INTERNASIONAL

[Review] 'SILENT HILL: REVELATION', Perjalanan Kembali Ke Bukit Sunyi

Sabtu, 08 Desember 2012 02:05  | 

Michael J Bassett


[Review] 'SILENT HILL: REVELATION', Perjalanan Kembali Ke Bukit Sunyi
Impawards




KapanLagi.com - Oleh: Adi Abbas Nugroho

Kebanyakan film yang diadaptasi dari video game tak pernah hadir secara memuaskan. Sebut saja DOUBLE DRAGON, HOUSE OF THE DEAD atau ALONE IN THE DARK yang bahkan budgetnya enggan kembali. Lalu apakah yang dilakukan oleh Michael J Bassett lewat SILENT HILL: REVELATION hasilnya memuaskan? Atau, err... Sama saja?

Sorry to say but yes, sekuel dari film yang prekuelnya rilis 6 tahun lalu ini hanya menambah daftar panjang adaptasi game gagal. Oke, sangat menghargai usaha Bassett, selaku sutradara dan penulis skenario, dalam memutar otak agar sekuel ini bisa lahir. Tapi sayang, secara kualitas survival game yang lahir dari Konami tersebut begitu memuakkan.

Fine, dari segi cerita memang cukup menjawab ending film pertama yang ganjil. Tapi hanya itu, selebihnya terlalu banyak momen bodoh yang hadir. Terlebih betapa mudah film ini membuat karakter yang kostumnya sudah ribet, terlihat seperti idiot.

Seolah belum cukup, visual efek dalam film ini juga sangat kasar. Bahkan mirip dengan visual efek film televisi antah berantah dengan naga-naga terbang itu (ups!).

Bagi penggemar game-nya, silahkan bersenang-senang. Karena kalian (mungkin) akan terpuaskan dengan ceritanya yang tipis dan berantakan namun memiliki momen-momen khas dalam game-nya. Jika tidak, sebaiknya lupakan. Sekian.

(kpl/abs)