INTERNASIONAL

[REVIEW] 'PAY THE GHOST'

Bayar Si Hantu, Menguak Tradisi Seram Halloween Masyarakat Celtic
Senin, 21 Desember 2015 20:52  | 

Nicolas Cage


Bayar Si Hantu, Menguak Tradisi Seram Halloween Masyarakat Celtic
PAY THE GHOST/ŠRLJ Entertainment




KapanLagi.com - Halloween atau All Hallow's Eve, adalah salah satu tradisi yang dirayakan di Amerika Serikat setiap minggu terakhir di bulan Oktober. Perayaan ini pada awalnya dirayakan sebagai bentuk peringatan terhadap para orang suci, seperti Santo dan Martir, yang telah wafat. Oleh karena itu, orang-orang yang merayakan hari tersebut mengenakan pakaian seram yang mengingatkan mereka akan kematian, mirip seperti Day of The Dead di Meksiko.

Film PAY THE GHOST, mencoba menggali lebih dalam sejarah Halloween yang tak banyak diketahui orang. Dibintangi oleh Nicolas Cage sebagai Profesor Mike Cole dan Sarah Wayne-Callis sebagai istri Mike bernama , film arahan Uli Edel ini menceritakan hilangnya putra Mike dan Kristen, Charlie, di malam perayaan Halloween.

Hilangnya Charlie berawal saat ia mengajak ayahnya melihat acara pesta Halloween di dekat rumahnya. Charlie yang mengenakan kostum bajak laut, tiba-tiba lepas dari pegangan sang ayah saat membeli es krim. Mirisnya, setelah satu tahun berlalu, pihak kepolisian dan keluarga tak dapat menemukan di mana keberadaan Charlie.

Kejadian ini membuat hubungan Mike dan Kristen retak. Mike pun terpaksa pindah ke sebuah flat, berpisah dari istri tercinta yang tak bisa menerima kepergian Charlie dan terus menyalahkan Mike.

Mike tak pernah lelah mencari tahu keberadaan sang putra. Hingga suatu hari ia menemukan clue bahwa Charlie menghilang setelah mengalami mimpi buruk, seolah ada yang mengintainya di luar jendela kamar. Charlie sempat mengatakan, "Dad, can't we pay the ghost?", dan kemudian menghilang.

Setelah mengumpulkan beberapa bukti yang bakal bikin bulu kudukmu merinding dan berteriak karena kaget bercampur ketakutan, Mike pun semakin yakin bahwa Charlie dan anak-anak lainnya yang hilang di malam Halloween punya kesamaan, yaitu diculik oleh hantu. Siapa?

Akankah Nicolas Cage mampu menemukan putranya?/ŠRLJ EntertainmentAkankah Nicolas Cage mampu menemukan putranya?/ŠRLJ Entertainment

Lewat pertanda yang diperlihatkan pada tangan Kristen saat kesurupan, diperoleh informasi bahwa bekas sayatan itu adalah sebuah lambang dari tradisi Celtic. Petunjuk selanjutnya mengarah pada tradisi Halloween yang dirayakan oleh sekelompok kecil masyarakat keturunan Celtic di New York. Mereka mewajibkan anak-anak membayar hantu (pay the ghost) dengan membakar sebuah boneka kayu agar mereka tak jadi sasaran penculikannya.

Mike pun mengumpulkan satu persatu pertanda dan berusaha untuk menyelamatkan Charlie dengan masuk ke portal yang menghubungkannya dengan dunia lain. Akankah ia selamat ketika sang hantu mengamuk tak terima sanderanya lepas?

PAY THE GHOST cukup menarik untuk disimak. Meski sebenarnya ceritanya adalah gabungan dari INSIDIOUS dan MAMA. Sayangnya, performa Nicolas Cage dalam film horor supernatural ini bukanlah yang terbaik.

Penampilannya sangat flat, sehingga kita hanya dibuat kaget oleh hantu yang tiba-tiba muncul dibarengi dengan backsound ngeri dan mengagetkan. Tidak ada engagement spesial yang dibangun sang aktor lewat jalan cerita yang terkesan menempel dan terburu-buru.

Satu-satunya hal yang asyik adalah menguak sejarah unik di balik perayaan Halloween yang kini identik dengan costume party dan games trick or treat. Tapi, untuk teman menikmati liburan di rumah saja, PAY THE GHOST bakal jadi tontonan yang menyenangkan, khususnya bagi kalian yang suka film horor. Berani nonton sendirian?

Jangan Lewatkan

Kisah Snoopy & Charlie Brown Bangkitkan Nostalgia
Tuhan Ciptakan Manusia, Manusia Ciptakan Keabadian
Perjuangan Bertahan Hidup Pasca Serangan Paus Raksasa
Kriminalitas Dibalut Olahraga Ekstrem Untuk Kesempurnaan
Tentang Cinta yang Tak Lagi Sama

(kpl/tch)