Melani Mecimapro Janjikan Transparansi dan Konsistensi Tindakan
Melani Mecimapro (credit: KapanLagi.com/Fikri Alfi Rosyadi)
Kapanlagi.com - Promotor konser K-Pop ternama, Mecimapro, kini tengah fokus membangun kembali reputasi dan kepercayaan publik yang sempat menurun. CEO Mecimapro, Fransiska Dwi Melani, menyadari bahwa pemulihan citra perusahaan tidak bisa dilakukan secara instan melainkan melalui proses panjang dan pembuktian nyata di lapangan.
Mecimapro kini menerapkan strategi yang lebih matang. Melani menegaskan bahwa profesionalisme dan keterbukaan menjadi fondasi utama perusahaan dalam menjalankan langkah-langkah bisnis ke depan demi menjaga ekosistem industri kreatif.
"Kepercayaan publik kalau menurut saya kan enggak bisa dibangun hanya lewat pernyataan ya, tapi harus melalui konsistensi tindakan sama proses yang panjang. Dan memang beberapa tahun terakhir itu masa yang berat bukan cuma buat perusahaan kita, tapi kalau di ekosistem industri kreatif memang ya banyak lah kesulitannya," ujar Fransiska Dwi Melani wawancara virutual, Kamis (7/5/2026).
Advertisement
1. Komitmen Dapat Kepercayaan Lagi
Pihak promotor kini lebih berhati-hati dalam merancang setiap acara untuk memastikan kenyamanan audiens. Melani meyakini bahwa komitmen yang kuat akan menjadi kunci utama bagi Mecimapro untuk mendapatkan kembali ruang di hati para penggemar musik di Indonesia.
"Saya percaya kalau waktu, konsistensi, komitmen, dan profesionalisme itu akan jadi hal yang paling penting untuk mendapatkan kepercayaan publik kembali," ucap Melani.
(Irma Darmawangsa Resmi Menikah dengan Irfan Sebastian, Maharnya 50 Gram Emas)
2. Melani Terima Pesan
Dalam masa transisi ini, Melani mengakui banyak menerima pesan melalui media sosial dan email yang menjadi energi tambahan bagi perusahaan untuk terus bertumbuh.
"Di satu sisi lainnya, saya juga memahami kalau proses pemulihan itu membutuhkan waktu dan kesempatan untuk terus bergerak maju. Karena itu, saya terima kasih banyak ke banyak audiens, juga ada beberapa sahabat dan member-member MCP yang lama yang suka kirim saya DM lewat Instagram pribadi saya atau beberapa email juga," tuturnya.
3. Jadi Pembelajaran Besar
Melani memandang segala problematika yang terjadi sebelumnya sebagai sebuah pembelajaran besar. Baginya, tanggung jawab yang masih tersisa akan diselesaikan secara bertahap seiring dengan upaya perusahaan meningkatkan kualitas pelayanan.
"Terus juga pengalaman kemarin yaitu pembelajaran besar untuk saya bisa jadi pribadi sama pelaku industri yang lebih baik dan lebih kuat lagi," ungkap
Melani.
(kpl/far/pit)
Advertisement
D Academy 8
-
Fashion Selebriti Indonesia Potret Tasya, Valen, April DA Kompak Bertiga, Penampilannya Curi Perhatian
-
Kisah Inspiratif Diva Dangdut Academy 8 Pernah Tidur di Peti Keyboard
-
Hobi Selebriti Indonesia Mila DA7 Awalnya Takut Berkuda, Kini Kian Tertarik
