KOREA

Presiden Korsel Perintahkan Investigasi Sampai Tuntas Untuk Kasus Burning Sun

Senin, 18 Maret 2019 19:10 Penulis: Rahmi Safitri

Presiden Moon Jae In © Istimewa

Kapanlagi.com - Kasus Seungri dan Jung Joon Young saat ini benar-benar menarik perhatian publik Korea Selatan. Bukan cuma di Korsel saja, kasus ini juga menjadi topik perbincangan hangat di kalangan Kpoppers di seluruh dunia.

Selain kasus Seungri ini masih ada juga soal club Burning Sun. Bermula dari kasus kekerasan, kini club tersebut juga diduga ada kaitannya dengan narkotika. Ada juga kasus pelecehan seksual mendiang aktris Jang Ja Yeon yang penuh misteri serta skandal pesta seks mantan wakil Menteri Kehakiman, Kim Hak Eui.

Ramainya kasus ini pun sudah sampai ke telinga presiden Korea Selatan saat ini, Moon Jae In. Senin (18/3/2019), sang presiden pun memberikan pernyataan terkait kasus-kasus yang ramai dibicarakan ini. Seperti dilansir dari Soompi, beliau juga memahami kalau publik menyimpan banyak kecurigaan karena kebenaran belum terungkap.

 

 

1. Sindir Organisasi Pemerintah

Presiden Moon Jae In juga tampaknya paham kalau ada kalangan atas yang berkuasa dan mencoba menutupi semua ini, termasuk pejabat kepolisian. Beliau juga menyoroti kalau polisi menginvestigasi dengan lambat.

"Kasus-kasus ini memang terjadi di masa lalu, tapi perlu diingat bahwa para pemimpin di kepolisian dan kejaksaan punya misi yang penuh tanggung jawab untuk mengungkap kebenaran dan fakta yang memalukan agar bisa kembali dipercaya sebagai agen investigasi. Jaksa dan polisi tidak akan bisa mendapatkan keadilan atau kepercayaan publik lagi jika mereka gagal dan tidak berdaya seperti dulu dalam menangani kasus-kasus yang melibatkan orang-orang penting, serta dengan sengaja melakukan penyelidikan yang lemah untuk menyembunyikan fakta sebenarnya," kata Presiden.

2. Soal Perlakuan Khusus

Presiden lalu membahas soal kasus club-club yang ada di kawasan Gangnam. Ia meminta dilakukan investigasi teliti atas dugaan pemilik klub menjalankan bisnisnya secara ilegal, seperti menyediakan narkoba dan prostitusi serta mendapat perlakuan spesial dari organisasi pemerintah seperti kepolisian. Presiden menekankan kalau praktik ilegal itu kemungkinan juga masih terjadi sampai sekarang di tengah gencarnya investigasi.

"Poin kuncinya adalah menemukan kebenaran nyata di balik kasus-kasus yang mencurigakan seperti adanya perlakuan khusus yang diberikan oleh organisasi investigasi seperti kejaksaan, polisi, dan Layanan Pajak Nasional. Orang-orang penguasa dengan koneksi mampu menyembunyikan kebenaran dan menerima pembebasan untuk kegiatan ilegal dan kejahatan yang mereka lakukan, sementara warga tak berdaya yang menjadi korban ketidakadilan harus gemetar ketakutan tanpa perlindungan hukum," lanjut Presiden Moon Jae In.

3. Harapan Presiden

Sebelum mengakhiri pernyataannya, Presiden Moon Jae In juga menyampaikan harapannya atas kasus ini.

"Saya menekankan sekali lagi bahwa jika kita tidak dapat meluruskan kebenaran, kita tidak akan pernah dapat berbicara tentang masyarakat yang adil. Saya meminta Menteri Kehakiman dan Menteri Keamanan Nasional bertanggung jawab untuk mengungkap kebenaran dan mengklarifikasi setiap kecurigaan yang timbul dari berbagai kasus."


REKOMENDASI
TRENDING