Journey 2: The Mysterious Island
Synopsis
Sean (Josh Hutcherson) tumbuh sebagai remaja yang penuh rasa ingin tahu dan keberanian. Minatnya pada petualangan tidak pernah padam sejak pengalaman luar biasa yang pernah ia alami sebelumnya. Suatu hari, Sean menerima sinyal misterius berupa pesan berkode yang diyakininya berasal dari sebuah pulau legendaris yang selama ini hanya dianggap mitos. Pesan itu terasa personal dan mendesak karena berkaitan langsung dengan sosok kakeknya, Alexander Anderson (Michael Caine), yang telah lama menghilang tanpa kabar.
Keyakinan Sean semakin kuat bahwa sang kakek masih hidup dan terdampar di sebuah pulau yang tidak tercatat di peta mana pun. Namun, ibunya, Liz (Kristin Davis), tidak ingin Sean nekat melakukan perjalanan berbahaya sendirian. Di sinilah Hank (Dwayne Johnson), suami Liz yang bertubuh besar dan berkepribadian tegas, ikut terlibat. Awalnya Hank ragu dan menganggap misi ini tidak masuk akal. Hubungannya dengan Sean pun masih terasa canggung karena mereka belum benar benar saling memahami sebagai keluarga.
Meski penuh keraguan, Hank akhirnya setuju menemani Sean. Bersama Liz, mereka berangkat menuju Pasifik Selatan untuk mencari petunjuk lebih lanjut. Di perjalanan, mereka bertemu Gabato (Luis Guzman), seorang pilot helikopter yang eksentrik namun berpengalaman, serta putrinya Kailani (Vanessa Hudgens), perempuan lokal yang cerdas dan berani. Kailani memahami wilayah laut sekitar dan legenda pulau misterius yang sering diceritakan turun temurun.
Perjalanan menuju lokasi pulau tidak berjalan mulus. Cuaca ekstrem dan bahaya alam memaksa mereka menghadapi situasi yang mengancam nyawa. Setelah melewati badai besar, mereka akhirnya tiba di pulau yang diyakini sebagai tempat keberadaan Alexander. Pulau ini jauh dari bayangan mereka. Alamnya indah sekaligus berbahaya, dipenuhi makhluk berukuran raksasa, tumbuhan beracun, dan lanskap yang terus berubah akibat aktivitas geologis yang tidak stabil.
Sean dan tim segera menyadari bahwa pulau tersebut sedang berada di ambang kehancuran. Waktu menjadi musuh utama mereka. Dalam kondisi penuh tekanan, mereka akhirnya menemukan Alexander yang ternyata berhasil bertahan hidup dengan kecerdikan dan pengetahuannya tentang alam. Pertemuan kakek dan cucu ini penuh emosi, sekaligus membuka babak baru dalam petualangan mereka.
Namun, menemukan Alexander bukan akhir dari masalah. Pulau itu perlahan tenggelam ke dasar laut. Mereka harus segera menemukan jalan keluar sebelum semuanya terlambat. Di tengah kepanikan, dinamika antar karakter semakin terasa. Hank dipaksa keluar dari zona nyamannya dan membuktikan bahwa dirinya mampu menjadi pelindung sekaligus figur ayah bagi Sean. Sean sendiri belajar bahwa keberanian tidak selalu berarti nekat, melainkan juga tentang mendengarkan dan bekerja sama.
Hubungan Sean dan Kailani berkembang di tengah situasi berbahaya. Keduanya saling mendukung dan menunjukkan keberanian dalam menghadapi tantangan yang tidak terduga. Gabato, dengan gaya santainya, juga memainkan peran penting dalam membantu kelompok tersebut bertahan hidup. Setiap langkah di pulau itu menjadi ujian fisik dan mental yang memperlihatkan sisi terbaik dan terlemah dari masing masing karakter.
Dengan waktu yang semakin menipis, mereka harus mengandalkan kecerdasan, kekompakan, dan kepercayaan satu sama lain untuk melarikan diri dari pulau yang akan tenggelam. Alexander menyadari bahwa petualangan ini bukan hanya tentang bertahan hidup, tetapi juga tentang menyatukan kembali keluarga yang sempat terpisah oleh waktu dan keadaan.
Di akhir perjalanan, Sean mendapatkan lebih dari sekadar jawaban atas hilangnya sang kakek. Ia menemukan arti keluarga, keberanian, dan kepercayaan. Hank pun akhirnya membuktikan bahwa ia bukan hanya pasangan bagi Liz, tetapi juga sosok yang bisa diandalkan oleh Sean. Petualangan di pulau misterius ini meninggalkan pengalaman yang akan membentuk hidup mereka selamanya.
Mampukah Sean dan keluarganya keluar tepat waktu dari pulau yang perlahan menghilang, dan apakah petualangan ini akan mengubah hubungan mereka sebagai keluarga selamanya?
Penulis Artikel: Anastashia Gabriel
Pemeran
Jadwal Film
Ek Din
The Bell: Panggilan Untuk Mati
Mortal Kombat II
Fuze
Tears of the Azure Sea
Ek Din
The Devil Wears Prada 2
Michael (2026)
Dilan ITB 1997
The Drama
Para Perasuk
Kupilih Jalur Langit
Ikatan Darah
Dalam Sujudku
The Magic Faraway Tree
Project Hail Mary
Tiba Tiba Setan
Warung Pocong
Ghost in the Cell
Ready or Not 2: Here I Come
Lee Cronin's The Mummy
Ayah, Ini Arahnya ke Mana, Ya?
They Will Kill You
Yohanna
Tumbal Proyek
13 Mei 2026
Semua Akan Baik-Baik Saja
13 Mei 2026
Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan
13 Mei 2026
Top Gun : Maverick ( re-release )
13 Mei 2026
In the Grey
15 Mei 2026
Pati Patni Aur Woh Do
15 Mei 2026
Keluarga Suami Adalah Hama
21 Mei 2026
Gudang Merica
21 Mei 2026
Kamu Harus Mati
21 Mei 2026
Chand Mera Dil
22 Mei 2026
Children of Heaven (2026)
27 Mei 2026
The Furious
29 Mei 2026
Colony (2026)
03 Juni 2026
Nobody Loves Kay
04 Juni 2026
Masters of the Universe (2026)
05 Juni 2026
Air Mata Buaya
07 Juni 2026
Minions & Monsters
30 Juni 2026
402 Rumah Sakit Angker Korea
09 Juli 2026
Badut Gendong
27 Mei 2026
Passenger (2026)
27 Mei 2026
Kucing Hitam
04 Juni 2026
Love Barista (2026)
05 Juni 2026
Dosa
11 Juni 2026
Garuda di Dadaku
11 Juni 2026
Dukun Magang
18 Juni 2026