Free Fire
Synopsis
Film Free Fire membawa kita ke Boston tahun 1978, tepatnya di sebuah gudang tua pada malam yang dingin. Awalnya ini cuma transaksi jual beli senjata antara dua kelompok kriminal. Tapi yang harusnya jadi deal cepat dan beres, malah berubah jadi perang tembak-tembakan brutal.
Ceritanya dimulai saat Stevo dan Bernie dalam perjalanan menemui anggota IRA, Chris dan Frank. Di mobil, Stevo cerita kalau sehari sebelumnya dia dihajar habis-habisan oleh sepupu seorang perempuan yang pernah ia sakiti. Sesampainya di lokasi, mereka bertemu Justine sebagai perantara dan Ord yang mengantar masuk ke gudang.
Di dalam, sudah ada Vernon, si bandar senjata, bersama anak buahnya Martin, Harry, dan Gordon. Transaksi tetap berjalan meski suasana tegang, apalagi senapan yang dibawa Vernon ternyata tidak sesuai pesanan. Uang dalam koper sudah diserahkan, senjata diturunkan dari van, semuanya tampak hampir selesai.
Masalah mulai meledak ketika Stevo sadar bahwa Harry adalah orang yang memukulinya kemarin. Stevo menolak mendekat, bikin Frank kesal. Harry akhirnya sadar dan emosi. Stevo sempat pura-pura minta maaf, tapi malah memprovokasi dengan membanggakan perbuatannya pada sepupu Harry. Harry yang murka langsung menembak bahu Stevo.
Dan boom. Gudang berubah jadi arena baku tembak total. Kedua kelompok saling tembak tanpa ampun. Martin yang memegang koper uang tertembak di kepala dan tumbang, koper berisi uang pun tergeletak begitu saja. Vernon mencoba menyuruh anak buahnya mengambil koper itu di tengah hujan peluru.
Bernie ditembak dari belakang oleh Vernon saat mencoba kabur dan tewas tak lama kemudian. Situasi makin kacau ketika dua penembak bayaran muncul dan ikut menembaki semua orang. Salah satunya, Jimmy, tewas. Yang satunya lagi dikenali sebagai Howie. Ia mengaku dibayar untuk membunuh semua orang dan mengambil uangnya. Tapi sebelum sempat membocorkan siapa dalangnya, ia lebih dulu ditembak mati oleh kelompok Chris.
Chris yang berusaha melindungi Justine meminta agar ia dilepaskan. Tapi Gordon malah merayap mengejarnya dengan niat membunuh. Tembak-menembak terus berlanjut tanpa jeda.
Tiba-tiba telepon di salah satu kantor gudang berdering. Chris sadar itu bisa jadi kesempatan minta bantuan. Ia menyuruh Frank yang sudah terluka menuju kantor, tapi Vernon yang juga terluka mengejarnya. Sementara itu, Gordon mengejar Justine sampai ke pintu gudang, namun Justine berhasil menembaknya lebih dulu.
Di tengah kekacauan terakhir, Frank membakar Vernon dengan api, tapi Vernon yang sudah sekarat masih sempat membunuh Frank sebelum ia mencapai telepon. Gudang itu benar-benar jadi medan perang yang absurd, penuh pengkhianatan, ego, dan keserakahan.
Pemeran
Jadwal Film
Ek Din
The Bell: Panggilan Untuk Mati
Mortal Kombat II
Fuze
Tears of the Azure Sea
Ek Din
The Devil Wears Prada 2
Michael (2026)
Dilan ITB 1997
The Drama
Para Perasuk
Kupilih Jalur Langit
Ikatan Darah
Dalam Sujudku
The Magic Faraway Tree
Project Hail Mary
Tiba Tiba Setan
Warung Pocong
Ghost in the Cell
Ready or Not 2: Here I Come
Lee Cronin's The Mummy
Ayah, Ini Arahnya ke Mana, Ya?
They Will Kill You
Yohanna
Tumbal Proyek
13 Mei 2026
Semua Akan Baik-Baik Saja
13 Mei 2026
Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan
13 Mei 2026
Top Gun : Maverick ( re-release )
13 Mei 2026
In the Grey
15 Mei 2026
Pati Patni Aur Woh Do
15 Mei 2026
Keluarga Suami Adalah Hama
21 Mei 2026
Gudang Merica
21 Mei 2026
Kamu Harus Mati
21 Mei 2026
Chand Mera Dil
22 Mei 2026
Children of Heaven (2026)
27 Mei 2026
The Furious
29 Mei 2026
Colony (2026)
03 Juni 2026
Nobody Loves Kay
04 Juni 2026
Masters of the Universe (2026)
05 Juni 2026
Air Mata Buaya
07 Juni 2026
Minions & Monsters
30 Juni 2026
402 Rumah Sakit Angker Korea
09 Juli 2026
Badut Gendong
27 Mei 2026
Passenger (2026)
27 Mei 2026
Kucing Hitam
04 Juni 2026
Love Barista (2026)
05 Juni 2026
Dosa
11 Juni 2026
Garuda di Dadaku
11 Juni 2026
Dukun Magang
18 Juni 2026Berita Lainnya
Cerita Aylena Fusil Syuting Adegan Kesurupan di Film '402 RUMAH SAKIT ANGKER KOREA'