INTERNASIONAL

[REVIEW] 'SUICIDE SQUAD'

'SUICIDE SQUAD': Pasukan Bandit Berani Mati Penuh Cinta Dari DC
Jum'at, 12 Agustus 2016 16:52  | 

Will Smith


'SUICIDE SQUAD': Pasukan Bandit Berani Mati Penuh Cinta Dari DC
Suicide Squad/©DC Entertainment




KapanLagi.com - [SPOILER ALERTS]

By: Tita Chamberlin

Supervillain save the world? Yas, itulah ide yang dikembangkan sutradara David Ayer dari komik DC dalam film supervillain-action berjudul SUICIDE SQUAD yang mulai tayang di seluruh dunia pada 5 Agustus 2016 lalu. Film ini cukup prestisius karena dibintangi oleh sederet nama tenar di jagad perfilman Hollywood.

Tak kalah dengan THE AVENGERS-nya Marvel yang juga bertabur bintang, SUICIDE SQUAD dibintangi Will Smith (Deadshot), Cara Delevingne (Enchantress/June Moon), Adam Beach (Slipknot), Jai Courtney (Boomerang), Margot Robbie (Harley Quinn), Joel Kinnaman (Rick Flag), Jay Hernandez (El Diablo), Karen Fukuhara (Katana), Scott Eastwood (GQ Edward), Viola Davis (Amanda Waller), Jared Leto (The Joker) dan Adewale Agbaje (Killer Croc). Hampir semuanya berperan sebagai seorang bad guys dan bad girls yang dikurung dalam penjara maximum security, Belle Reve.

Ceritanya berangkat dari kevakuman seorang superhero dari dunia. Khawatir akan kemampuan terbatas seorang superhumans, Amanda Waller, salah satu agen pemerintah AS, mempunyai ide untuk membentuk sekelompok pelindung bumi yang dinamakan Task Force X, di bawah pimpinan Kolonel Rick Flag dan bantuan Dr. June Moon aka Enchantress.

Deadshot dan kawan-kawan mendapatkan potongan masa tahanan hingga 10 tahun  jika sukses melakukan sebuah misi berbahaya. Namun, Amanda dan Rick tak menjamin keselamatan nyawa mereka. That's why, Deadshot yang banyak omong menamai timnya sebagai Suicide Squad.

Sebuah misi harus mereka tuntaskan, meski tak tahu apa yang mereka hadapi. Sesuai perintah, mereka cukup tangguh meski punya gaya sombong dan menyebalkan. Keraguan Flag akan kemampuan mereka seketika lenyap. Mereka pun akhirnya menemukan sumber masalah yang di luar akal sehat manusia, sempat menyerah, namun harapan mereka bangkit lagi.

SUICIDE SQUAD, ensemble bandit sepanjang sejarah superhero/©impawardsSUICIDE SQUAD, ensemble bandit sepanjang sejarah superhero/©impawards

Secara keseluruhan, bagi khalayak awam yang tak mengikuti komik maupun serial superhero, SUICIDE SQUAD merupakan tontonan yang sangat menghibur. Didukung dengan soundtrack yang pas, liar dan keras, film supervillain ini menjadi hiburan yang bakal melepas semua lelah, penat bahkan kegalauan pasca putus cinta.

Lupakan perbedaan antara komik dan film, because there will always be a little or big different there. DC punya cara lain mengocok perut penonton lewat karakter yang diciptakannya. Entah lewat celotehan atau attitude manis & nakal Harley Quinn, atau keserakahan Captain Boomerang di tengah 'peperangan'.

DC punya cara yang berbeda dalam membangun chemistry antar karakter dibandingkan dengan Marvel. Karakter Ant-Man atau Deadpool memang kocak, namun gaya mereka jelas berbeda dengan kekonyolan Killer Croc dan juga Captain Boomerang.

