tempat makeup dari barang bekas memberi banyak keuntungan lain. Berikut sejumlah manfaat yang bisa dirasakan.

Aktivitas ini terbuka untuk semua kalangan. Max McMurdo, desainer sekaligus praktisi upcycling, dalam bukunya, Upcycling, menuliskan, "Hal favorit saya soal upcycling adalah siapa pun bisa melakukannya: muda, tua, kaya, miskin, pemula, maupun ahli."

  • Hemat biaya: Bahan utamanya nyaris gratis karena memanfaatkan kemasan yang sudah ada di rumah.

  • Ramah lingkungan: Mengubah sampah kardus dan plastik menjadi wadah fungsional ikut mengurangi limbah rumah tangga.

  • Bisa dipersonalisasi: Ukuran, warna, dan jumlah sekat dapat disesuaikan sepenuhnya dengan koleksi makeup.

  • Melatih kreativitas: Proses mendesain wadah mengasah kemampuan memecahkan masalah dan berpikir kreatif.

  • Menyehatkan mental: Kegiatan kreatif memberi rasa pencapaian sekaligus membantu meredakan stres.

  • Berpeluang jadi cuan: Jika ditekuni, organizer buatan tangan bisa dipasarkan di marketplace.

Manfaat untuk kesehatan mental bukan sekadar klaim. Berdasarkan studi yang dimuat Frontiers in Public Health, kegiatan kreatif seperti menjahit atau melukis berpengaruh pada kesejahteraan dan kebahagiaan sebesar pengaruh faktor seperti usia dan kesehatan. Psikolog kognitif Helen Keyes dari Anglia Ruskin University, dikutip dari Forbes, menyatakan, "Membuat kerajinan dan aktivitas artistik lainnya menunjukkan efek yang berarti dalam memprediksi perasaan seseorang bahwa hidupnya berharga, dan dampaknya bahkan lebih besar daripada memiliki pekerjaan."

Jika tertarik menekuninya lebih serius, kamu bisa menjadikannya hobi DIY barang bekas yang produktif. Eksplorasi pula cara menyulap barang bekas jadi dekorasi aesthetic, membuat celengan dari barang bekas, kumpulan ide DIY dari barang bekas, serta aneka proyek DIY barang bekas untuk kamar.

7. Pertanyaan dan Jawaban Seputar Tempat Makeup dari Barang Bekas

Barang bekas apa saja yang bisa dijadikan tempat makeup?

Hampir semua kemasan rumah tangga bisa dimanfaatkan, seperti kardus paket, botol plastik, kaleng susu, toples kaca, gelas bekas, hingga tutup botol. Pilih bahan yang bersih, cukup kokoh, dan mudah dibentuk sesuai kebutuhan.

Bagaimana cara membuat tempat makeup dari kardus agar kuat?

Gunakan kardus bergelombang yang tebal, lalu tempelkan dua hingga tiga lapis menjadi satu agar strukturnya kokoh. Rekatkan sambungan dengan lem tembak dan lapisi permukaannya dengan kertas atau kain supaya lebih awet sekaligus rapi.

Apakah tempat makeup dari barang bekas bisa tahan lama?

Bisa, asalkan bahan dipilih tepat dan finishing dikerjakan rapi. Simpan wadah di tempat kering, gunakan cat yang tahan air setelah mengering, dan bersihkan secara berkala agar tidak mudah rusak atau berjamur.

Dengan bahan seadanya dan sedikit ketekunan, meja rias yang rapi bukan lagi hal mahal. Mulailah dari satu wadah sederhana, lalu kembangkan sesuai selera dan kebutuhan koleksi riasanmu.

Daftar Referensi

  1. Frontiers in Public Health. Arts and crafts improves your mental health as much as having a job, scientists find. Diakses pada 6 Oktober 2026, dari https://www.frontiersin.org/news/2024/08/16/arts-and-crafts-improves-mental-health-frontiers-public-health
  2. Forbes. Arts And Crafts Improves Mental Health, Finds New Study. Diakses pada 6 Oktober 2026, dari https://www.forbes.com/sites/evaamsen/2024/08/16/arts-and-crafts-improves-mental-health-finds-new-study/
  3. Homes and Gardens. 7 transformative quotes to remember when decluttering. Diakses pada 6 Oktober 2026, dari https://www.homesandgardens.com/solved/transformative-quotes-for-decluttering

(kpl/rsp)

Rekomendasi

Trending