If.... (1968)
Synopsis
If.... membawa kita ke suasana sekolah asrama Inggris di akhir 1960-an dengan kisah pemberontakan siswa melawan sistem yang mengekang. Film ini menampilkan Malcolm McDowell sebagai Mick Travis, Richard Warwick sebagai Wallace, David Wood sebagai Knightly, dan Christine Noonan sebagai gadis kafe yang misterius. Cerita dimulai saat Mick dan teman-temannya kembali setelah liburan musim panas untuk memulai semester baru di sekolah bergengsi, yang ternyata sangat konservatif dan penuh hierarki sosial. Mick, Wallace, dan Knightly adalah siswa non-konformis yang kerap menjadi sasaran "Whips," senior yang diberi wewenang sebagai prefect dan memperlakukan juniornya sebagai pelayan pribadi sekaligus objek seksual.
Kepala sekolah terlihat jauh dari keseharian para siswa, sementara housemaster mereka, Mr. Kemp, mudah dipengaruhi oleh Whips, memberi mereka kebebasan dalam menegakkan disiplin. Beberapa guru digambarkan aneh dan tidak stabil, memperkuat ketidakadilan yang dirasakan para siswa. Mick dan Johnny sering keluar dari sekolah dan mencuri motor dari showroom, lalu pergi ke kafe tempat Mick membayangkan gadis yang bekerja di sana. Sementara itu, Wallace menghabiskan waktu bersama Bobby Philips, siswa yang lebih muda, dan bahkan berbagi tempat tidur dengannya.
Kebosanan dan ketidakadilan membuat Mick, Wallace, dan Knightly semakin berani melawan otoritas. Mereka minum vodka di ruang belajar dan membicarakan bagaimana satu orang bisa "mengubah dunia dengan satu peluru di tempat yang tepat." Insiden brutal berupa cambukan dari Whips memicu aksi nyata mereka. Saat latihan militer Combined Cadet Force, Mick berhasil mendapatkan amunisi hidup, yang kemudian digunakan ketiganya untuk menembaki siswa dan guru, termasuk Kemp dan chaplain sekolah. Ketegangan meningkat, dan mereka menegaskan kekuasaan mereka atas sekolah.
Sebagai hukuman, kepala sekolah memerintahkan ketiganya membersihkan gudang besar di bawah aula utama. Di sana mereka menemukan senjata api lengkap, termasuk senapan otomatis dan mortir. Bersama Philips dan gadis kafe, mereka memutuskan untuk memberontak total. Pada Founders' Day, saat para orang tua hadir, mereka menyalakan api di bawah aula untuk mengusir semua orang, kemudian menembaki dari atap. Kekacauan pun pecah ketika staf, siswa, dan orang tua membuka gudang militer dan menembak balik. Kepala sekolah mencoba menghentikan pertempuran, tapi gadis dari kafe menembaknya di kepala. Film diakhiri dengan close-up wajah Mick yang terus menembak, menegaskan kekacauan dan perlawanan tanpa kompromi mereka.
Pemeran
Jadwal Film
Dhurandhar 2
Tunggu Aku Sukses Nanti
Danur: The Last Chapter
Na Willa
Pelangi Di Mars
Senin Harga Naik
Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa
Number One
Everyday, We
Reminders of Him
Enhypen (Walk the Line Summer Edition)
Setan Alas!
Juara Sejati
Setannya Cuan
Peaky Blinders: The Immortal Man
Good Luck, Have Fun, Don't Die
The Bride
Hoppers
Hamnet
Undercard
Dead Man's Wire
Panda Plan: The Magical Tribe
Titip Bunda di Surga-Mu
The Last Supper
Lift (2026)
Scream 7
Blades of the Guardians
Marty Supreme
How to Make a Killing
Do Deewane Seher Mein
EPiC: Elvis Presley in Concert
Crime 101
Kokuho
Asrama Putri
GOAT
The Super Mario Galaxy Movie
01 April 2026
Aku Harus Mati
02 April 2026
The Hostage's Hero
02 April 2026
Hoppers
03 April 2026
David
03 April 2026
The King's Warden
08 April 2026
Ayah, Ini Arahnya ke Mana, Ya?
09 April 2026
Yohanna
09 April 2026
Ip Man: Kung Fu Legend
10 April 2026
Ghost in the Cell
15 April 2026
Ready or Not 2: Here I Come
15 April 2026
Lee Cronin's The Mummy
15 April 2026
Dalam Sujudku
16 April 2026
The Magic Faraway Tree
17 April 2026
Michael (2026)
22 April 2026
The Drama
22 April 2026
Para Perasuk
23 April 2026
Kupilih Jalur Langit
23 April 2026
Ikatan Darah
30 April 2026
Tumbal Proyek
13 Mei 2026
Children of Heaven (2026)
27 Mei 2026
The Furious
29 Mei 2026
Masters of the Universe (2026)
05 Juni 2026
Avengers: Doomsday
18 Desember 2026Berita Lainnya
Sinopsis Film WRATH OF MAN, Tayang Senin 30 Maret 2026 Pukul 21.00 WIB