INDONESIA

'MUDIK', Repotnya Pulang Kampung

Selasa, 06 September 2011 12:34  | 

Irwansyah


'MUDIK', Repotnya Pulang Kampung
Film MUDIK





KapanLagi.com -
Oleh: Puput Puji Lestari

Pemain: Irwansyah (Gunadi), Wiwid Gunawan (Wulan), Ray Sahetapy (Kuncoro), Melly Zamri (Yustina), Irvan Penyok (Martono), Leroy Osmani (Iskandar), Sonya (Lestari).

Meskipun hanya berlangsung sekitar seminggu sebelum Lebaran, mudik memberi banyak cerita. Kepulangan perantau ke saerah asal juga penuh perjuangan. Banyak hal yang harus dipertimbangkan ketika mudik, apalagi untuk orang yang sudah berkeluarga dan hendak berkeluarga. Realita mudik yang sesungguhnya inilah yang dipotret dalam film MUDIK. Mengambil kehidupan beberapa orang sebagai wakil kesuksesan dan kegagalan perantau, MUDIK menawarkan guyonan satir yang mungkin pernah Anda alami juga dalam kehidupan nyata.

Gunadi (Irwansyah) merasa dirinya kurang beruntung. Selama tiga tahun di Ibu Kota masih juga menganggur. Sementara dia diminta bapaknya, Lebaran ini harus pulang kampung, alias mudik. Sudah tiga tahun, Lestari (Sonya) menunggu segera dinikahi. Orang tua Lestari sudah merestui, mereka juga tidak meminta mas kawin yang banyak cukup perlengkapan shalat. Tapi setelah nikah, mau diberi makan apa Lestari? Begitu pikir Gunadi. Itu sebabnya, ia mati-matian cari duit untuk membiayai pulang mudik dan ongkos kawin.

Tak hanya Gunadi, keluarga Iskandar (Leroy Osmani), pejabat di Kementerian Sarana Publik, pun dipusingkan menjelang mudik Lebaran. Sebagai petinggi di Ibu Kota, Iskandar dianggap warga desa Wonosalam, Yogyakarta, sebagai orang sukses. Iskandar tiap tahun mengadakan open-house. Iskandar juga yang menyediakan kurma 'Tanah Arab', meskipun dibelinya di Tanah Abang. Juga perangkat sholat yang dibagi merata kepada semua warga desa.

Problem juga dihadapi Martono (Irvan Penyok), ia adalah ipar sekaligus teman satu kos Gunadi. Martono sudah diminta istrinya pulang dan menjalani puasa di kampungnya di Wonogiri. Namun Martono menolak, ia kali ini ingin menjalani puasa di Ibu Kota. Banyak rezeki yang tidak boleh dilewatkan. Bukankah istri Martono tengah hamil tua, uang hasil kerja keras sangat berguna untuk membiayai persalinan.

Lain lagi masalah mudik yang dihadapi Kuncoro (Ray Sahetapy) dan Yustina (Melly Zamri). Sudah delapan tahun, Kuncoro selalu mengajak keluarganya mudik ke Jawa Tengah. Padahal, Yustina belum sekalipun menikmati Lebaran hari pertama di kampungnya, Bukit Tinggi. Dua anaknya, juga belum sekalipun sungkeman dengan kakek-nenek mereka di hari pertama Lebaran. Kuncoro begitu dominan.

Gunadi memperoleh titik terang masalahnya setelah ia bekerja sebagai sopir di keluarga Iskandar. Sayang masalah selalu datang. Wulan (Wiwid Gunawan), seorang perempuan yang biasa menjalani kawin kontrak dengan laki-laki Arab, tertarik padanya. Wulan melihat begitu banyak sisi baik Gunadi, ia ditolong saat terusir oleh suami kontraknya. Tapi begitu tahu Gunadi akan menikah dengan Lestari, Wulan sedih dan memilih pergi.

Iskandar akhirnya tahu, Gunadi dianggapnya menyalahgunakan kepercayaannya. Gunadi gunakan mobil untuk pelesir bersama Wulan. Gunadi dipecat dan hanya diberi pesangon dua ratus ribu rupiah. Dengan uang tersebut, Gunadi harus putar otak karena lebaran sudah semakin dekat. (kpl/uji/nat)

Genre:Drama Komedi
Jadwal Tayang:8 September 2011
Sutradara:Muchyar Syamas
Produser:Raam Punjabi
Produksi:Multivision Plus
Durasi:85 Menit

Foto-Foto Adegan Film MUDIK:

MUDIKMUDIK
MUDIKMUDIK
MUDIKMUDIK