'DUNIA MEREKA', Ada Blues Dalam Musik Mereka

KapanLagi.com - Pemain: Adinia Wirasti, Christian Sugiono, Ray Sahetapy, Donny Sunjoyo, Oka Antara, James K, Ira Wibowo, Roweina, Kaharudin Syah

DUNIA MEREKA menceritakan tentang, Filly (Adinia Wirasati), gadis yang pandai memainkan gitar. Bagi dia, gitar adalah sosok pengganti ibunya yang tewas dalam sebuah kecelakaan pesawat terbang. Sedangkan [i]blues[/i] yang memiliki melodi yang miris dan sendu, adalah medium ungkapan perasaan bersalah Filly terhadap kematian sang ibu.

Dengan kepiawaian dan selera musik yang 'berbeda' dari anak muda pada umumnya itulah yang mempertemukan Filly dengan Ivan Bramono (Christian Sugiono), anak seorang konglomerat yang keras kepala dan tidak ingin kalah. Ivan ingin membuktikan bahwa dirinya mampu melakukan yang 'tidak bisa' dilakukan ayahnya, yaitu dengan mendirikan sebuah grup band. Mereka lantas membentuk grup band dengan nama Capung Biru. Selain Ivan dan Filly ada Andi (Donny Sunjoyo) sebagai pemain bass, dan Barbuk (James K) sebagai [i]drummer[/i].

Tapi ternyata, jadi anak band bukanlah perkara yang mudah. Masalah mulai menghinggapi masing-masing personel. Terutama Filly. Selain harus menyembunyikan kegiatan nge-band dari sang ayah (Ray Sahetapy), dia juga harus berbagi waktu dengan sang kekasih Rio (Oka Antara). Sampai ketika Rio yang cemburu menyuruh Filly berhenti main band. Filly diperhadapkan pada pilihan. Rio atau Ivan dan bandnya. Sulit. Sebab selain sebagai pacar, Rio tahu rahasia terdalam dari gadis itu.

Persoalan grup itu tidak berhenti sampai di sana. Ivan sesungguhnya anak seorang konglomerat. Bagi dia band adalah alat untuk membuktikan jati diri di luar bayang-bayang sang ayah. Karena itu, ketika subsidi sang ayah dihentikan, Ivan terpaksa harus mencari cara mendapatkan uang agar band itu tidak berhenti berproduksi. Sukses yang mereka peroleh dari panggung tidak cukup untuk menutupi biaya produksi album.

Selain itu, lama kelamaan hubungan antara Ivan dan Filly tumbuh menjadi sesuatu yang bisa melebihi persahabatan. Namun Ivan mulai melihat keanehan dalam pribadi Filly yang tertutup. Sedikit demi sedikit Ivan mengetahui bahwa keterasingan Filly terhadap dunia sekitarnya adalah pilihan yang disengaja dijalaninya karena perasaan bersalahnya.

Sampai suatu ketika, kesempatan datang dari perusahaan rekaman. Hanya saja syaratnya, band itu harus mengurangi warna [i]blues[/i]. Di sini konflik di antara Filly dan Ivan merebak. Bagi seorang Ivan, logis untuk meraih keuntungan yang besar memang dibutuhkan sedikit pengorbanan. Tapi bagi Filly, menghentikan bermain [i]blues[/i] adalah sebuah pengorbanan idealisme yang tidak akan pernah dilakukan. Apakah perjuangan Capung Biru akan berhenti? Akankah mereka akan berpisah? Bagaimana dengan perasaan antara Ivan dan Filly? Nonton aja langsung...

Kisah drama percintaan dengan bumbu lagu-lagu [i]blues[/i] (digarap Wong Aksan) ini, sangat mudah dicerna dan dinikmati. Apalagi dalam film ini tertangkap pesan bahwa kita harus meyakini apa yang telah kita pilih. Karena keyakinan itu akan memerdekakan kita.

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

(dsb/boo)

Rekomendasi
Trending