'MILLION DOLLAR BABY' Perjuangan untuk Meraih Sebuah Impian
KapanLagi.com - Setelah mendapatkan sambutan hangat dibeberapa ajang penghargaan film MILLION DOLLAR BABY, akhirnya meraih kemenangan di perhelatan Oscar dengan menyabet tiga kategori : Film Terbaik, Sutradara Terbaik untuk Clint Eastwood, Aktris Terbaik untuk (Hillary Swank dan Pemeran Pembantu Terbaik untuk Morgan Freeman. Kerjasama antara penulis naskah Paul Haggis dengan arahan Clint Easwood didukung pemain yang berperan prima MILLION DOLLAR BABY benar-benar merupakan sebuah karya agung, murni, sederhana, dalam dan menyentuh.
Film drama yang berkisah tentang seorang pelatih tinju yang bernama Frankie Dunn (Clint Eastwood) dengan seorang petinju asuhannya yang ternyata seorang wanita. Setelah perpisahan dari putrinya yang menyisakan luka di hati, Frankie tidak ingin memiliki hubungan dekat dengan siapapun. Tetapi ketika suatu hari dia bertemu dengan Maggie Fitzgerald (Hilary Swank) yang datang ke sasana tinjunya. Frankie menolak keinginan Maggie untuk menjadi petinju wanita.
Maggie yang berasal dari sebuah desa di Missouri Selatan, telah menjadi pelayan restoran sejak usia 13 tahun. Ia telah bosan dengan kemiskinan dan melihat tinju adalah jalan untuk meninggalkan hidupnya yang muram. Frankie menolak Maggie karena tidak ingin bertanggungjawab atas hidup orang lain apalagi seorang wanita. Tetapi asisten Frankie di sasana tinju tersebut, Scrap (Morgan Freeman) berpikir sebaliknya. Scrap, yang adalah mantan petinju yang dulu dilatih Frankie, merasa tersentuh dengan tekat Maggie dan berpikir gadis ini harus mendapat kesempatan.
Advertisement
Dengan bujukan Scrap yang tak kenal menyerah, akhirnya Frankie menyetujui menjadi pelatih Maggie dan karena memang wanita muda ini berbakat serta memiliki kekuatan besar namun masih mentah dan belum fokus. Hari demi hari, Frankie dan Maggie ternyata menemukan bahwa mereka punya banyak kesamaan. Bahkan Frankie mulai melihat Maggie tidak hanya sekadar petinju asuhannya melainkan juga seperti putrinya sendiri. Namun mereka akan menghadapi perjuangan berat yang akan menuntut kesungguhan hati dan keberanian yang lebih besar dari mereka ketahui. (*)
(Menyusuri jejak Indonesiadi Balik Produksi Drama Korea.)
(kpl/*)
Advertisement



































