FILM INDONESIA

Hanung Bramantyo Cari Akal Supaya Bisa Tetap Syuting di Tengah Pandemi, Kru Film pun Dapat Pemasukan

Selasa, 28 April 2020 13:15 Penulis: Sora Soraya

Hanung Bramantyo @ KapanLagi.com/Daniel Kampua

Kapanlagi.com - Sejak virus corona masuk ke Indonesia, pemerintah mengimbau masyarakat untuk melakukan karantina mandiri demi memutus mata rantai penyebaran. Hal itu memberi efek domino pada industri perfilman tanah air.

Efeknya antara lain tutupnya bioskop, jadwal rilis film yang dimundurkan serta berhentinya kegiatan syuting. Berhentinya proses syuting beberapa judul ini membuat kru film tak lagi mendapatkan pemasukan.

1. Tetap Bikin Film

Melihat fakta tersebut, sutradara Hanung Bramantyo sedang mencari akal agar proses syuting bisa berjalan sehingga kru tetap bekerja. Ia pun melakukan uji coba dengan syuting film pendek bersama anak-anaknya.

"Kemarin uji coba bikin film di rumah, oh ternyata bisa. Dari situ saya mengadopsi bagaimana kalau diperbesar. Tidak hanya di lokasi rumah, tapi juga di semacam kawasan. Pemainnya orang luar, tapi tetap dibatasi beberapa orang. Kita tetap cari cara biar bisa syuting," tutur Hanung dikutip saat live di Instagram Cinema XXI, Senin (27/4).

2. Syuting Mengurangi Kru

Tentunya Hanung Bramantyo begitu detail dalam memetakan proses syuting apabila bisa benar-benar terlaksana. Yang pasti, jumlah kru akan dikurangi tak sebanyak biasa. Mereka juga diwajibkan memakai hand sanitizer, serta alat-alat yang disemprot disinfektan sebelum digunakan.

"Kita akan mengurangi orang. Kan biasanya setiap produksi ada 200 orang. Misal cameraman bawa orang seperlunya, asisten, dan pengawal alat. Setelah dirakit sebelum kamera dipegang, disemprot disinfektan dulu. Dan nggak ada yang boleh pegang kamera itu selain cameraman. Karena di luar (negeri) seperti itu," jelas suami Zaskia Adya Mecca ini.

"Sebelum memulai aktivitas, harus pahami karakter virus kita ini. Dia akan hinggap pada orang yang tidak bersih. Maka interaksi itu lebih baik 15 orang karena bisa kita lihat. Kalau 30 orang akan sulit dikenali untuk diingatkan. Makanya kalau dengan keluarga bisa kita ingatkan satu sama lain," tuntas Hanung.


REKOMENDASI
TRENDING