Fukushima 50
Action Drama Thriller

Fukushima 50

2021 122 menit TV-PG
Rating 6.1/10
Rating 6.7/10
Sutradara
Setsurô Wakamatsu
Penulis Skenario
Ryûshô Kadota Yoichi Maekawa
Studio
Fukushima 50 Film Partners Just Creative Studio Kadokawa

Film drama bencana Fukushima 50 mengangkat kisah nyata perjuangan para pekerja yang berada di garis depan saat tragedi nuklir Fukushima terjadi pada 11 Maret 2011.

Cerita dimulai ketika Jepang diguncang gempa dahsyat berkekuatan magnitudo 9,1 pada pukul 14.46 waktu setempat. Gempa terbesar dalam sejarah Jepang itu memicu tsunami besar yang menghantam Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Fukushima Daiichi. Akibat terjangan air laut, seluruh sistem listrik pembangkit lumpuh total dan membuat reaktor nuklir kehilangan pendinginannya.

Situasi menjadi sangat berbahaya karena inti reaktor mulai mengalami peleburan. Di tengah ancaman radiasi mematikan, para pekerja yang masih bertahan di lokasi, termasuk Izaki Haruka, terus berjuang mengendalikan kondisi reaktor agar bencana tidak semakin meluas.

Direktur pembangkit, Masao Yoshida, memimpin operasi darurat sambil menghadapi tekanan besar dari kantor pusat perusahaan dan pemerintah Jepang yang belum sepenuhnya memahami kondisi di lapangan. Meski begitu, Yoshida tetap berusaha menyemangati para pekerja yang mempertaruhkan nyawa mereka demi mencegah kehancuran lebih besar.

Di sisi lain, warga sekitar mulai dievakuasi karena situasi semakin kritis. Pemerintah bahkan memperkirakan skenario terburuk di mana radiasi dapat menyebar hingga radius 250 kilometer dan memaksa sekitar 50 juta orang mengungsi, yang berpotensi melumpuhkan wilayah timur Jepang.

Dalam kondisi nyaris tanpa harapan, satu- satunya cara untuk mengurangi tekanan di reaktor adalah melakukan ventilasi manual, tindakan yang belum pernah dilakukan sebelumnya dalam sejarah kecelakaan nuklir dunia. Para pekerja harus masuk langsung ke area reaktor dengan risiko paparan radiasi tinggi demi menyelamatkan jutaan nyawa.

Film ini menampilkan perjuangan heroik para pekerja Fukushima yang tetap bertahan di tengah ancaman kematian, menjadikan mereka simbol keberanian dan pengorbanan dalam salah satu bencana terbesar Jepang modern.

Ken Watanabe Masao Yoshida
Takumi Saitô Dai Takizawa
Mark Chinnery
Tomorô Taguchi Kazuhiko Fukuhara
Masato Hagiwara Kazuo Igawa
Riho Yoshioka Haruka Izaki
Hidetaka Yoshioka Takumi Maeda
Mantarô Koichi Chairman of Japanese Nuclear Safety Commission
Masane Tsukayama Keizo Izaki
Kôichi Satô Toshio Izaki
Justin Leeper News Anchor
Shirô Sano Prime Minister
Yuri Nakamura Kana Maeda
Shôhei Hino Hisao Omori
Yasuko Tomita Tomoko Izaki
Daniel Kahl Johnny