Herjunot Ali Tak Sangka Bisa Bintangi Film 'SUPERNOVA'

Jum'at, 31 Oktober 2014 04:41 Penulis: Mahardi Eka
Herjunot Ali Tak Sangka Bisa Bintangi Film 'SUPERNOVA' dok. KapanLagi.com®
Kapanlagi.com - Novel SUPERNOVA: KSATRIA, PUTRI, & BINTANG JATUH disebut sebagai perintis sastra modern Indonesia. Tak heran jika pembaca karya Dewi Lestari ini sangat antusias saat novel ini akan diadaptasi menjadi film layar lebar. Herjunot Ali merasakan antusiasme itu hingga tak menyangka bisa terlibat sebagai pemain di dalamnya.

"Saya baca novelnya sejak masih SMA. Kira-kira 12 tahun yang lalu. Sebelum novel ini meledak dan dibicarakan banyak orang bahkan. Tak menyangka akhirnya difilmkan dan saya terlibat di dalamnya," ujar Junot saat dihubungi beberapa waktu lalu. SUPERNOVA KESATRIA, PUTERI DAN BINTANG JATUH siap tayang di Bioskop 11 Desember 2014.

Menurut Junot, proses adaptasi novel menjadi film bukan sebuah perkara mudah. Medium yang terbatas membuat film lebih sempit dari imajinasi pembaca buku.

"Setiap pembaca pasti punya level imajinasi yang berbeda-beda. Tidak mungkin film bisa menampung semuanya. Inilah yang menjadi tantangan, bagaimana mengambil benang merah ceritanya agar penonton yang sudah maupun yang belum membaca novelnya bisa menikmati filmnya," katanya.

Dengan biaya pembuatan mencapai 20 miliar rupiah, SUPERNOVA KESATRIA, PUTERI DAN BINTANG JATUH tentu diproduksi dengan ketelitian tinggi. Soraya Intercine Films merangkum cerita dari berbagai lokasi untuk film ini yaitu Washington D.C., Jakarta, Medan, Madura, Bali, dan Labuan Bajo.

Sutradara Rizal Mantovani pun menjanjikan gambar-gambar indah dalam filmnya. Ia beberapa kali membuktikan kemampuannya menangkap keindahan alam selain cerita film itu sendiri, seperti dalam 5 CM. 

"Saya syutingnya di Bali, Jakarta, dan Labuan Bajo. Tempat-tempat indah di Indonesia ini saya yakin juga akan dimunculkan oleh Rizal Mantovani dengan cara yang menarik," paparnya. 

(kpl/uji/dka)

Reporter:

Puji Puput


REKOMENDASI
TRENDING