Dari segi alur cerita, memang cerita SUICIDE SQUAD sedikit terlalu mudah untuk dipahami. Namun, hal tersebut wajar karena sutradara tak mungkin merangkum keseluruhan cerita dari ratusan seri komik ke dalam film layar lebar yang berbatas durasi 123 menit ini. Sebagai sebuah karya yang punya keterbatasan, SUICIDE SQUAD menyajikan cerita ringan dengan sentuhan drama percintaan Harley Quinn dan Joker, Deadshot dan putrinya, atau Rick Flag dan June Moon, berbalut cadasnya desingan peluru melawan mantra-mantra mistis Enchantress. 

SUICIDE SQUAD juga menyimpan kejutan-kejutan jika kalian lebih detail menyimak jalan ceritanya tanpa bermain smartphone. Mengapa ada kehadiran Batman di sana? Ada urusan apa The Flash muncul menangkap Captain Boomerang?

Untuk hiburan akhir minggu bareng teman-teman sepermainan, nggak ada salahnya seru-seruan nonton karya apik David Ayer. Nggak heran kalau David begitu mencintai karyanya dan tak peduli dengan kritikan moviegoers di luar sana. "Prefiero morir de pie que vivir de rodillas - Emiliano Zapata. Zapata quote is my way of saying I love the movie and believe in it. Made it for the fans. Best experience of my life," tulisnya via Twitter. Are you gonna love this ones, too

SUICIDE SQUAD didukung soundtrack keras dan bikin seru suasana/©impawardsSUICIDE SQUAD didukung soundtrack keras dan bikin seru suasana/©impawards

Intip apa kata sederet editor KapanLagi.com® dan kawan-kawan soal film ini, yuk:

"Karena ini film khayal, jadi kalau ada hal-hal yang khayal kayaknya bisa banget dimaklumi. Over all, film ini keren dari segi karakter masing-masing tokohnya. Bagi yang nggak terlalu suka drama, mungkin bakal komen bernada kecewa. Tapi bagi drama queen seperti aku, justru sentuhan-sentuhan cinta itu yang bikin film ini jadi lebih berwarna ketimbang sekedar berantem aja," - Nana, Famous editor.

"Jalan ceritanya terlalu datar dan mudah ditebak. Untuk karakter Joker yang digadang-gadang sebagai pengganti Heath Ledger, kurang memuaskan dan scenenya cuma sedikit. Kelebihannya karakter Harley Quinn memberi nuansa cinta sangat oke, jadi di bad side ternyata juga masih ada cinta," - Khriesna, Social Media Otosia.

"Karakternya semua kuat banget. Ada titik balik kejahatan mereka waktu lagi minum-minum itu. Gara-gara si manusia api cerita soal masa lalunya, terus ternyata mereka semua punya kelemahan dan akhirnya 'memutuskan' berbuat baik. Make-upnya Harley Quinn keren," - Nadia, Showbiz Editor.

"Banyak kejadian janggalnya ya? Ya udah sih namanya juga film superhero :))," - Girindra, Music Editor.

Kemasannya oke juga. Efek, pemilihan karakter, sampai kostum, are perfect. Cuma soundtracknya kurang keren," - Erick, hemat.com Editor.

"Sempat terpengaruh dengan penilaian Suicide Squad yang dianggap jelek, namun setelah menonton tidak terbukti, kecuali jika selama menonton berharap bahwa Joker bakal terus menghiasi di seluruh film, menjadi superhero. Memang agak menyakitkan karena kita sudah diajak membayangkan Joker menjadi pahlawan yang ternyata tidak dan hanya memiliki porsi sedikit. Masing-masing tokoh memiliki karakter yang seru walau alur cerita yang standar. Well emang apa sih yg diharapkan dari film superhero jika tidak kisah heroiknya walau terkadang lebay. Tapi Suicide Squad ini keren juga dan berharap DC kelak membuat film Deadshot," - Fajar, Neurosesick.

(kpl/tch)