Prilly Latuconsina Minta Maaf Soal Open to Work di LinkedIn
Prilly Latuconsina akhirnya angkat bicara menanggapi polemik yang sempat ramai di media sosial. Aktris sekaligus pengusaha muda ini menuai kritik setelah diketahui menggunakan fitur Open to Work di LinkedIn sebagai bagian dari kampanye sebuah brand, yang kemudian dinilai sebagian publik tidak peka terhadap kondisi para pencari kerja sungguhan.
Lewat sebuah video klarifikasi, Prilly menyampaikan pemahaman dan empatinya terhadap berbagai reaksi yang muncul. Ia mengakui bahwa situasi tersebut memunculkan emosi beragam, mulai dari marah, kecewa, hingga rasa tidak nyaman.
"Hai semuanya, aku paham kalau situasi ini memunculkan banyak reaksi dan emosi. Aku juga mengerti kenapa sebagian dari kalian merasa marah, kecewa, atau nggak nyaman," ujar Prilly membuka klarifikasinya.
Baca berita lainnya di Liputan6.com!
Prilly menegaskan bahwa klarifikasi ini disampaikannya dengan itikad baik sebagai bentuk tanggung jawab dalam berkomunikasi di ruang publik. Ia pun menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada masyarakat yang merasa terganggu atau tersakiti. "Pertama-tama, aku minta maaf dengan tulus kalau apa yang terjadi telah menimbulkan rasa nggak nyaman atau kesalahpahaman. Ini sama sekali bukan hal yang ingin aku ciptakan," ucapnya.
Hak Cipta: instagram.com/prillylatuconsina96
