KOREA

Jung Joon Young Sempat Diperiksa Kasus Kamera Tersembunyi di Tahun 2018

Senin, 18 Maret 2019 14:08 Penulis: Gogor Subyakto

Jung Joon Young. Credit: Newsen

Kapanlagi.com - Skandal yang menyeret nama Jung Joon Young sampai sekarang memang masih terus berlanjut. Seperti yang diketahui, musisi ini terlibat dalam kasus penyebaran video dan melakukan pelecehan seksual.

Setelah melakukan pemeriksaan kedua, kini surat penahanan untuk Jung Joon Young telah diminta. Pria tersebut memang disebut-sebut sebagai inti dari skandal yang belakangan ini ramai tersebar di Korea Selatan.

Di sisi lain, ini bukanlah pertama kalinya Jung Joon Young terlibat skandal pelecehan. Sebelumnya, di tahun 2018 ia sempat diperiksa atas kasus kamera tersembunyi.

1. Kasus di Tahun 2018

Pada hari Sabtu (16/03) kemarin, stasiun televisi MBN melaporkan bahwa Jung Joon Young telah menjadi target investigasi dari unit Seoul Metropolitan Police Agency's Sophisticated Crime Investigation Unit tentang kasus kamera tersembunyi di November 2018.

Investigasi tahun 2018 ini terpisah dari kasus 2016 di mana Joon Young dituduh oleh mantan pacar lakukan pelecehan seksual. Wanita tersebut kemudian mencabut tuduhan itu.

Penyelidikan 2018 dimulai ketika Sophisticated Crime Investigation Unit diberi tahu oleh seorang informan. Tudukan itu dilaporkan melibatkan sederet jumlah korban perempuan dengan lebih dari satu pelaku. Selain itu, dilaporkan pula bahwa para pelaku melakukan pemaksaan pada korban untuk tidur dengan mereka dengan janji menemukan karir di industri dunia hiburan.

2. Surat Perintah Ditolak

Namun, pihak kantor Seoul Central District Prosecutor menolak permintaan polisi untuk surat penggeledahan serta penyitaan atas perusahaan pemulihan ponsel yang dilaporkan memiliki rekaman kamera tersembunyi. Polisi diberitahu bahwa mereka perlu melakukan penyelidikan lebih lanjut pada perusahaan, bukan hanya informan.

Ketika polisi pergi, perusahaan tersebut memberi tahu kalau benar memang memiliki rekaman. Namun, mereka tak dapat memberikannya tanpa surat perintah. Sekali lagi, pihak unit itu meminta surat perintah, namun kembali ditolak oleh kantor kejaksaan.

Disebutkan bahwa kantor kejaksaan menganggap kasus ini sampai dengan yang terjadi di tahun 2016 dan memutuskan surat perintah tak diperlukan. Namun, wartawan dari MBN menunjukkan bahwa konteks serta jumlah korban sama sekali berbeda dengan kasus 2018 ini.

3. Adanya Tindakan Korupsi

Pada Maret 2019, stasiun televisi SBS telah melaporkan kemungkinan adanya tindakan korupsi pada pihak polisi yang melakukan penyelidikan kasus Jung Joon Young di tahun 2016.

Menurut SBS, petugas kepolisian yang bertanggung jawab atas kasus ini telah meminta agar perusahaan forensik digital menyingkirkan ponsel Jung Joon Young, yang merupakan bukti kunci dari kasus tersebut.

Jung Joon Young sendiri kini telah melakukan dua kali pemeriksaan atas kasus penyebaran video dan tindakan pelecehan seksual. Kabar terbaru, pihak polisi telah meminta surat penahanan untuk Jung Joon Young.


REKOMENDASI
TRENDING