INTERNASIONAL

'BABYLON A.D.', Tugas Maut Seorang Serdadu Bayaran

Senin, 08 September 2008 09:00  | 

Vin Diesel







KapanLagi.com - Pemain: Vin Diesel, Michelle Yeoh, Mélanie Thierry

Dikisahkan bahwa Hugo Cornelius Toorop (Vin Diesel) adalah seorang mantan serdadu yang akhirnya mencari nafkah sebagai tentara bayaran. Kemampuan Toorop yang berada di atas rata-rata membuatnya sering disewa dalam tugas-tugas beresiko tinggi.

Dan tugas Toorop kali ini adalah tugas sederhana. Ia diminta mengawal seorang gadis bernama Aurora (Mélanie Thierry) dari Rusia menuju New York. Aurora tak sendiri, ia mengajak seorang pendeta wanita bernama Rebecca (Michelle Yeoh). Namun tugas mudah ini jadi rumit saat Toorop menyadari bahwa Aurora bukanlah wanita seperti yang ia kira.

Dalam tubuh Aurora telah dimasukkan sebuah organisme yang menjadi incaran semua orang. Kini, Toorop harus mati-matian melindungi Aurora dan mengantarnya dengan selamat sampai ke New York. Ikatan yang terjalin selama dalam perjalanan membuat Toorop tak bisa begitu saja berpaling dan pergi meskipun bahaya yang ia hadapi tak lagi sebanding dengan bayaran yang ia terima.

Film fiksi ilmiah yang diadaptasi dari novel Perancis karya Maurice Georges Dantec ini mengambil setting di masa yang akan datang di mana bumi telah menjadi kacau balau dan dikuasai oleh orang-orang yang tak segan-segan membunuh demi kekuasaan.

Film dengan tema serupa memang bukan barang baru. Beberapa film yang bertema fiksi ilmiah juga mengusung jalan cerita yang tak jauh berbeda. Tak ada kejutan atau ide cerita baru dalam film ini.

Yang lebih memperburuk, jalan cerita begitu mudah ditebak sehingga ketegangan sepenuhnya bertumpu pada adegan laga yang disuguhkan. Tak ada acara menebak-nebak akhir cerita yang kadang justru menjadi obat ampuh untuk membuat penonton tak berpaling.

Dari sisi akting pun penampilan Vin Diesel dan Michele Yeoh tak bisa dibilang cemerlang. Dialog yang terjadi juga tak terlalu meyakinkan dan ada kesan dibuat-buat. Jalinan emosi yang seharusnya terbentuk antara Toorop, Rebecca dan Aurora juga terasa sedikit hambar.

Pemotongan antara adegan pun terasa malah mengganggu kesatuan ide cerita dan membuat karakter jadi semakin kabur. Koreografi laga pun masih jauh dari sempurna. Akibatnya film ini berkesan seperti film yang belum sepenuhnya selesai digarap.

Namun meskipun film ini tak banyak mengusung sesuatu yang baru, toh nyatanya performa film ini di deretan film box office lumayan memuaskan. Sampai saat ini film ini sudah berhasil mengumpulkan uang sebesar US$9.700.000 sejak diluncurkan 29 Agustus kemarin. (kpl/roc)